{"id":46110,"date":"2026-06-23T12:11:01","date_gmt":"2026-06-23T05:11:01","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/23\/kondisi-mengharukan-korban-penyekapan-bandung-menkes-budi-ungkap-langkah-rekonstruksi-wajah-di-rshs\/"},"modified":"2026-06-23T12:11:01","modified_gmt":"2026-06-23T05:11:01","slug":"kondisi-mengharukan-korban-penyekapan-bandung-menkes-budi-ungkap-langkah-rekonstruksi-wajah-di-rshs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/23\/kondisi-mengharukan-korban-penyekapan-bandung-menkes-budi-ungkap-langkah-rekonstruksi-wajah-di-rshs\/","title":{"rendered":"Kondisi Mengharukan Korban Penyekapan Bandung, Menkes Budi Ungkap Langkah Rekonstruksi Wajah di RSHS"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan korban penganiayaan dan penyekapan di Bandung kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan fokus pemulihan menyeluruh.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kasus ini menjadi sorotan nasional setelah korban perempuan berinisial YTR (29) mengalami luka berat akibat kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya sendiri.<\/p>\n<p>Menurut Budi, kondisi korban tidak hanya membutuhkan penanganan medis biasa, tetapi juga tindakan rekonstruksi wajah akibat luka yang cukup parah. Ia menegaskan Kementerian Kesehatan akan mengawal penuh proses pemulihan korban hingga benar-benar pulih secara fisik maupun fungsi tubuhnya.<\/p>\n<p>\u201cUntuk yang korban kekerasan yang di Bandung ya, dari sisi kesehatan yang bersangkutan sekarang sudah dirawat di rumah sakit Kementerian Kesehatan di Bandung, RS Hasan Sadikin (RSHS),\u201d kata Budi di Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Budi menyebut kasus ini membuatnya sangat prihatin karena tingkat kekerasan yang dialami korban tergolong berat dan berlangsung dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada luka luar, tetapi juga mencakup pemulihan struktur wajah yang rusak.<\/p>\n<p>\u201cDan kita akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dalam penanganan kasus ini, Kemenkes turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).<\/p>\n<p>Kolaborasi lintas lembaga ini dilakukan agar korban mendapatkan pemulihan menyeluruh, termasuk aspek sosial dan psikologis.<\/p>\n<p>Budi menegaskan setiap sektor memiliki peran masing-masing dalam penanganan korban kekerasan berat seperti ini. Pemerintah daerah menangani aspek ekonomi, KemenPPPA fokus pada perlindungan sosial, sementara Kemenkes menangani aspek medis.<\/p>\n<p>\u201cUntuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPA dan kita bertiga sudah berkoordinasi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia juga mengungkapkan rasa sedih mendalam atas kasus yang terjadi, karena menurutnya kekerasan seperti ini seharusnya tidak terjadi di Indonesia. Budi memastikan pemerintah akan terus memberikan perawatan terbaik hingga korban benar-benar pulih.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read618423\/kasus-penyekapan-perempuan-di-bandung-dpr-minta-pelaku-dijerat-ham-dan-pasal-berat\">Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Minta Pelaku Dijerat HAM dan Pasal Berat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSaya pribadi dan sebagai Menteri Kesehatan merasa sangat sedih, harusnya hal-hal ini tidak terjadilah di Indonesia,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, korban YTR diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan selama sekitar tiga tahun di sebuah indekos di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban disebut mengalami luka berat pada wajah, termasuk kebutaan pada kedua mata serta kerusakan gigi akibat kekerasan yang dilakukan pelaku.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Polisi juga menyebut kondisi korban sangat memprihatinkan akibat hantaman benda tumpul dan dugaan penggunaan senjata tajam selama masa penyekapan. Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian dan menjadi perhatian luas publik karena durasi dan tingkat kekerasannya yang ekstrem.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read618473\/kondisi-mengharukan-korban-penyekapan-bandung-menkes-budi-ungkap-langkah-rekonstruksi-wajah-di-rshs\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan korban penganiayaan dan penyekapan di Bandung kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan fokus pemulihan menyeluruh. Kasus ini menjadi sorotan nasional setelah korban perempuan berinisial YTR (29) mengalami luka berat akibat kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya sendiri. Menurut Budi, kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-46110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46110"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46110\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}