{"id":85417,"date":"2026-08-20T19:27:08","date_gmt":"2026-08-20T12:27:08","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/20\/keuangan-syariah-punya-aset-rp3-250-triliun-tapi-masih-sepi-pengguna\/"},"modified":"2026-08-20T19:27:08","modified_gmt":"2026-08-20T12:27:08","slug":"keuangan-syariah-punya-aset-rp3-250-triliun-tapi-masih-sepi-pengguna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/20\/keuangan-syariah-punya-aset-rp3-250-triliun-tapi-masih-sepi-pengguna\/","title":{"rendered":"Keuangan Syariah Punya Aset Rp3.250 Triliun, Tapi Masih Sepi Pengguna"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan total aset keuangan syariah mencapai Rp3.250,22 triliun hingga Juni 2026. Namun, besarnya aset tersebut belum diikuti tingkat inklusi keuangan syariah yang masih rendah yaitu sebesar 13,24% dengan angka literasi mencapai 43,07%.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan masih terdapat jarak yang cukup besar antara tingkat pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah dan penggunaan layanan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKeberadaan dari keuangan syariah kita, sekarang ini mohon maaf, inklusinya masih terbatas. Jadi kalau dilihat dari literasi dan inklusinya sudah 43% dan 13%,\u201d ujar Dicky dalam acara Expo Keuangan dan Seminar Syariah 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (20\/8\/2026).<\/p>\n<p>Dicky menilai, rendahnya inklusi justru menunjukkan ruang ekspansi yang masih terbuka bagi industri keuangan syariah. Menurutnya, layanan syariah kini memiliki akses yang semakin setara dengan layanan keuangan konvensional terutama setelah perkembangan teknologi digital.<\/p>\n<p>Karena gencar digitalisasi, jumlah kantor cabang fisik keuangan syariah tidak lagi menjadi hambatan karena masyarakat bisa mengaksesnya melalui aplikasi digital.<\/p>\n<p>\u201cKalau dibandingkan konvensional kita tahu jumlah lembaga secara fisik cabang mungkin relatif lebih terbatas. Tapi sudah ada mobile app sekarang ini. Jadi tidak ada alasan bahwa keuangan syariah itu lebih sulit diakses daripada konvensional,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dari sisi intermediasi, industri perbankan syariah tetap mencatatkan pertumbuhan dengan pembiayaan perbankan yang tumbuh 11,3% hingga Juni 2026 di tengah angka inklusi yang masih terbatas.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>OJK menilai, penguatan akses melalui kanal digital menjadi salah satu ruang pengembangan industri.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read629740\/keuangan-syariah-punya-aset-rp3250-triliun-tapi-masih-sepi-pengguna\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan total aset keuangan syariah mencapai Rp3.250,22 triliun hingga Juni 2026. Namun, besarnya aset tersebut belum diikuti tingkat inklusi keuangan syariah yang masih rendah yaitu sebesar 13,24% dengan angka literasi mencapai 43,07%. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85418,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-85417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85417"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85417\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}