{"id":51418,"date":"2026-07-06T16:14:11","date_gmt":"2026-07-06T09:14:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/06\/jokowi-lebih-besar-dari-pdip-prabowo-buktikan-itu\/"},"modified":"2026-07-06T16:14:11","modified_gmt":"2026-07-06T09:14:11","slug":"jokowi-lebih-besar-dari-pdip-prabowo-buktikan-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/06\/jokowi-lebih-besar-dari-pdip-prabowo-buktikan-itu\/","title":{"rendered":"Jokowi Lebih Besar dari PDIP, Prabowo Buktikan Itu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) lebih besar daripada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Dede, PDIP hanya berhasil memenangkan Pilpres saat Jokowi maju, yakni pada 2014 dan 2019. Dari total lima kali pencalonan capres-cawapres pasca-Reformasi, PDIP hanya menang dua kali.<\/p>\n<p>&#8220;Fakta sejarahnya memang begitu. PDIP cuma menang 2x dari 5 kali nyalon capres-cawapres pasca-Reformasi, dan dua-duanya ada Jokowi-nya,&#8221; tulis Dede di akun X pribadinya, dikutip Senin (6\/7).<\/p>\n<p>Pada Pilpres 2024, ketika Jokowi mendukung Prabowo Subianto, hasilnya justru lebih meyakinkan. Mantan Menteri Pertahanan itu akhirnya menang setelah tiga kali kalah di pilpres sebelumnya.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan anomali, tapi bukti bahwa Jokowi lebih besar dari partai itu sendiri,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Dede menambahkan, elektabilitas pribadi Jokowi ditambah mesin politik membuat PDIP tanpa Jokowi seperti kehilangan \u201cwonderkid\u201d-nya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read620818\/psi-gagal-dpr-tapi-dana-jumbo-kok-bisa\">PSI Gagal DPR, Tapi Dana Jumbo: Kok Bisa?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai catatan, PDIP pernah kalah di Pilpres 2004 saat mengusung Megawati Soekarnoputri\u2013Hasyim Muzadi, serta di Pilpres 2009 dengan pasangan Megawati\u2013Prabowo Subianto (koalisi Mega-Pro).\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pada Pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo\u2013Mahfud MD yang diusung PDIP juga hanya menempati posisi ketiga, kalah dari pasangan Prabowo Subianto\u2013Gibran Rakabuming Raka.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read620892\/jokowi-lebih-besar-dari-pdip-prabowo-buktikan-itu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) lebih besar daripada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menurut Dede, PDIP hanya berhasil memenangkan Pilpres saat Jokowi maju, yakni pada 2014 dan 2019. Dari total lima kali pencalonan capres-cawapres pasca-Reformasi, PDIP hanya menang dua kali. &#8220;Fakta sejarahnya memang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46445,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-51418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51418"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51418\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}