{"id":51378,"date":"2026-07-06T15:20:33","date_gmt":"2026-07-06T08:20:33","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/06\/redzuan-raih-medali-emas-junior-asia-pertama-dalam-3-kali-percobaan\/"},"modified":"2026-07-06T15:20:33","modified_gmt":"2026-07-06T08:20:33","slug":"redzuan-raih-medali-emas-junior-asia-pertama-dalam-3-kali-percobaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/06\/redzuan-raih-medali-emas-junior-asia-pertama-dalam-3-kali-percobaan\/","title":{"rendered":"Redzuan Raih Medali Emas Junior Asia Pertama Dalam 3 Kali Percobaan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Yang satu tak pernah menyerah setelah tiga kali mencoba, sementara yang lainnya berhasil dalam debut ganda campuran di <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/kejuaraan-asia-junior-2026\">Kejuaraan Asia Junior 2026<\/a>. Dan kemarin Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal dan <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/low-zi-yu\">Low Zi Yu<\/a> menunjukkan bahwa kesabaran adalah kunci keberhasilan saat mereka mengakhiri penantian Malaysia selama 19 tahun untuk meraih gelar ganda campuran Asia di Yatsushiro, Jepang, kemarin.<\/p>\n<p>Redzuan yang berusia 17 tahun dan Zi Yu yang berusia 15 tahun berjuang mati-matian untuk mengalahkan pasangan China Zheng Weigang-Li Menghan dengan skor 21-15, 22-20 dalam waktu 43 menit.<\/p>\n<p>Pasangan ganda campuran Malaysia terakhir yang memenangkan gelar tersebut adalah Tan Wee Kiong-Woon Khe Wei di Kuala Lumpur pada tahun 2007.<\/p>\n<p>Kemenangan ini sangat berarti bagi Redzuan setelah tiga penampilan mengecewakan di kejuaraan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSaya puas dengan cara saya bermain karena saya mampu mengeksekusi apa yang telah saya latih,\u201d kata pemain bulu tangkis kelahiran Terengganu itu.<\/p>\n<p>\u201cNamun saya masih perlu meningkatkan diri dan mempersiapkan diri untuk level selanjutnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ia melakukan debutnya pada tahun 2023 di <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/yogyakarta\">Yogyakarta<\/a> dalam nomor ganda putra dan ganda campuran tetapi tersingkir di babak awal.<br \/>Ia mengalami kekecewaan serupa pada dua edisi berikutnya di Yogyakarta pada tahun 2024 dan Surakarta pada tahun 2025.<\/p>\n<p>Zi Yu, yang bermain di nomor ganda campuran junior untuk pertama kalinya, mengakui bahwa final melawan Zheng Weigang-Li Menghan dari Tiongkok jauh dari mudah, terutama di gim kedua. Pasangan Malaysia itu tampak hampir meraih kemenangan ketika mereka hanya berjarak dua poin dari gelar juara, tetapi pasangan Tiongkok berjuang keras untuk memaksa gim penentu.<\/p>\n<p>\u201cPertandingan itu berat. Saya rasa kami lebih sabar daripada mereka,\u201d kata Zi Yu. \u201cSaat skor 20-20, kami lebih fokus daripada mereka.\u201d<\/p>\n<p>\u201cDukungan dari rekan satu tim kami, meskipun mereka sudah kalah, juga sangat penting. Mendengar mereka bersorak untuk kami memberi kami motivasi yang lebih besar.\u201d<\/p>\n<p>Zi Yu juga pulang membawa medali perunggu ganda putri setelah ia dan Genevie Lim kalah 21-16, 17-21, 17-21 dari unggulan kedua Jepang, Aoi Banno-Yuzu Ueno, di semifinal.<\/p>\n<p>Zi Yu mengatakan bahwa mengikuti dua ajang sekaligus bukanlah hal sulit karena kedua pasangannya mampu menunjukkan kemampuan mereka di lapangan, sehingga ia bisa fokus pada permainannya sendiri.<\/p>\n<p>\u201cSaya sebenarnya tidak perlu khawatir tentang pasangan saya karena mereka berdua sangat kuat, baik di ganda campuran maupun ganda putri.<\/p>\n<p>\u201cSaya hanya fokus pada permainan saya sendiri. Tentu saja, ketika mereka melakukan kesalahan, saya sedikit menyemangati mereka,\u201d tambah Zi Yu.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/yogyakarta\" class=\"tag-link\">yogyakarta<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/low-zi-yu\" class=\"tag-link\">low zi yu<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/kejuaraan-asia-junior-2026\" class=\"tag-link\">kejuaraan asia junior 2026<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/badminton\/redzuan-raih-medali-emas-junior-asia-pertama-dalam-3-kali-percobaan<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/badminton\/redzuan-raih-medali-emas-junior-asia-pertama-dalam-3-kali-percobaan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Yang satu tak pernah menyerah setelah tiga kali mencoba, sementara yang lainnya berhasil dalam debut ganda campuran di Kejuaraan Asia Junior 2026. Dan kemarin Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal dan Low Zi Yu menunjukkan bahwa kesabaran adalah kunci keberhasilan saat mereka mengakhiri penantian Malaysia selama 19 tahun untuk meraih gelar ganda campuran Asia di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-51378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51378\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}