{"id":45957,"date":"2026-06-22T22:46:07","date_gmt":"2026-06-22T15:46:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/22\/indonesia-berpeluang-jadi-kiblat-keuangan-digital-regional\/"},"modified":"2026-06-22T22:46:07","modified_gmt":"2026-06-22T15:46:07","slug":"indonesia-berpeluang-jadi-kiblat-keuangan-digital-regional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/22\/indonesia-berpeluang-jadi-kiblat-keuangan-digital-regional\/","title":{"rendered":"Indonesia Berpeluang Jadi Kiblat Keuangan Digital Regional"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Sektor jasa keuangan Indonesia tengah bersiap memasuki babak baru melalui konsep <em>universal banking<\/em> yang diperkenalkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini diambil untuk mendorong integrasi layanan serta memperkuat efisiensi, diversifikasi produk, dan daya saing sektor keuangan dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi lain, konsep ini juga menuntut penguatan tata kelola, manajemen risiko, kapasitas teknologi, ketahanan siber, serta perlindungan data konsumen, khususnya pada ekosistem <em>fintech<\/em> dan layanan keuangan digital.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u200bKehadiran konsep <em>universal banking<\/em> menandai pergeseran lanskap keuangan digital dari ekspansi ke konsolidasi, dari pertumbuhan ke keberlanjutan, dan dari fragmentasi ke integrasi. Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Pandu Sjahrir, menyoroti peluang besar ekosistem keuangan digital Indonesia untuk mengambil peran lebih besar di kancah global.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Dalam konteks global dan regional, posisi Indonesia semakin strategis. Industri keuangan, khususnya ekosistem layanan keuangan digital, memiliki peluang riil untuk menjadi <em>rule-shaper<\/em> (penentu arah), bukan sekadar menjadi pasar. Indonesia berpotensi turut membentuk standar regional, terutama untuk model bisnis digital dalam kluster pembayaran, pendanaan, serta investasi,\u201d ujar Pandu dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (22\/6).<\/p>\n<p>\u200bMerespons dinamika tersebut, AFTECH akan menyelenggarakan Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2026 pada Selasa, 7 Juli 2026, di Hotel Raffles, Jakarta. Mengangkat tema &#8220;<em>Beyond Banking: Redesigning Finance for Wellbeing and Growth in the Real Economy<\/em>&#8220;, forum ini bakal mempertemukan lebih dari 300 pemimpin dari sektor perbankan, fintech, sektor riil, akademisi, hingga mitra internasional.<\/p>\n<p>\u200b\u201cDinamika sektor jasa keuangan dan pengenalan konsep <em>universal banking<\/em> mendorong AFTECH menjadikannya sebagai tema besar dalam IDBS tahun ini. Ke depan, arsitektur sektor jasa keuangan akan bertransformasi menjadi lebih fokus pada <em>consumer journey<\/em>, kesejahteraan finansial konsumen, serta optimalisasi layanan demi mendorong produktivitas sektor-sektor riil prioritas,\u201d tambah Pandu.<\/p>\n<p>\u200bRangkaian acara IDBS 2026 akan meliputi <em>forum summit, eksibisi<\/em> (expo), dan kegiatan Jakarta <em>Fintech &amp; Bank Connect.<\/em> Secara khusus, <em>summit<\/em> tahun ini akan menyoroti 4 pilar utama:<\/p>\n<p><strong>\u200bBeyond Banking<\/strong>: Transformasi arsitektur sektor keuangan menuju ekosistem yang terintegrasi lintas perbankan dan <em>fintech<\/em>.<\/p>\n<p><strong>\u200bFinancial Wellbeing<\/strong>: Pergeseran fokus industri dari sekadar akses menuju dampak nyata pada kesejahteraan finansial masyarakat.<\/p>\n<p><strong>\u200bInclusive Growth<\/strong>: Penguatan kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi sektor riil.<\/p>\n<p><strong>\u200bDigital Infrastructure<\/strong>: Pembangunan infrastruktur digital sebagai fondasi sistem keuangan masa depan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u200bPandu pun mengajak seluruh pemangku kepentingan industri keuangan untuk terlibat aktif. &#8220;Pemikiran, komitmen, dan kolaborasi strategis yang kita ambil hari ini akan membentuk wajah sektor keuangan Indonesia di masa depan. IDBS 2026 menjadi momentum tepat untuk mensinergikan komitmen dalam membangun sektor keuangan yang lebih sehat, produktif, dan relevan bagi konsumen,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read618375\/sambut-era-universal-banking-aftech-indonesia-berpeluang-jadi-kiblat-keuangan-digital-regional\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Sektor jasa keuangan Indonesia tengah bersiap memasuki babak baru melalui konsep universal banking yang diperkenalkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini diambil untuk mendorong integrasi layanan serta memperkuat efisiensi, diversifikasi produk, dan daya saing sektor keuangan dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi lain, konsep ini juga menuntut penguatan tata kelola, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-45957","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45957","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45957"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45957\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}