{"id":60263,"date":"2026-07-19T10:30:29","date_gmt":"2026-07-19T03:30:29","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/19\/sering-mengantuk-setelah-makan-dokter-ungkap-penyebab-dan-solusinya\/"},"modified":"2026-07-19T10:30:29","modified_gmt":"2026-07-19T03:30:29","slug":"sering-mengantuk-setelah-makan-dokter-ungkap-penyebab-dan-solusinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/19\/sering-mengantuk-setelah-makan-dokter-ungkap-penyebab-dan-solusinya\/","title":{"rendered":"Sering Mengantuk Setelah Makan? Dokter Ungkap Penyebab dan Solusinya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Merasa cepat mengantuk, lemas, atau sulit berkonsentrasi setelah makan sering dianggap hal yang wajar. Namun, dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, mengingatkan kondisi tersebut bisa menjadi tanda lonjakan gula darah yang perlu diwaspadai, terutama jika terjadi berulang.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dHabis makan, gula darah naik itu normal kok. Tapi kalau naiknya tajam dan sering, ini gak sepele. Di penelitian populasi besar, kadar gula dua jam setelah makan yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit jantung bahkan pada orang yang belum kena diabetes. Bukan nakut-nakutin ya, cuma biar kita sadar,\u201d ujar dr. Cecep, dikutip Minggu, 19 Juli 2026.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa menjelaskan, salah satu gejala yang kerap muncul saat gula darah melonjak adalah rasa kantuk yang berat setelah makan. Selain itu, tubuh juga bisa terasa cepat lelah dan kemampuan berkonsentrasi menurun.<br \/>\u200e<br \/>\u200eMenurutnya, lonjakan gula darah yang terus berulang membuat tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengendalikan kadar glukosa. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme hingga penyakit kardiovaskular.<br \/>\u200e<br \/>\u200eUntuk membantu mengurangi lonjakan gula darah, dr. Cecep menyarankan agar tidak langsung duduk terlalu lama atau berbaring setelah makan. Aktivitas fisik ringan dinilai mampu membantu otot menyerap glukosa sehingga kadar gula darah lebih terkendali.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dKuncinya di otot. Pas otot berkontraksi, dia narik glukosa (gula darah) masuk ke sel lewat jalur yang gak butuh insulin. Jadi gerak ringan aja udah bikin gulanya kepake,\u201d katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa membagikan beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan setelah makan. Salah satunya adalah berjalan santai selama sekitar 10 menit agar tubuh memanfaatkan kelebihan gula dalam darah tanpa harus melakukan olahraga berat.<br \/>\u200e<br \/>\u200eBagi pekerja yang harus tetap duduk, dr. Cecep juga menyarankan melakukan gerakan soleus push-up atau jinjit berulang dengan menekan ujung kaki ke lantai kemudian mengangkat tumit secara bergantian.<br \/>\u200e<br \/>\u200e \u201cSekitar 60 kali per menit, selama duduk. Tekan ujung kaki ke lantai dulu, baru tumit naik,\u201d jelasnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eDr. Cecep menambahkan, anjuran tersebut didukung hasil penelitian terhadap 70 orang dewasa sehat dengan berat badan normal. Penelitian itu menunjukkan aktivitas ringan yang dilakukan secara berkala setelah makan dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.<br \/>\u200e<br \/>\u200eMeski demikian, ia menegaskan bahwa kebiasaan bergerak setelah makan bukanlah pengganti pengobatan maupun pola hidup sehat secara menyeluruh.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dIni bukan pengganti obat atau gaya hidup sehat ya. Kalau kamu punya kondisi medis tertentu, tetap konsultasikan dulu dengan dokter mu,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/edukasi\/220227\/sering-mengantuk-setelah-makan-dokter-ungkap-penyebab-dan-solusinya\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Merasa cepat mengantuk, lemas, atau sulit berkonsentrasi setelah makan sering dianggap hal yang wajar. Namun, dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, mengingatkan kondisi tersebut bisa menjadi tanda lonjakan gula darah yang perlu diwaspadai, terutama jika terjadi berulang.\u200e\u200e\u201dHabis makan, gula darah naik itu normal kok. Tapi kalau naiknya tajam dan sering, ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60264,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-60263","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60263"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60263\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}