{"id":77294,"date":"2026-08-09T19:51:26","date_gmt":"2026-08-09T12:51:26","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/09\/adam-vinatieri-kenang-karier-nfl-dengan-humor-di-pidato-hall-of-fame\/"},"modified":"2026-08-09T19:51:26","modified_gmt":"2026-08-09T12:51:26","slug":"adam-vinatieri-kenang-karier-nfl-dengan-humor-di-pidato-hall-of-fame","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/09\/adam-vinatieri-kenang-karier-nfl-dengan-humor-di-pidato-hall-of-fame\/","title":{"rendered":"Adam Vinatieri Kenang Karier NFL dengan Humor di Pidato Hall of Fame"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Adam Vinatieri menunjukkan sisi humornya saat menyampaikan pidato setelah resmi masuk Pro Football Hall of Fame di Canton, Ohio, Sabtu (8\/8).<\/p>\n<p>Mantan kicker tersebut melontarkan candaan tentang Peyton Manning, Bill Belichick, hingga Tom Brady.<\/p>\n<p>Vinatieri menjadi hanya kicker penuh waktu ketiga yang masuk Hall of Fame. Ia mengikuti jejak Jan Stenerud dan Morten Andersen, yang sebelumnya lebih dulu mendapat penghormatan tersebut.<\/p>\n<p>Manning menjadi salah satu sasaran candaan Vinatieri. Mantan quarterback Indianapolis Colts itu hadir dalam acara sebagai bagian dari anggota Hall of Fame dan hanya bisa tersenyum ketika namanya disebut.<\/p>\n<p>\u201cPeyton, terima kasih sudah bermurah hati meminjamkan dahimu untuk teleprompter hari ini,\u201d kata Vinatieri, merujuk pada dahi Manning yang dikenal lebar.<\/p>\n<p>Vinatieri kemudian melanjutkan candaan dengan mengatakan dahi besar berarti otak besar dan menyebut kecerdasan Manning dalam memahami permainan <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/nfl\">NFL<\/a> tidak tertandingi.<\/p>\n<p>Manning hanya mengangguk sambil tersenyum dari tempat duduknya di antara para anggota Hall of Fame.<\/p>\n<p>Candaan berikutnya ditujukan kepada Belichick, mantan pelatih Vinatieri ketika keduanya berada di New England Patriots. Belichick tidak hadir dalam seremoni karena kini menangani program sepak bola North Carolina.<\/p>\n<p>Adam Vinatieri meraih tiga cincin Super Bowl bersama Belichick dan Patriots sebelum menambah satu gelar lagi ketika membela Colts.<\/p>\n<p>\u201cSaya pikir dia tidak hadir karena training camp sudah dimulai,\u201d ujar Vinatieri. \u201cTapi sebenarnya karena dia sedang menilai kompetisi cheerleading pacarnya.\u201d<\/p>\n<p>Meski melontarkan sindiran tersebut, Vinatieri tetap memberikan penghormatan tinggi kepada Belichick dan menyebutnya sebagai pelatih terbaik sepanjang masa.<\/p>\n<p>Adam Vinatieri mengakhiri karier NFL dengan sejumlah rekor penting. Ia mencetak 2.673 poin dan 599 field goal, yang masih menjadi rekor liga.<\/p>\n<p>Ia juga bermain selama 24 musim, hanya kalah dari George Blanda yang menjalani 26 musim dan Morten Andersen dengan 25 musim.<\/p>\n<p>Karier panjang tersebut membuat Vinatieri menjadi salah satu kicker paling sukses dalam sejarah NFL.<\/p>\n<p>Ia dikenal bukan hanya karena konsistensinya, tetapi juga karena penampilannya dalam pertandingan besar.<\/p>\n<p>Dalam pidatonya, Vinatieri mengatakan kebesaran seorang atlet tidak hanya terbentuk ketika berada di bawah sorotan.<\/p>\n<p>Menurutnya, kesuksesan dibangun melalui kerja keras saat tidak ada penonton, pengorbanan, persiapan, dan kemampuan menghadapi keraguan.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang pernah meragukan kemampuannya.<\/p>\n<p>\u201cUntuk semua yang meragukan saya, terima kasih. Kritik kalian menjadi bahan bakar. Keraguan kalian menjadi motivasi. Kalian membantu saya menjadi lebih baik,\u201d kata Vinatieri.<\/p>\n<p>Dengan masuknya Adam Vinatieri, Hall of Fame kembali memberikan penghormatan kepada salah satu pemain paling produktif dalam sejarah NFL sekaligus kicker yang memiliki karier selama hampir seperempat abad.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/nfl\" class=\"tag-link\">nfl<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/olahraga-lain\/adam-vinatieri-kenang-karier-nfl-dengan-humor-di-pidato-hall-of-fame<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/olahraga-lain\/adam-vinatieri-kenang-karier-nfl-dengan-humor-di-pidato-hall-of-fame\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Adam Vinatieri menunjukkan sisi humornya saat menyampaikan pidato setelah resmi masuk Pro Football Hall of Fame di Canton, Ohio, Sabtu (8\/8). Mantan kicker tersebut melontarkan candaan tentang Peyton Manning, Bill Belichick, hingga Tom Brady. Vinatieri menjadi hanya kicker penuh waktu ketiga yang masuk Hall of Fame. Ia mengikuti jejak Jan Stenerud dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":77295,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-77294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77294"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77294\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}