{"id":52499,"date":"2026-07-07T20:38:53","date_gmt":"2026-07-07T13:38:53","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/07\/sering-beser-malam-hari-dokter-sebut-kebiasaan-main-hp-bisa-jadi-penyebab\/"},"modified":"2026-07-07T20:38:53","modified_gmt":"2026-07-07T13:38:53","slug":"sering-beser-malam-hari-dokter-sebut-kebiasaan-main-hp-bisa-jadi-penyebab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/07\/sering-beser-malam-hari-dokter-sebut-kebiasaan-main-hp-bisa-jadi-penyebab\/","title":{"rendered":"Sering Beser Malam Hari? Dokter Sebut Kebiasaan Main HP Bisa Jadi Penyebab"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Banyak masyarakat mengaitkan keluhan sering buang air kecil pada malam hari atau beser dengan diabetes maupun gangguan ginjal.<br \/>\u200e<br \/>\u200edokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, mengatakan kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur juga dapat memengaruhi produksi urine pada malam hari.<br \/>\u200e<br \/>\u200eMenurut dr. Cecep, aktivitas bermain ponsel membuat otak tetap aktif sehingga menghambat produksi hormon melatonin. Kondisi tersebut turut memengaruhi penurunan hormon Anti-Diuretic Hormone (ADH) yang berfungsi mengurangi produksi urine pada malam hari.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dAsik main HP berpotensi hambat hormon tidur (melatonin) karena otak aktif, efeknya hormon penahan kencing (ADH) ikutan turun, ginjal terus produksi kencing,\u201d ujar dr. Cecep, dikutip Selasa (7\/7\/2026).<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa juga meluruskan anggapan bahwa minum air pada malam hari menjadi penyebab utama seseorang sering buang air kecil. Menurutnya, selama tidak berlebihan, kebiasaan tersebut bukan faktor utama yang menyebabkan beser.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dSekalian ngelurusin mitos nih: banyak yang ngira minum malam bikin ginjal kerja keras, padahal biang keroknya hormon tadi yang lagi turun. Kalau haus pas mau tidur, cukup minum satu sampai dua teguk aja,\u201d jelasnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSelain penggunaan ponsel, dr. Cecep mengatakan ada beberapa faktor lain yang juga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil pada malam hari. Di antaranya konsumsi kopi atau teh pada sore hingga malam hari karena kandungan kafeinnya bersifat diuretik yang merangsang pembentukan urine.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa menambahkan, kebiasaan duduk atau berdiri terlalu lama juga dapat menyebabkan cairan menumpuk di kaki. Saat tubuh berbaring, cairan tersebut akan kembali mengalir ke ginjal sehingga produksi urine meningkat. Suhu ruangan yang terlalu dingin juga dapat memicu tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dKerja duduk\/berdiri bikin cairan numpuk di bawah. Pas rebahan, cairannya ngalir ke ginjal. Coba rebahan angkat kaki ke tembok 30 menit tiap sore. Dingin bikin pembuluh darah nyempit, tubuh ngerespons dengan buang cairan. Atur AC secukupnya,\u201d katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eMeski demikian, dr. Cecep mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan keluhan beser apabila disertai gejala lain yang mengarah pada gangguan kesehatan serius.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dSegera periksa ke dokter kalau besernya dibarengi nyeri, kencing berdarah, atau haus berlebihan yang gak wajar,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/edukasi\/219732\/sering-beser-malam-hari-dokter-sebut-kebiasaan-main-hp-bisa-jadi-penyebab\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Banyak masyarakat mengaitkan keluhan sering buang air kecil pada malam hari atau beser dengan diabetes maupun gangguan ginjal.\u200e\u200edokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, mengatakan kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur juga dapat memengaruhi produksi urine pada malam hari.\u200e\u200eMenurut dr. Cecep, aktivitas bermain ponsel membuat otak tetap aktif sehingga menghambat produksi hormon melatonin. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":38312,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-52499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52499"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52499\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}