{"id":49323,"date":"2026-07-01T18:40:14","date_gmt":"2026-07-01T11:40:14","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/01\/pramono-siapkan-obligasi-jakarta-rp35-triliun-usai-dana-transfer-dipangkas\/"},"modified":"2026-07-01T18:40:14","modified_gmt":"2026-07-01T11:40:14","slug":"pramono-siapkan-obligasi-jakarta-rp35-triliun-usai-dana-transfer-dipangkas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/07\/01\/pramono-siapkan-obligasi-jakarta-rp35-triliun-usai-dana-transfer-dipangkas\/","title":{"rendered":"Pramono Siapkan Obligasi Jakarta Rp3,5 Triliun Usai Dana Transfer Dipangkas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\">Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah senilai\u00a0<span class=\"s1\">Rp3,5 triliun<\/span>sebagai alternatif pembiayaan untuk menjaga kondisi fiskal setelah dana transfer dari pemerintah pusat berkurang sebesar\u00a0<span class=\"s1\">Rp15 triliun<\/span>. Instrumen surat utang tersebut diklaim akan menjadi obligasi daerah pertama yang diterbitkan pemerintah daerah di Indonesia.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"p1\">Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan penerbitan obligasi menjadi langkah strategis untuk mengurangi tekanan fiskal akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) atau Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p class=\"p2\">\u201cDengan dipotong Rp15 triliun, tentunya ada tekanan daripada fiskalnya Jakarta. Bagaimana terhadap hal ini? Saya sekarang ini, tahun ini, pertama kali menerbitkan, dan mungkin baru pertama kali ada di republik ini yang namanya obligasi daerah,\u201d ujar Pramono, dikutip Rabu (1\/7\/2026).\u00a0<\/p>\n<p class=\"p1\">Pramono mengatakan nilai emisi obligasi daerah yang disiapkan mencapai\u00a0<span class=\"s1\">Rp3,5 triliun<\/span>. Menurutnya, instrumen tersebut berpotensi menarik minat investor mengingat prospek ekonomi Jakarta yang dinilai masih kuat.<\/p>\n<p class=\"p2\">\u201cObligasi Jakarta kita terbitkan Rp3,5 triliun, dan saya yakin peminatnya pasti banyak sekali. Karena apa? Karena kita semua akan menjual dengan senyum,\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Ia juga memastikan Pemprov Jakarta tidak akan menghadapi kendala dalam memenuhi kewajiban pembayaran imbal hasil (<span class=\"s1\"><em>yield<\/em><\/span>) kepada investor. Menurutnya, pembayaran kupon obligasi akan ditopang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).<\/p>\n<p class=\"p2\">\u201cKalau itu sih saya bisa menjamin nggak ada masalah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Di tengah tekanan fiskal, Pramono menegaskan belanja untuk sektor pendidikan dan program perlindungan masyarakat berpenghasilan rendah tetap menjadi prioritas. Ia memastikan anggaran pendidikan tidak akan dikurangi, termasuk untuk Program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah.<\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read619364\/minat-investor-ke-tpia-meningkat-obligasi-laris-dan-saham-makin-likuid\">Minat Investor ke TPIA Meningkat, Obligasi Laris dan Saham Makin Likuid<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617479\/obligasi-danantara-laris-manis-bungkam-narasi-sell-indonesia\">Obligasi Danantara Laris Manis, Bungkam Narasi &#8216;Sell Indonesia&#8217;<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\">Saat ini, KJP diberikan kepada\u00a0<span class=\"s1\">707.520 siswa<\/span>, sedangkan\u00a0<span class=\"s1\">15.920 mahasiswa<\/span>\u00a0menerima manfaat KJMU. Pemprov Jakarta juga memperluas cakupan KJMU, yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang sarjana (S-1), menjadi dapat digunakan hingga jenjang magister (S-2) dan doktor (S-3).<\/p>\n<p class=\"p1\">Selain itu, Pemprov Jakarta mulai menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menyediakan program beasiswa bagi sekitar\u00a0<span class=\"s1\">50 hingga 75 mahasiswa<\/span>\u00a0yang akan memperoleh pembiayaan penuh.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"p3\">\u201cBagaimana caranya, kerja sama dengan LPDP Pusat. Maka dengan demikian, spektrum untuk bekerja sama itu menjadi kata kunci,\u201d tegas Pramono.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read620134\/pramono-siapkan-obligasi-jakarta-rp35-triliun-usai-dana-transfer-dipangkas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah senilai\u00a0Rp3,5 triliunsebagai alternatif pembiayaan untuk menjaga kondisi fiskal setelah dana transfer dari pemerintah pusat berkurang sebesar\u00a0Rp15 triliun. Instrumen surat utang tersebut diklaim akan menjadi obligasi daerah pertama yang diterbitkan pemerintah daerah di Indonesia. Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan penerbitan obligasi menjadi langkah strategis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":44303,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-49323","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49323"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49323\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}