
Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami koreksi tajam sepanjang pekan ini. Bahkan, beberapa saham tercatat anjlok lebih dari 50%, dengan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menjadi saham dengan penurunan terdalam.
Berdasarkan data perdagangan mingguan BEI, saham FORU anjlok 54,72%. Harganya turun Rp197 per saham, dari Rp360 pada pekan sebelumnya menjadi Rp163 pada penutupan pekan ini.
Di posisi kedua, saham PT Perdana Karya Muat Santosa Tbk (DADA) merosot 52%. Saham DADA turun dari Rp50 menjadi Rp24 per lembar.
Sementara itu, PT Investor Utama Tbk (MAXI) berada di posisi ketiga dengan koreksi 48%. Harga saham MAXI turun dari Rp50 menjadi Rp26 per lembar.
Berikut deretan saham yang mencatat penurunan terdalam atau top losers sepanjang pekan ini:
- PT Fortune Indonesia Tbk (FORU): turun 54,72%, dari Rp360 menjadi Rp163 per saham.
- PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA): turun 52,00%, dari Rp50 menjadi Rp24 per saham.
- PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI): turun 48,00%, dari Rp50 menjadi Rp26 per saham.
- PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP): turun 44,00%, dari Rp50 menjadi Rp28 per saham.
- PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU): turun 44,00%, dari Rp50 menjadi Rp28 per saham.
- PT MNC Financial Services Tbk (BCAP): turun 42,00%, dari Rp50 menjadi Rp29 per saham.
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): turun 40,00%, dari Rp50 menjadi Rp30 per saham.
- PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA): turun 38,24%, dari Rp7.400 menjadi Rp4.570 per saham.
- PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA): turun 36,00%, dari Rp50 menjadi Rp32 per saham.
- PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV): turun 34,00%, dari Rp50 menjadi Rp33 per saham.
Anjloknya sejumlah saham tersebut sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini. IHSG turun 205 poin atau 3,28% ke level 6.036. Indeks bahkan sempat menyentuh level 5.973, yang menjadi posisi terendah dalam tiga bulan terakhir.
Baca Juga: BEI Catat 7 IPO Himpun Rp2,16 Triliun, Pipeline Obligasi Capai Rp132,98 Triliun
Baca Juga: IHSG Berbalik Menguat Usai Sempat Tertekan, Ditutup di 6.036,88
Baca Juga: 10 Saham Paling Terbang Tinggi Sepekan, Ada yang Naik 142%
Tekanan pasar juga terlihat dari pergerakan mayoritas saham yang berada di zona merah. Berdasarkan data BEI, sebanyak 559 saham tercatat melemah, sementara 180 saham stagnan. Hanya 224 saham yang mampu menguat sepanjang pekan ini.
Tekanan semakin besar dengan aksi jual bersih atau net sell investor asing yang mencapai Rp5,03 triliun. Nilai tersebut melonjak dibandingkan net sell pada pekan sebelumnya yang tercatat Rp3,15 triliun.
Aksi jual asing paling besar terjadi pada saham GOTO dengan nilai Rp982,76 miliar. Berikutnya, UNSP mencatat net sell sebesar Rp899,12 miliar, disusul BMRI sebesar Rp857,04 miliar.
