{"id":52329,"date":"2026-07-07T16:33:23","date_gmt":"2026-07-07T09:33:23","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/07\/kredit-perbankan-tumbuh-1151-jadi-rp8-918-triliun-per-mei-2026\/"},"modified":"2026-07-07T16:33:23","modified_gmt":"2026-07-07T09:33:23","slug":"kredit-perbankan-tumbuh-1151-jadi-rp8-918-triliun-per-mei-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/07\/kredit-perbankan-tumbuh-1151-jadi-rp8-918-triliun-per-mei-2026\/","title":{"rendered":"Kredit Perbankan Tumbuh 11,51% Jadi Rp8.918 Triliun per Mei 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan semakin menguat pada Mei 2026. Penyaluran kredit mencapai Rp8.918 triliun atau tumbuh 11,51% secara tahunan (year on year\/yoy), lebih tinggi dibandingkan April 2026 yang tumbuh 9,98%.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan kinerja intermediasi perbankan tetap menunjukkan tren positif dengan profil risiko yang terjaga.<\/p>\n<p>\u201cPada bulan Mei 2026, kredit tumbuh sebesar 11,51% year-on-year menjadi sebesar Rp8.918 triliun. Ini tentu saya meningkat dibandingkan posisi April 2026 yang tumbuh 9,98% year-on-year,\u201d ujar Dian dalam Rapat Dewan Komisioner OJK, Jakarta, Selasa (7\/7\/2026).<\/p>\n<p>Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 21,95% secara tahunan. Sementara dari sisi kategori debitur, kredit korporasi menjadi penopang utama dengan pertumbuhan mencapai 18,39% yoy.<\/p>\n<p>Di sisi lain, penyaluran kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai menunjukkan perbaikan. Pada Mei 2026, kredit UMKM tumbuh 0,60% secara tahunan, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya tumbuh sekitar 0,16%.<\/p>\n<p>Berdasarkan kepemilikan bank, kredit yang disalurkan bank-bank BUMN mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,98% yoy.<\/p>\n<p>Selain kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat. Hingga Mei 2026, DPK perbankan mencapai Rp10.294 triliun atau tumbuh 13,49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.<\/p>\n<p>\u201cDengan giro, deposito, dan tabungan masing-masing tumbuh sebesar 20,53% year-on-year, 10,17% year-on-year, dan 10,21% year-on-year,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read620961\/aturan-ojk-tunggakan-rp1-juta-masih-bisa-ajukan-kpr-dan-data-kredit-lunas-wajib-bersih-dalam-3-hari\">Aturan OJK, Tunggakan Rp1 Juta Masih Bisa Ajukan KPR dan Data Kredit Lunas Wajib Bersih dalam 3 Hari<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read620978\/ojk-ubah-aturan-slik-kredit-macet-di-bawah-rp1-juta-tak-lagi-jadi-penghalang-kpr\">OJK Ubah Aturan SLIK, Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Lagi Jadi Penghalang KPR<\/a><\/strong><\/p>\n<p>OJK juga menilai kondisi likuiditas industri perbankan masih berada pada level yang memadai. Hal tersebut tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL\/NCD) sebesar 108,20% dan Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL\/DPK) sebesar 24,74%.<\/p>\n<p>\u201cMasih di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen. Adapun liquidity coverage ratio (LCR) berada di level 186,54 persen,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (non-performing loan\/NPL) gross tercatat sebesar 2,17%, sedangkan NPL net berada di level 0,84%. Sementara itu, rasio loan at risk (LAR) tercatat sebesar 8,72%.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Adapun tingkat profitabilitas perbankan yang tercermin dari return on assets (RoA) berada di level 2,45%. Di sisi permodalan, industri perbankan juga dinilai tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio\/CAR) mencapai 23,74%, yang mencerminkan tersedianya bantalan modal yang memadai untuk memitigasi berbagai risiko.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read621169\/kredit-perbankan-tumbuh-1151-jadi-rp8918-triliun-per-mei-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan semakin menguat pada Mei 2026. Penyaluran kredit mencapai Rp8.918 triliun atau tumbuh 11,51% secara tahunan (year on year\/yoy), lebih tinggi dibandingkan April 2026 yang tumbuh 9,98%. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan kinerja intermediasi perbankan tetap menunjukkan tren positif dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45874,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-52329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52329"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52329\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}