{"id":45830,"date":"2026-06-22T17:17:18","date_gmt":"2026-06-22T10:17:18","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/22\/dedi-mulyadi-usai-jenguk-korban-penyekapan-lihatnya-pun-saya-tidak-berani-nggak-tega\/"},"modified":"2026-06-22T17:17:18","modified_gmt":"2026-06-22T10:17:18","slug":"dedi-mulyadi-usai-jenguk-korban-penyekapan-lihatnya-pun-saya-tidak-berani-nggak-tega","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/22\/dedi-mulyadi-usai-jenguk-korban-penyekapan-lihatnya-pun-saya-tidak-berani-nggak-tega\/","title":{"rendered":"Dedi Mulyadi Usai Jenguk Korban Penyekapan: &#8220;Lihatnya Pun Saya Tidak Berani, Nggak Tega"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjenguk korban perempuan yang diduga mengalami penyekapan oleh pacarnya selama tiga tahun dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin 22\/6\/2026.<\/p>\n<p>Usai menjenguk korban, Dedi mengaku tidak tega melihat langsung kondisi korban. Ia menyebut komunikasi lebih banyak dilakukan oleh tenaga medis, sementara dirinya hanya mendengarkan penjelasan karena merasa sedih melihat kondisi yang dialami korban.<\/p>\n<p>\u201d Walaupun jujur saja, lihatnya pun nggak berani, nggak tega lah,\u201d Ibu DokSis yang komunikasi, Saya dengerin.\u201d kata Dedi Senin (22\/6\/2026)<\/p>\n<p>Menurut Dedi, fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini adalah memastikan seluruh proses pengobatan korban berjalan dengan baik serta memberikan dukungan kepada keluarga selama mendampingi korban di rumah sakit.<\/p>\n<p>\u201cKalau urusan penyelesaian pengobatan, kan tanggung jawabnya dokter. Tadi kan ngomong biaya. Seluruh biayanya saya tanggung sampai selesai.\u201d Ujarnya<\/p>\n<p>Ia memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung secara pribadi hingga tuntas sehingga keluarga tidak perlu memikirkan persoalan biaya maupun mencari bantuan dari pihak lain.<\/p>\n<p>\u201cJadi nggak usah lagi nyari ke BPJS, ke mana-mana.<br \/>Saya tanggung. Jadi nggak usah sibuk lagi keluarganya.\u201d Katanya<\/p>\n<p>Selain biaya perawatan, Dedi mengatakan pihaknya juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi selama fokus merawat korban.<\/p>\n<p>\u201cKeluarganya juga oleh saya tadi dibekelin. Selama nungguin anaknya, dia tidak lagi pusing ngurus rumah dan kebutuhan di rumahnya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dedi juga mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dan saat bepergian.<\/p>\n<p>\u201d Dan yang paling utama saya mengingatkan kepada seluruh kaum perempuan yang ada di Jawa Barat dan di Indonesia. Sekarang itu kan peristiwa seperti ini pasti banyak terjadi. Hati-hati, waspada. Pergi dengan laki-laki agar ditemani keluarganya. Sudah, titik. Itu penting.\u201d Ujarnya<\/p>\n<p>Terkait proses hukum, Dedi mengaku telah berkomunikasi dengan jajaran kepolisian dan optimistis pelaku tidak akan lama lagi dapat ditangkap.<\/p>\n<p>\u201cSudah kami komunikasi dengan jajaran Polda. Saya yakin tidak akan lama lagi pelakunya tertangkap,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dedi juga meminta masyarakat tidak lagi membuka donasi untuk membantu biaya pengobatan korban karena seluruh kebutuhan perawatan telah dijamin.<\/p>\n<p>\u201cNggak usah perlu ada open donasi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertanggung jawab terhadap warganya,\u201d Pungkasnya<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/219150\/dedi-mulyadi-usai-jenguk-korban-penyekapan-lihatnya-pun-saya-tidak-berani-nggak-tega\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjenguk korban perempuan yang diduga mengalami penyekapan oleh pacarnya selama tiga tahun dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin 22\/6\/2026. Usai menjenguk korban, Dedi mengaku tidak tega melihat langsung kondisi korban. Ia menyebut komunikasi lebih banyak dilakukan oleh tenaga medis, sementara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45831,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-45830","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45830","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45830"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45830\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45830"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45830"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45830"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}