{"id":4681,"date":"2024-07-04T03:02:06","date_gmt":"2024-07-03T20:02:06","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2024\/07\/04\/sidang-pra-peradilan-pengacara-pegi-setiawan-tantang-lima-tindakan-kontroversial-penyidik-polda-jabar\/"},"modified":"2024-07-04T03:02:06","modified_gmt":"2024-07-03T20:02:06","slug":"sidang-pra-peradilan-pengacara-pegi-setiawan-tantang-lima-tindakan-kontroversial-penyidik-polda-jabar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2024\/07\/04\/sidang-pra-peradilan-pengacara-pegi-setiawan-tantang-lima-tindakan-kontroversial-penyidik-polda-jabar\/","title":{"rendered":"Sidang Pra Peradilan: Pengacara Pegi Setiawan Tantang Lima Tindakan Kontroversial Penyidik Polda Jabar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\" data-wpel-link=\"internal\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> <span style=\"color: var(--c-contrast-800); font-size: 14px;\">\u2013 Sidang pra peradilan terkait status tersangka Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky alias Eky di Cirebon pada tahun 2016 kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: var(--c-contrast-800); font-size: 14px;\">Pengacara Pegi Setiawan, Toni RM, mempersoalkan lima tindakan penyidik Polda Jawa Barat yang dinilai melanggar prosedur hukum.<\/span><\/p>\n<p>1. Penyitaan Sepeda Motor Tanpa Izin Pengadilan<\/p>\n<p>Pada tahun 2016, dua unit sepeda motor milik Pegi Setiawan dan pamannya disita tanpa surat izin dari ketua pengadilan negeri setempat.<\/p>\n<p>\u201cPenyitaan ini jelas melanggar Pasal 38 ayat (1) KUHAP dan oleh karena itu, penyitaan tersebut tidak sah,\u201d tegas Toni di Cirebon, Selasa 2 Juli 2024.<\/p>\n<p>2. Penetapan DPO yang Tidak Prosedural<\/p>\n<p>Pada 14 Mei 2024, Polda Jawa Barat menetapkan Pegi alias Perong sebagai DPO dengan deskripsi yang berbeda dari Pegi Setiawan.<\/p>\n<p>\u201cPenetapan DPO Pegi Setiawan bertentangan dengan Pasal 17 ayat (6) Perkapolri Nomor 6 Tahun 2019, karena Pegi Setiawan tidak pernah dipanggil atau diperiksa terkait kasus ini sejak 2016,\u201d jelas Toni.<\/p>\n<p>3. Penangkapan Tanpa Status Tersangka<\/p>\n<p>Pegi Setiawan ditangkap pada 21 Mei 2024 oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat tanpa status tersangka.<\/p>\n<p>\u201cIni melanggar Pasal 17 KUHAP yang mengharuskan adanya bukti permulaan yang cukup sebelum melakukan penangkapan,\u201d kata Toni.<\/p>\n<p>4. Penetapan Tersangka yang Tidak Sah<\/p>\n<p>Menurut Toni, penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka cacat hukum karena tidak ada dua alat bukti yang cukup dan Pegi tidak pernah diperiksa sebagai saksi.<\/p>\n<p>\u201cPenetapan tersangka ini tidak sah dan tidak mengikat secara hukum,\u201d tegas Toni.<\/p>\n<p>5. Penyitaan Dokumen Pribadi Tanpa Izin<\/p>\n<p>Dokumen pribadi Pegi Setiawan, termasuk rapot dan ijazah, disita pada 22 Mei 2024 tanpa penetapan pengadilan.<\/p>\n<p>\u201cPenyitaan ini melanggar Pasal 38 ayat (1) KUHAP, sehingga tidak sah,\u201d tutup Toni. * (Chs)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/83220\/sidang-pra-peradilan-pengacara-pegi-setiawan-tantang-lima-tindakan-kontroversial-penyidik-polda-jabar\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Sidang pra peradilan terkait status tersangka Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky alias Eky di Cirebon pada tahun 2016 kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung. Pengacara Pegi Setiawan, Toni RM, mempersoalkan lima tindakan penyidik Polda Jawa Barat yang dinilai melanggar prosedur hukum. 1. Penyitaan Sepeda Motor Tanpa Izin Pengadilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4682,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4681"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4681\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}