
Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 turut membawa kebanggaan bagi Emil Audero Mulyadi saat kembali memperkuat klubnya di Spanyol. Kiper Rayo Vallecano itu mendapat penghormatan khusus sebelum timnya menghadapi Athletic Bilbao dalam lanjutan Liga Spanyol.
Momen tersebut berlangsung di Stadion Campo de FĂștbol de Vallecas, Sabtu (10/10/2026). Emil berdiri di tengah lapangan sambil memegang jersey putih bertuliskan Campeon ASEAN Cup 2026, sebagai penanda keberhasilannya meraih gelar bersama skuad Garuda.
Penghormatan itu diberikan melalui prosesi guard of honour. Rekan-rekan Emil di Rayo Vallecano berbaris sambil memberikan tepuk tangan, sementara para pemain Athletic Bilbao juga ikut berdiri untuk memberikan salam hormat kepada penjaga gawang tersebut.
Rayo Vallecano turut membagikan momen itu melalui akun Instagram resmi klub. Dalam unggahannya pada Sabtu malam waktu Indonesia, klub menyampaikan penghormatan kepada Emil atas keberhasilannya menjadi juara FIFA ASEAN Cup bersama Timnas Indonesia.
Bagi Emil, seremoni tersebut menjadi momen spesial setelah menjalani perjuangan bersama tim nasional. Prestasi di level internasional itu mendapat pengakuan ketika ia kembali menjalankan tugas profesionalnya bersama klub yang berkompetisi di salah satu liga utama Eropa.
Penghormatan kepada Emil bukan satu-satunya agenda sebelum pertandingan melawan Athletic Bilbao. Rayo Vallecano juga memberikan apresiasi kepada Florian Lejeune yang meraih penghargaan La Liga Fantasy sebagai bek dengan poin tertinggi pada musim 2025/2026.
Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim juga mengikuti prosesi mengheningkan cipta selama satu menit. Momen tersebut ditujukan untuk mengenang para pendukung klub yang meninggal dunia dalam satu tahun terakhir.
Setelah rangkaian seremoni selesai, Emil kembali menjalankan perannya sebagai penjaga gawang utama Rayo Vallecano. Ia tampil penuh selama 90 menit ketika timnya menjamu Athletic Bilbao dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Laga tersebut berakhir tanpa gol dengan skor 0-0. Rayo dan Bilbao sama-sama gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir, sehingga kedua tim harus puas berbagi poin.
Dalam pertandingan itu, Emil tidak mencatatkan penyelamatan karena Athletic Bilbao tidak menghasilkan tembakan tepat sasaran ke gawangnya. Catatan tersebut menunjukkan bahwa ia tidak banyak diuji oleh lawan sepanjang laga, meskipun tetap tampil selama 90 menit.
Hasil imbang membuat Rayo Vallecano tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi delapan poin dari tujuh pertandingan, berdasarkan data klasemen dalam laporan pertandingan tersebut. Sementara itu, Athletic Bilbao berada di posisi ke-10 klasemen sementara Liga Spanyol.
Bagi Emil, pertandingan melawan Bilbao menjadi kesempatan kembali membela Rayo setelah merasakan pencapaian bersama Timnas Indonesia. Penghormatan sebelum laga pun menjadi bagian dari momen kembalinya sang kiper ke atmosfer kompetisi klub setelah membantu Garuda meraih gelar regional.
Keberhasilan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menjadi catatan penting bagi tim nasional, tetapi juga menjadi pencapaian yang melekat pada para pemainnya di level klub. Dalam kasus Emil, gelar tersebut mendapat pengakuan langsung melalui seremoni yang melibatkan pemain Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao.
