{"id":74950,"date":"2026-08-06T08:13:35","date_gmt":"2026-08-06T01:13:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/06\/fadli-zon-sebut-kabinet-bayangan-adalah-pengamat-bayangan\/"},"modified":"2026-08-06T08:13:35","modified_gmt":"2026-08-06T01:13:35","slug":"fadli-zon-sebut-kabinet-bayangan-adalah-pengamat-bayangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/08\/06\/fadli-zon-sebut-kabinet-bayangan-adalah-pengamat-bayangan\/","title":{"rendered":"Fadli Zon Sebut Kabinet Bayangan adalah Pengamat Bayangan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai kemunculan kabinet bayangan di Indonesia merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, konsep tersebut umumnya dibentuk oleh pihak oposisi untuk mengawasi jalannya pemerintahan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Kalau saya melihat, biasanya kalau orang menyebut kabinet bayangan itu adalah partai oposisi,&#8221; kata Fadli Zon dalam acara Bincang Santai di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (5\/8\/2026).<\/p>\n<p>Fadli menjelaskan, kabinet bayangan atau shadow cabinet lazim diterapkan di negara yang menganut sistem parlementer, seperti Inggris.<\/p>\n<p>Dalam sistem tersebut, partai oposisi membentuk kabinet tandingan untuk mengawasi sekaligus menawarkan alternatif kebijakan kepada pemerintah yang sedang berkuasa.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau di Inggris misalnya yang berkuasa Partai Buruh, maka yang menjadi shadow government adalah Partai Konservatif. Sebaliknya, kalau yang berkuasa Partai Konservatif, maka yang menjadi shadow government adalah Partai Buruh,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, Fadli menilai konsep kabinet bayangan di Indonesia memiliki karakter yang berbeda karena sistem pemerintahan yang dianut bukan sistem parlementer.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, saya enggak tahu kalau yang ini sih mungkin pengamat, pengamat bayangan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Meski demikian, mantan Wakil Ketua DPR itu menegaskan bahwa keberadaan kabinet bayangan tetap merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.<\/p>\n<p>Menurut Fadli, kritik terhadap pemerintah diperlukan selama disampaikan secara tajam, argumentatif, dan didukung dasar yang kuat.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi ya bagus-bagus saja di dalam demokrasi kita supaya ada kritik. Saya juga dulu tukang kritik, jadi biasa-biasa saja,&#8221; kata Fadli.<\/p>\n<p>Ia mengaku sebelum menjabat sebagai menteri, dirinya dikenal sebagai sosok yang kerap menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Fadli menekankan bahwa perbedaan pandangan dan kritik yang konstruktif merupakan elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read626959\/fadli-zon-sebut-kabinet-bayangan-adalah-pengamat-bayangan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai kemunculan kabinet bayangan di Indonesia merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, konsep tersebut umumnya dibentuk oleh pihak oposisi untuk mengawasi jalannya pemerintahan. &#8220;Kalau saya melihat, biasanya kalau orang menyebut kabinet bayangan itu adalah partai oposisi,&#8221; kata Fadli Zon dalam acara Bincang Santai di Kantor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":73276,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-74950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 months ago","modified":"2 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74950"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74950\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}