{"id":82399,"date":"2026-08-16T22:19:45","date_gmt":"2026-08-16T15:19:45","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/16\/siti-muntamah-hut-ri-momentum-evaluasi-pembangunan-bangsa\/"},"modified":"2026-08-16T22:19:45","modified_gmt":"2026-08-16T15:19:45","slug":"siti-muntamah-hut-ri-momentum-evaluasi-pembangunan-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/16\/siti-muntamah-hut-ri-momentum-evaluasi-pembangunan-bangsa\/","title":{"rendered":"Siti Muntamah: HUT RI Momentum Evaluasi Pembangunan Bangsa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, menyebut HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus merefleksikan pembangunan bangsa.<\/p>\n<p>\u201cKalau merdeka maknanya, pertama adalah kita harus \u2018Jasmerah\u2019 ya, jangan sekali-sekali melupakan sejarah,\u201d kata Siti saat dihubungi Koran Mandala.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSiti menilai, momentum kemerdekaan juga harus menjadi waktu bagi masyarakat untuk melakukan evaluasi dan introspeksi. Hal itu penting untuk melihat apakah pembangunan yang dilakukan selama ini telah sesuai dengan cita-cita luhur bangsa sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 dan Pancasila.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cSebagai anak bangsa yang sudah hari ini menikmati kemerdekaan ini, kita perlu untuk mengevaluasi serta kaca diri, sudah sejauh apakah kemerdekaan ini dan pembangunan yang dilakukan ini mengantarkan kepada cita-cita luhur bangsa yang sudah kita sepakati bersama-sama yang termaktub di dalam Undang-Undang Dasar 1945 berfalsafah dasar kehidupan dengan Pancasila,\u201d tuturnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa kemudian menyoroti empat tujuan bernegara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Salah satunya, kata Siti, adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cMelindungi, kata melindungi kan macam-macam, sumber daya manusianya, sumber daya alamnya, kesempatannya, peluangnya, melindungi semua hal yang dimiliki oleh bangsa ini,\u201d katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSelain perlindungan, Siti menyebut mencerdaskan kehidupan bangsa masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Menurutnya, kemerdekaan harus dibarengi dengan pemerataan akses pendidikan sehingga tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah dan meraih cita-cita karena keterbatasan ekonomi.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cSaya pikir ketika kita bisa melakukan perlindungan, memanfaatkan semua yang ada di negeri ini, Nusantara ini, ada satu hal yang harus terus kita bangun, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, katanya. Artinya akses pendidikan, pemerataan, tidak boleh ada anak yang tidak sekolah, tidak boleh ada anak yang tidak punya cita-cita, tidak boleh ada anak yang berhenti mengambil cita-citanya karena kekurangan misalnya,\u201d ungkapnya<br \/>\u200e<br \/>\u200eMenurut Siti, pembangunan juga harus mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan yang layak, baik mereka yang bekerja di sektor publik maupun swasta.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cKemudian, memajukan kesejahteraan umum. Jadi tidak ada yang namanya masyarakat Indonesia atau keluarga yang tidak memiliki penghasilan minimal UMR, baik itu di sektor publik, sektor pemerintahan, atau di sektor private, swasta,\u201d ujarnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSementara itu, terkait tujuan Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, Siti menyinggung dukungan Indonesia terhadap Palestina.<\/p>\n<p>\u201cPerdamaian dunia ini salah satunya adalah secara konstitusi sudah diamanahkan oleh bangsa ini bahwa Indonesia akan berdiri tegak bersama Palestina. seperti kata Soekarno,\u201d katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSiti juga menyampaikan pandangannya mengenai aksi boikot terhadap produk yang dikaitkan dengan Israel dan Amerika Serikat sebagai bentuk sikap terhadap konflik dan penjajahan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk itu harus kita perhatikan, boikot produk-produk Israel itu penting, produk-produk Amerika juga termasuk karena dua negara ini telah membuat terjadinya penjajahan di dunia ini,\u201d ujarnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eDi akhir, Siti mengajak seluruh anak bangsa menjadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cBahwa pejuang-pejuang kita, siapa pun kita, di mana pun kita berada, harus terus ya mematutkan diri atau menempatkan diri, memposisikan diri memiliki dampak kebaikan yang terus meluas terhadap tugas-tugas konstitusinya empat tadi itu yang sudah termaktub di dalam undang-undang,\u201d pungkasnya.<br \/>\u200e<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/221380\/siti-muntamah-hut-ri-momentum-evaluasi-pembangunan-bangsa\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, menyebut HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus merefleksikan pembangunan bangsa. \u201cKalau merdeka maknanya, pertama adalah kita harus \u2018Jasmerah\u2019 ya, jangan sekali-sekali melupakan sejarah,\u201d kata Siti saat dihubungi Koran Mandala.\u200e\u200eSiti menilai, momentum kemerdekaan juga harus menjadi waktu bagi masyarakat untuk melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":82400,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-82399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82399"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82399\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}