{"id":799,"date":"2024-05-10T16:01:35","date_gmt":"2024-05-10T16:01:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2024\/05\/10\/sidang-syl-saksi-mengungkap-auditor-bpk-membuat-tuntutan-rp12-miliar-untuk-kementan-mencapai-wtp\/"},"modified":"2024-05-10T16:01:35","modified_gmt":"2024-05-10T16:01:35","slug":"sidang-syl-saksi-mengungkap-auditor-bpk-membuat-tuntutan-rp12-miliar-untuk-kementan-mencapai-wtp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2024\/05\/10\/sidang-syl-saksi-mengungkap-auditor-bpk-membuat-tuntutan-rp12-miliar-untuk-kementan-mencapai-wtp\/","title":{"rendered":"Sidang SYL: Saksi Mengungkap Auditor BPK Membuat Tuntutan Rp12 Miliar untuk Kementan mencapai WTP"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Hermanto, mengungkapkan bahwa auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta uang sebesar Rp12 miliar agar Kementerian tersebut dapat meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini terungkap dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian pada Rabu (8\/5\/2024).<\/p>\n<p>Hermanto menjelaskan bahwa auditor BPK, yang merupakan seorang bernama Victor, memeriksa secara menyeluruh Kementerian Pertanian untuk memastikan predikat WTP tersebut bisa diperoleh. Selain itu, Hermanto juga menyebut bahwa Haerul Saleh merupakan pimpinan dari Victor.<\/p>\n<p>Auditor BPK menyoroti Program Food Estate yang dilaksanakan oleh Kementerian, namun pada akhirnya Kementerian berhasil meraih predikat WTP meskipun ada temuan-temuan dari pihak BPK. Hermanto juga menjelaskan bahwa terdapat pertemuan-pertemuan terkait hal tersebut.<\/p>\n<p>Kejadian ini menjadi sorotan dalam sidang lanjutan kasus tersebut dan mengungkap praktik tidak etis yang dilakukan oleh pihak auditor BPK.<\/p>\n<footer class=\"entry-footer entry-footer-single\">\n\t\t\t\t<span class=\"tags-links heading-text\"><strong><a href=\"https:\/\/portalberita.info\/tag\/badan-pemeriksa-keuangan-bpk\/\" rel=\"tag\">badan pemeriksa keuangan bpk<\/a> <a href=\"https:\/\/portalberita.info\/tag\/kementan\/\" rel=\"tag\">kementan<\/a> <a href=\"https:\/\/portalberita.info\/tag\/opini-wtp\/\" rel=\"tag\">opini wtp<\/a> <a href=\"https:\/\/portalberita.info\/tag\/syahrul-yasin-limpo\/\" rel=\"tag\">syahrul yasin limpo<\/a><\/strong><\/span>\t\t\t\t\t\t\t<\/footer>\n<p><!-- .entry-footer -->\n\t\t\t\t\t<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/portalberita.info\/2024\/05\/08\/sidang-syl-saksi-mengungkap-auditor-bpk-membuat-tuntutan-rp12-miliar-untuk-kementan-mencapai-wtp\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Hermanto, mengungkapkan bahwa auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta uang sebesar Rp12 miliar agar Kementerian tersebut dapat meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini terungkap dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian pada Rabu (8\/5\/2024). Hermanto menjelaskan bahwa auditor BPK, yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":800,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=799"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/799\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}