Monday, October 5News That Matters

Jokowi-Gibran Disinggung Pansos hingga Adu Domba KDM dengan Gerindra dan Prabowo


Wacana Berita, Jakarta –

Isu duet Dedi Mulyadi dan Gibran Rakabuming Raka untuk Pilpres 2029 kembali mencuat, meski pihak-pihak yang dikaitkan dengan wacana tersebut telah memberikan bantahan. Kali ini, politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menyoroti munculnya berbagai simbol dan meme yang mengaitkan Gibran dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Guntur bahkan menduga ada motif politik di balik ramainya isu tersebut. Ia mempertanyakan apakah Jokowi dan Gibran tengah melakukan pansos atau justru ada upaya mengadu domba Dedi Mulyadi dengan Partai Gerindra dan Presiden Prabowo Subianto.

“Jokowi dan Gibran Lagi ‘Pansos’ Atau ‘Adu Domba’ KDM dengan Gerindra dan Prabowo?” tulisnya di akun X, dikutip Senin (5/10/2026).

Baca Juga: Kenapa Ijazah Gibran Baru Dipermasalahkan? Politisi PDIP: Karena Selama Ini…

Menurut Guntur, nama Dedi yang melesat dalam survei menjadi salah satu alasan munculnya berbagai narasi yang menghubungkan dirinya dengan Gibran untuk kontestasi politik mendatang.

“Karena nama Kang Dedi (KDM) melesat di survei, Pendukung-pendukung Gibran & Jokowi sebarin meme Gibran-KDM 2029. Jokowi tiba-tiba pakai udeng khas KDM di Jabar,” ujarnya.

Guntur kemudian menilai persoalan tersebut tidak berhenti pada dugaan pansos. Ia justru melihat adanya potensi konflik antara Dedi dengan partai tempatnya bernaung.

“Ini Pansos. Tapi ada yang lebih bahaya. KDM seperti diadudomba dengan partainya & ketua umumnya,” ungkap Guntur Romli.

“Soal politik adu domba dan belah bambu, Jokowi memang jagonya,” imbuhnya.

Sementara itu, isu mengenai kemungkinan duet Dedi Mulyadi-Gibran sebelumnya telah dibantah oleh sejumlah pihak. Politisi PSI Bestari Barus mengatakan wacana tersebut belum pernah dibahas di internal partainya. Pernyataan itu disampaikan Bestari saat menjadi narasumber dalam program gelar wicara Total Politik pada Senin (28/9/2026).

Baca Juga: Tanpa Jokowi dan Gibran, Prabowo Disebut Tidak Mungkin Menang Pilpres

“Sampai hari ini belum ada pembahasan tentang itu,” ujar Bestari.

Bestari menjelaskan, PSI saat ini masih memusatkan perhatian pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

“Konsentrasi PSI hari ini adalah mengawal Pak Prabowo dan Mas Gibran ini untuk mensukseskan programnya ke depan. Kalau kami harapannya dua periode,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Dedi sendiri juga telah menyampaikan sikap serupa. Pada Selasa (22/9/2026), ia menegaskan belum memikirkan agenda politik menuju Pilpres 2029 karena masih ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Kita lagi mikir bagaimana jadi Gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain,” kata Dedi ketika ditanya mengenai isu tersebut.

Ia menegaskan fokusnya saat ini adalah menjalankan tugas sebagai kepala daerah dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Jawa Barat.

Dedi juga kembali menepis adanya pembicaraan yang mengarah pada persiapan duet dengan Gibran. Menurutnya, agenda politik menuju Pilpres 2029 belum menjadi sesuatu yang sedang dipikirkannya.

“Pokoknya tidak ada, hari ini saya berfokus bekerja aja memberikan yang terbaik. Kita belum mikir terlalu jauh,” ujar Dedi.

“Mikir besok punya pacar atau tidak aja belum kepikiran,” kelakarnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *