Wednesday, September 16News That Matters

Makin Lama Makin Terbukti, Ijazah Jokowi 99,9% Palsu


Wacana Berita, Jakarta –

Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi kembali memanas menjelang sidang pokok perkara dugaan pencemaran nama baik. Tersangka dalam kasus tersebut, Roy Suryo, kembali menantang Jokowi untuk hadir secara langsung di ruang persidangan dan membawa dokumen pendidikan yang selama ini menjadi sorotan.

Roy menilai kehadiran Jokowi penting agar proses pembuktian terkait polemik ijazah dapat berlangsung secara langsung di hadapan majelis hakim. 

“Saya selalu menegaskan, ya, jangan hanya bilang siap, siap, siap. Buktikan nanti pada saat sidang. Pelapor itu harus datang sendiri, Jokowi harus datang sendiri,” kata Roy.

Baca Juga: Roy Suryo Mantap Hadapi Jokowi di Sidang Ijazah: Hanya Satu Pesan Kami…

Roy dan Jokowi diperkirakan akan bertemu dalam persidangan pokok perkara di PN Jakarta Timur pada 17 September 2026. Menurut Roy, tidak ada alasan bagi Jokowi untuk kembali absen dalam persidangan tersebut.

Ia meyakini majelis hakim nantinya akan memanggil Jokowi sebagai pelapor. Roy juga menyinggung kehadiran Jokowi dalam persidangan sebelumnya yang disebutnya dilakukan melalui Zoom dan berkaitan dengan pembacaan berita acara pemeriksaan atau BAP.

“Tidak boleh menggunakan alasan kalau misalnya nanti memang sidangnya itu ada perbedaan waktu, berbeda. Tidak boleh menggunakan alasan, oh itu sudah pernah hadir di sidang Dokter Tifa, kemudian dia hanya hadir menggunakan Zoom, apalagi dengan hanya membacakan BAP-nya, berita acara pemeriksaannya, nggak boleh, harus hadir,” ucapnya.

Baca Juga: Roy Suryo Makin Berani Jelang Sidang Ijazah: Tobatlah Segera Jokowi

Tak hanya menuntut kehadiran Jokowi, Roy mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti yang menurutnya berkaitan dengan polemik keaslian ijazah. Ia mengatakan masih memiliki temuan yang belum pernah disampaikan kepada publik.

Temuan tersebut, kata Roy, akan dibawa dalam proses persidangan. Ia pun kembali menyampaikan keyakinannya mengenai dokumen ijazah yang selama ini dipersoalkan.

“Memang nggak pernah habis, dan makin mendekati tanggal 17, Kamis pekan depan ya, makin terbukti ijazah ini 99,9 persen palsu, sudah. Makin siap, makin terbukti, makin lama makin terbukti,” ujar Roy.

Pernyataan mengenai ijazah tersebut merupakan klaim Roy. Keaslian dokumen dan pembuktian mengenai perkara tersebut tetap akan dinilai melalui proses hukum di pengadilan.

Di sisi lain, Jokowi sebelumnya menyatakan kesiapannya menunjukkan dokumen pendidikan yang dimilikinya apabila diperlukan dalam persidangan. Ia juga meminta pihak yang meragukan keaslian ijazahnya membawa bukti yang mereka miliki ke persidangan pokok perkara.

“Kalau yakin 100 persen palsu, mestinya masuk ke pokok perkara di persidangan itu diikuti. Tidak malah praperadilan. Biar perkara ini segera selesai. Masalah ini bisa segera selesai,” ungkap Jokowi.

Jokowi juga menegaskan akan membawa ijazah asli ke persidangan sebagai bagian dari proses pembuktian. Saat ini, dokumen tersebut masih berada di Polda Metro Jaya sebagai bagian dari proses penyidikan.

“Iya (hadir bawa ijazah) seperti yang sudah disampaikan, iya masih di Polda,” tegasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *