Friday, October 2News That Matters

Di Tengah Keraguan Publik, PSI Klaim Jokowi Bisa Antar Partainya Tembus 10 Persen


Wacana Berita, Jakarta –

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menanggapi pihak-pihak yang meragukan kemampuan PSI menembus ambang batas parlemen sebesar 4 persen pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.

Dedy mengatakan berdasarkan informasi yang ia peroleh dari kalangan internal partai, PSI berpeluang menembus perolehan suara di atas 10 persen apabila agenda politik kerakyatan terus dijalankan secara konsisten.

“Kalau dengan bocoran dari orang-orang dalam lingkaran bahwa PSI punya peluang tembus di atas 10% jika agenda-agenda politik kerakyatan terus dikerjakan dengan bersemangat,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (2/10).

Dedy juga menilai kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai kader PSI menjadi modal penting bagi partai tersebut. Menurutnya, rekam jejak Jokowi dalam membangun kepercayaan publik masih menjadi kekuatan politik yang signifikan.

Baca Juga: Di Tengah Gugatan Denny Indrayana, Politisi PSI Sebut Gibran Masih Kandidat Kuat Masa Depan

“Apalagi PSI sudah punya Jokowi yang kita sama-sama tau punya kekuatan dalam membangun kepercayaan Rakyat. Kita sih percaya bahwa rekam jejak Jokowi bersama Rakyat akan terus didukung oleh Rakyat,” tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan sejumlah survei nasional yang dirilis pada kuartal III 2026, elektabilitas PSI masih berada pada kisaran 1,9 persen hingga 4,1 persen.

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 menunjukkan elektabilitas PSI sebesar 4,1 persen. Sementara itu, survei Poltracking Indonesia pada 14-20 Agustus 2026 mencatat elektabilitas PSI sebesar 2,3 persen, sedangkan survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 menempatkan PSI di angka 1,9 persen.

Sementara saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026), Jokowi menunjukkan secara langsung KTA PSI miliknya di hadapan ratusan kader. Kartu tersebut ditunjukkan sebagai bukti bahwa dirinya telah menjadi bagian dari partai berlambang gajah tersebut.

Menurut Jokowi, ia resmi bergabung dengan PSI sejak 14 Oktober 2025. Namun, karena masih banyak pihak yang meragukan informasi tersebut, ia memilih memperlihatkan kartu keanggotaannya kepada publik.

Baca Juga: Seret Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Berharap Hal Ini dari Kapolri Baru Jenderal Suyudi

“Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya,” ujar Jokowi, dikutip Minggu (27/9).

KTA yang ditunjukkan Jokowi memiliki nomor anggota unik, yakni S337220257777777.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *