{"id":55964,"date":"2026-07-13T22:05:01","date_gmt":"2026-07-13T15:05:01","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/13\/pengamat-upi-gema-jabar-hanya-solusi-darurat-atasi-kekurangan-guru\/"},"modified":"2026-07-13T22:05:01","modified_gmt":"2026-07-13T15:05:01","slug":"pengamat-upi-gema-jabar-hanya-solusi-darurat-atasi-kekurangan-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/13\/pengamat-upi-gema-jabar-hanya-solusi-darurat-atasi-kekurangan-guru\/","title":{"rendered":"Pengamat UPI: GEMA Jabar Hanya Solusi Darurat Atasi Kekurangan Guru"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Program Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat (GEMA Jabar) yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dinilai menjadi langkah sementara untuk mengatasi kekurangan guru di sekolah.<br \/>\u200e<br \/>\u200eProgram tersebut muncul di tengah kebutuhan tenaga pendidik yang belum terpenuhi setelah penghapusan tenaga honorer.<br \/>\u200e<br \/>\u200ePengamat pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Cecep Darmawan, mengatakan kebijakan itu lahir sebagai respons atas kondisi yang dihadapi pemerintah daerah.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dProgram ini dilatarbelakangi oleh kebijakan bahwa di semua pemerintahan enggak boleh ada lagi disebut honorer, termasuk di persoalan guru. Idealnya memang yang honorer itu diangkat jadi ASN,\u201d ujar Cecep kepada Koran Mandala, Senin (13\/7\/2026).<br \/>\u200e<br \/>\u200eMenurutnya, kebijakan penghapusan tenaga honorer membuat sejumlah daerah mengalami kekurangan guru. Di sisi lain, proses pengangkatan ASN memerlukan waktu sehingga pembelajaran di sekolah tidak bisa menunggu.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dSehingga kekurangan guru bisa cepat diatasi. Nah, tapi kan itu kebijakannya dari pusat. Akhirnya daerah kena imbasnya. Sementara untuk ngangkat guru butuh waktu, butuh anggaran. Dan proses pembelajaran enggak bisa menunggu waktu seperti itu,\u201d katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eKarena itu, Cecep menilai kolaborasi Pemprov Jabar dengan UPI merupakan langkah yang tepat dalam kondisi saat ini, meski bukan solusi jangka panjang.<br \/>\u200e<br \/>\u200e \u201cAkhirnya ini cara darurat atau jalan darurat, Pemprov Jabar bekerja sama dengan UPI untuk meng-handle kelas-kelas yang kosong dari gurunya. Jadi, ini langkah positif menurut saya.\u201d<br \/>\u200e<br \/>\u200eMeski mengapresiasi program tersebut, Cecep menegaskan solusi yang paling ideal tetap melalui pengangkatan guru menjadi aparatur sipil negara (ASN).<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dWalaupun ini tidak ideal. Idealnya tadi guru diangkat menjadi ASN. Jadi ini memang langkah darurat. Saya akui ini tidak ideal, tetapi hanya itu yang bisa dilakukan saat ini,\u201d pungkasnya<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/219963\/pengamat-upi-gema-jabar-hanya-solusi-darurat-atasi-kekurangan-guru\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Program Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat (GEMA Jabar) yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dinilai menjadi langkah sementara untuk mengatasi kekurangan guru di sekolah.\u200e\u200eProgram tersebut muncul di tengah kebutuhan tenaga pendidik yang belum terpenuhi setelah penghapusan tenaga honorer.\u200e\u200ePengamat pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Cecep Darmawan, mengatakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":55965,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-55964","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55964","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55964"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55964\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}