Sunday, September 27News That Matters

Burnout Jadi Bahan Bakar, The Polar Bears Rilis Single Baru


Tekanan hidup dan burnout menjadi titik berangkat The Polar Bears dalam melahirkan “Racked”, single terbaru yang dirilis pada September 2026. Bagi trio asal Malang itu, kelelahan bukan semata alasan untuk berhenti, melainkan pengalaman yang dapat diolah menjadi karya musik.

“Racked” membawa perpaduan Midwest Emo, Math Rock, dan Alternative Rock. Lagu ini menggambarkan seseorang yang terus berusaha menghadapi tekanan, tetapi harus berhadapan dengan energi fisik dan emosional yang semakin terkuras. Semangat untuk bertahan berjalan beriringan dengan kesadaran bahwa setiap perjuangan memiliki konsekuensi berupa rasa lelah yang tidak selalu tampak dari luar.

Burnout sebagai pengalaman musikal

Reffyga Pratama Yudana, bassist sekaligus vokalis utama dan penulis lirik “Racked”, mengatakan lagu tersebut lahir dari pengalaman berada dalam fase burnout. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (26/9/2026).

“Lagu ini lahir dari fase burnout. Sebuah refleksi bahwa bahkan di saat kita merasa mampu memenangkan pertarungan hidup, rasa lelah yang harus ditanggung tetap terasa sangat menguras energi dan batin,” kata Reffyga.

The Polar Bears tidak menempatkan burnout hanya sebagai tema lirik. Kondisi tersebut juga diterjemahkan ke dalam aransemen yang dikerjakan bersama oleh Reffyga, Yudhistiro Lilo Pambudi, dan Marcellino Gibrany Santoso. Karakter gitar, permainan ritmis, serta perubahan dinamika menjadi bagian dari cara mereka membangun suasana lagu.

Band tersebut berharap “Racked” dapat menjadi ruang katarsis bagi pendengar yang sedang mengalami situasi serupa. Pesan yang ingin mereka sampaikan, menurut Reffyga, sederhana: “rasa lelah tidak selalu berarti seseorang harus berhenti.”

Bagian dari menuju fase musikal baru

Materi “Racked” dikerjakan dalam rentang 2024 hingga 2025, bersamaan dengan proses produksi EP terbaru The Polar Bears. EP itu masih dipersiapkan dan ditargetkan dirilis pada penghujung 2026 atau 2027.

Karena itu, “Racked” diposisikan sebagai pembuka menuju fase musikal berikutnya bagi band tersebut. “Ini menjadi pembuka dari kami bagi semua pendengar,” ujar Reffyga.

The Polar Bears terbentuk pada akhir 2022. Saat ini, grup tersebut beranggotakan Yudhistiro Lilo Pambudi pada gitar dan vokal, Reffyga Pratama Yudana pada bass dan vokal, serta Marcellino Gibrany Santoso pada drum dan vokal.

Ketiganya menggabungkan gitar bernuansa twinkly math rock, eksplorasi ritmis, dan vokal emosional. Sejumlah nama yang memengaruhi musik mereka antara lain Tiny Moving Parts, Covet, CHON, Free Throw, dan American Football.

Sejak 2023, The Polar Bears telah merilis beberapa single sebelum meluncurkan album debut “Threadbare” pada September 2025. Album berisi 10 lagu itu mengangkat cerita personal tentang keseharian, patah hati, pergulatan hidup, dan proses pendewasaan.

Setahun setelah album debut tersebut, “Racked” menjadi rilisan terbaru mereka dengan fokus pada pergulatan untuk tetap berjalan ketika tenaga untuk melangkah mulai menipis. Single itu kini tersedia di berbagai platform streaming digital (DSP).

Source link



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *