Tuesday, October 6News That Matters

‘Kalau Gak Masuk Kasihan’, Syahganda Disebut Masuk Istana Bukan Tanda Prabowo-Jokowi Retak


Wacana Berita, Jakarta –

Masuknya Syahganda Nainggolan ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memunculkan berbagai tafsir politik. Pakar ilmu pemerintahan Muhammad Ryaas Rasyid menilai penunjukan tersebut memiliki tujuan tertentu, salah satunya untuk meredam kecurigaan yang berkembang di tengah publik.

Ryaas melihat hubungan Prabowo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) hingga kini masih berjalan baik. Karena itu, masuknya Syahganda ke pemerintahan tidak otomatis dapat dimaknai sebagai tanda adanya keretakan hubungan antara Prabowo dan Jokowi.

Terlebih, Syahganda selama ini dikenal vokal mengkritik Jokowi maupun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Ryaas, kehadiran sosok seperti Syahganda justru dapat menjadi bagian dari upaya menetralisasi berbagai kecurigaan yang muncul.

Baca Juga: Kader PSI: Yang Sangat Bersemangat Mau Jatuhkan Presiden atau Wapres Itu Namanya…

“Dia tetap menjaga hubungan baik, tapi mengakomodasi beberapa orang untuk menetralisir kemungkinan kecurigaan itu berlebih-lebihan. Itu sudah biasa,” katanya dalam tayangan YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Selasa (6/10/2026).

Ryaas juga menilai jabatan yang kini diberikan kepada Syahganda bukanlah posisi yang tergolong sangat strategis dalam pemerintahan. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, menurut dia, lebih banyak berkaitan dengan fungsi komunikasi pemerintah serta penyampaian informasi kepada masyarakat.

Di sisi lain, Ryaas menilai Syahganda sudah cukup lama menantikan kesempatan untuk masuk ke dalam pemerintahan. Karena itu, ia melihat penunjukan tersebut juga dapat dianggap sebagai bentuk akomodasi terhadap sosok yang selama ini menunggu kesempatan.

Baca Juga: Eks Hakim MK soal Gugatan Ijazah Gibran: Semestinya Ini Sudah…

“Syahganda kan sudah terlalu lama menunggu juga panggilan jadi kalau nggak masuk kasihan juga,” ujarnya.

Syahganda sebelumnya resmi masuk pemerintahan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Bakom RI di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dalam posisi tersebut, Syahganda menggantikan Muhammad Qodari yang kini mendapat penugasan baru sebagai Sekretaris merangkap Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *