{"id":48963,"date":"2026-06-30T19:43:42","date_gmt":"2026-06-30T12:43:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/30\/praktisi-lingkungan-tren-ngopi-gen-z-lebih-ramah-lingkungan-daripada-minuman-beralkohol\/"},"modified":"2026-06-30T19:43:42","modified_gmt":"2026-06-30T12:43:42","slug":"praktisi-lingkungan-tren-ngopi-gen-z-lebih-ramah-lingkungan-daripada-minuman-beralkohol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/30\/praktisi-lingkungan-tren-ngopi-gen-z-lebih-ramah-lingkungan-daripada-minuman-beralkohol\/","title":{"rendered":"Praktisi Lingkungan: Tren Ngopi Gen Z Lebih Ramah Lingkungan daripada Minuman Beralkohol"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Kebiasaan Generasi Z yang semakin gemar menghabiskan waktu di kedai kopi ternyata tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup modern. Dari sisi lingkungan, tren tersebut dinilai memiliki dampak yang lebih ringan dibandingkan budaya mengonsumsi minuman beralkohol. Penilaian itu didasarkan pada jejak lingkungan yang dihasilkan sepanjang proses produksi hingga distribusi setiap jenis minuman.<br \/>\u200e\u200e<br \/>\u200ePraktisi bisnis lingkungan, Bang Sap, menilai tren minum kopi yang berkembang di kalangan Generasi Z memiliki jejak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan konsumsi minuman beralkohol. Menurutnya, setiap minuman memang memiliki dampak terhadap lingkungan, tetapi besar kecilnya tidak hanya ditentukan oleh produk akhir, melainkan seluruh rantai produksinya.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cMinuman apapun, kopi, bir, wine, punya jejak lingkungan masing-masing. Dan cara mengukurnya bukan dari produknya saja, tapi dari seluruh prosesnya, bahan baku, energi, kemasan, transportasi, sampai limbah akhirnya,\u201d kata Bang Sap dalam unggahan video di akun Instagramnya, dikutip Selasa (30\/6\/2026).<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa menjelaskan, minuman beralkohol umumnya menggunakan botol kaca yang membutuhkan energi besar dalam proses produksi maupun distribusi. Selain itu, banyak produk alkohol yang diimpor sehingga memerlukan transportasi jarak jauh dan penyimpanan dengan suhu dingin.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cSebagian besar diimpor dari jauh, lalu harus disimpan dengan dingin sepanjang jalannya, dari pabrik, gudang, sampai ke bar. Belum sempat dituang, jejak energinya sudah menumpuk,\u201d tuturnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSebaliknya, budaya minum kopi dinilai lebih ramah lingkungan karena umumnya diseduh langsung di lokasi dan disajikan menggunakan gelas yang dapat dipakai berulang kali. Bahan baku kopi juga banyak berasal dari petani lokal sehingga rantai distribusinya lebih singkat.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cBandingkan dengan budaya kopi lokal, diseduh langsung di tempat, disajikan di gelas yang dipakai berulang, bahan bakunya pun banyak yang datang dari petani dalam negeri. Kopi memang punya dampak juga buat lingkungan, hanya saja rantainya jauh lebih pendek dan jauh lebih ringan,\u201d tambah Bang Sap.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSelain aspek lingkungan, ia juga menyinggung dampak kesehatan dari konsumsi alkohol. Mengacu pada keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menurutnya tidak ada tingkat konsumsi alkohol yang benar-benar aman bagi kesehatan.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201dDari sisi kesehatan, WHO juga menyebut tidak ada level konsumsi alkohol yang benar-benar aman untuk kesehatan. Sementara dari sisi lingkungan, kajian life cycle assessment menunjukkan bahwa minuman itu tidak bisa dinilai hanya dari produknya, tapi dari seluruh prosesnya, bahan baku, energi, kemasan, transportasi, dan pola konsumsi,\u201d jelasnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eBang Sap menilai perubahan menuju lingkungan yang lebih baik tidak selalu lahir dari kebijakan besar, tetapi juga dari perubahan kebiasaan sehari-hari yang dilakukan masyarakat, termasuk pilihan minuman yang dikonsumsi.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cPerubahan lingkungan yang besar seringkali bukan lahir dari kebijakan, melainkan dari kebiasaan kecil yang bergeser seperti gaya hidup Gen Z ini,\u201d pungkasnya.<br \/>\u200e<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/edukasi\/219453\/praktisi-lingkungan-tren-ngopi-gen-z-lebih-ramah-lingkungan-daripada-minuman-beralkohol\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Kebiasaan Generasi Z yang semakin gemar menghabiskan waktu di kedai kopi ternyata tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup modern. Dari sisi lingkungan, tren tersebut dinilai memiliki dampak yang lebih ringan dibandingkan budaya mengonsumsi minuman beralkohol. Penilaian itu didasarkan pada jejak lingkungan yang dihasilkan sepanjang proses produksi hingga distribusi setiap jenis minuman.\u200e\u200e\u200ePraktisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27421,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-48963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48963"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48963\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}