{"id":46262,"date":"2026-06-23T21:27:11","date_gmt":"2026-06-23T14:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/23\/jelang-penertiban-pedagang-singaperbangsa-pilih-bongkar-kios-secara-mandiri\/"},"modified":"2026-06-23T21:27:11","modified_gmt":"2026-06-23T14:27:11","slug":"jelang-penertiban-pedagang-singaperbangsa-pilih-bongkar-kios-secara-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/23\/jelang-penertiban-pedagang-singaperbangsa-pilih-bongkar-kios-secara-mandiri\/","title":{"rendered":"Jelang Penertiban, Pedagang Singaperbangsa Pilih Bongkar Kios Secara Mandiri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Para pedagang di kawasan Jalan Singaperbangsa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. memilih membongkar bangunan kios mereka secara mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons atas rencana penertiban bangunan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.<\/p>\n<p>\u200eKoordinator pedagang Singaperbangsa, Haryadi, mengatakan pembongkaran mandiri dilakukan setelah para pedagang menerima Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3. Ia menyebut keputusan tersebut diambil untuk menghindari risiko penyitaan barang saat pembongkaran paksa dilakukan.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cKebetulan kami menerima informasi bahwa kemungkinan besar pembongkaran dilakukan hari ini. Jadi, dengan alasan itu, para pedagang berinisiatif membongkar sendiri saja,\u201d ujar Haryadi saat ditemui Selasa (22\/6\/2026)<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa menambahkan, kekhawatiran utama pedagang adalah potensi barang dagangan ikut tersita jika pembongkaran dilakukan oleh petugas.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cRisikonya begini, kalau sudah terbit surat peringatan ketiga, yang kami takutkan ada barang-barang yang harus diselamatkan. Kalau dibongkar paksa, takutnya barang kami malah menjadi barang sitaan. Itu yang kami hindari,\u201d katanya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_219205\" aria-describedby=\"caption-attachment-219205\" style=\"width: 957px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-219205\" src=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99-957x720.webp\" alt=\"Jelang Penertiban, Pedagang Singaperbangsa Pilih Bongkar Kios Secara Mandiri. Selasa 23\/6\/2026 (Sarah\/Koran Mandala)\" width=\"957\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99-957x720.webp 957w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99-768x578.webp 768w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99-150x113.webp 150w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99-450x339.webp 450w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99-1200x903.webp 1200w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c3880317-95a4-4621-8caf-c313db683d99.webp 1280w\" sizes=\"(max-width: 957px) 100vw, 957px\"\/><figcaption id=\"caption-attachment-219205\" class=\"wp-caption-text\">Jelang Penertiban, Pedagang Singaperbangsa Pilih Bongkar Kios Secara Mandiri. Selasa 23\/6\/2026 (Sarah\/Koran Mandala)<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u200e<br \/>\u200eHaryadi juga menjelaskan bahwa lokasi tersebut sebelumnya merupakan kawasan pasar sebelum berdirinya Monumen Perjuangan (Monju). Ia menyebut terdapat sekitar 22 kios yang terdampak penataan.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cDulu di sini sebelumnya itu adalah pasar, sebelum adanya Monju. Cuma yang saya koordinator batasnya dari dekat monju sampai gerbang Unpad, ada sekitar 22 kios,\u201d ujarnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa menambahkan, saat ini wilayah tersebut berada di bawah koordinasi RW 04 dengan beberapa koordinator berbeda di sepanjang kawasan.<br \/>\u200e<br \/>\u200eHaryadi juga menyebut mayoritas aktivitas usaha di wilayah yang ia koordinasikan bergerak di bidang perbengkelan dan las. Ia menegaskan adanya aturan internal yang melarang aktivitas perdagangan melanggar norma.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cKami di sini ada aturannya, tidak boleh menjual atau berdagang yang melanggar norma agama dan pemerintah. Kami juga menjaga K3, keamanan, ketertiban, dan kebersihan,\u201d katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eMenurutnya, para pedagang sebenarnya masih menunggu hasil mediasi lanjutan dari pihak kecamatan terkait kejelasan nasib mereka, termasuk soal relokasi maupun kompensasi.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cKami berharap ada kejelasan, apakah masih bisa dipakai atau tidak, dan kalau ada relokasi ke mana. Sampai sekarang kami belum tahu,\u201d Pungkasnya<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/219203\/jelang-penertiban-pedagang-singaperbangsa-pilih-bongkar-kios-secara-mandiri\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Para pedagang di kawasan Jalan Singaperbangsa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. memilih membongkar bangunan kios mereka secara mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons atas rencana penertiban bangunan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. \u200eKoordinator pedagang Singaperbangsa, Haryadi, mengatakan pembongkaran mandiri dilakukan setelah para pedagang menerima Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3. Ia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-46262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46262"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46262\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}