{"id":82327,"date":"2026-08-16T20:11:03","date_gmt":"2026-08-16T13:11:03","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/16\/amran-kirim-bantuan-pangan-senilai-rp74-miliar-untuk-bencana-di-ntt\/"},"modified":"2026-08-16T20:11:03","modified_gmt":"2026-08-16T13:11:03","slug":"amran-kirim-bantuan-pangan-senilai-rp74-miliar-untuk-bencana-di-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/16\/amran-kirim-bantuan-pangan-senilai-rp74-miliar-untuk-bencana-di-ntt\/","title":{"rendered":"Amran Kirim Bantuan Pangan Senilai Rp74 Miliar untuk Bencana di NTT"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Wilayah Nusa Tenggara Timur. Sesaat setelah informasi gempat tersebut diterima, Mentan Amran langsung memerintahkan Bulog mengonsolidasikan bantuan pangan ke wilayah bencana.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cDalam kondisi seperti ini, negara hadir dan bergerak cepat. Kami pastikan bantuan beras disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur,\u201d ujar Amran, Minggu (16\/8).<\/p>\n<p>Adapun total bantuan beras untuk empat kabupaten di NTT mencapai 5.386 ton, terdiri atas bantuan bencana dan bantuan pangan reguler. Total nilai bantuan tersebut mencapai sekitar Rp75,4 miliar.<\/p>\n<p>Dukungan tersebut mencakup Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Sikka. Secara rinci, Kabupaten Manggarai memperoleh 31,63 ton bantuan bencana dan 1.799 ton bantuan pangan reguler. Kabupaten Manggarai Timur memperoleh 153 ton bantuan bencana dan 1.661 ton bantuan pangan reguler.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Kabupaten Ngada memperoleh 8,06 ton bantuan bencana dan 444,21 ton bantuan pangan reguler, sementara Kabupaten Sikka memperoleh 6,88 ton bantuan bencana dan 1.281,36 ton bantuan pangan reguler.<\/p>\n<p>Khusus untuk bantuan kebencanaan, total beras yang dialokasikan mencapai 200,35 ton. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak langsung dan berada dalam kondisi darurat.<\/p>\n<p>Mentan Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengatakan, pihaknya bersama Perum BULOG dan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk wilayah yang mengalami kendala akses akibat dampak bencana.<\/p>\n<p>\u201cPrioritas kita adalah masyarakat. Bantuan harus sampai kepada mereka yang membutuhkan, terutama masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, mengalami keterbatasan akses, maupun berada di wilayah yang terdampak langsung. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Amran, dengan bantuan tersebut, dukungan pemerintah tidak hanya difokuskan pada kebutuhan pangan dalam masa tanggap darurat. Pemerintah juga memastikan bantuan pangan reguler tetap berjalan sehingga masyarakat di wilayah terdampak tetap memperoleh dukungan pemenuhan kebutuhan pangan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read628721\/mentan-amran-perintahkan-menu-mbg-telur-3-kali-seminggu-ternyata-ada-tujuan-mulia\">Mentan Amran Perintahkan Menu MBG Telur 3 Kali Seminggu, Ternyata Ada Tujuan Mulia<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read628961\/pemerintah-jamin-bantuan-logistik-untuk-korban-gempa-flores-terkirim-cepat-dan-merata\">Pemerintah Jamin Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Flores Terkirim Cepat dan Merata<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPenanganan pangan dalam situasi bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita juga harus memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan setelah masa tanggap darurat. Karena itu, bantuan bencana dan bantuan pangan reguler kita jaga secara bersamaan,\u201d jelas Amran.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cKita ingin memastikan tidak ada masyarakat terdampak bencana yang merasa sendirian. Pemerintah hadir. Pangan tersedia, bantuan kita gerakkan, dan koordinasi terus kita perkuat sampai kondisi masyarakat kembali pulih. Ini adalah kerja bersama. Semua unsur harus bergerak dengan satu tujuan, yaitu menyelamatkan dan membantu masyarakat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read628965\/amran-kirim-bantuan-pangan-senilai-rp74-miliar-untuk-bencana-di-ntt\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Wilayah Nusa Tenggara Timur. Sesaat setelah informasi gempat tersebut diterima, Mentan Amran langsung memerintahkan Bulog mengonsolidasikan bantuan pangan ke wilayah bencana.\u00a0 \u201cDalam kondisi seperti ini, negara hadir dan bergerak cepat. Kami pastikan bantuan beras disalurkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":82328,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-82327","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82327"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82327\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}