{"id":45339,"date":"2026-06-21T06:43:55","date_gmt":"2026-06-20T23:43:55","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/21\/hasil-review-msci-kurangi-ketidakpastian-arah-ihsg-masih-tunggu-putusan-23-juni\/"},"modified":"2026-06-21T06:43:55","modified_gmt":"2026-06-20T23:43:55","slug":"hasil-review-msci-kurangi-ketidakpastian-arah-ihsg-masih-tunggu-putusan-23-juni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/21\/hasil-review-msci-kurangi-ketidakpastian-arah-ihsg-masih-tunggu-putusan-23-juni\/","title":{"rendered":"Hasil Review MSCI Kurangi Ketidakpastian, Arah IHSG Masih Tunggu Putusan 23 Juni"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\">Hasil\u00a0<span class=\"s1\"><em>Global Market Accessibility Review 2026<\/em><\/span>\u00a0yang dirilis Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengubah pandangan terhadap proses normalisasi pasar saham Indonesia. Meski Indonesia memperoleh dua catatan negatif dari 18 kriteria yang dinilai, risiko terburuk berupa penurunan status ke\u00a0<span class=\"s1\"><em>Frontier Market<\/em><\/span>\u00a0dinilai berkurang, sementara arah pemulihan pasar masih akan ditentukan melalui keputusan klasifikasi MSCI pada 23 Juni 2026.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"p1\">Dalam laporan yang terbit pada 19 Juni 2026, MSCI menilai aksesibilitas pasar modal Indonesia berdasarkan 18 kriteria dalam lima kategori. Indonesia memperoleh tanda minus pada aspek\u00a0<span class=\"s1\"><em>Foreign Exchange Market Liberalization<\/em><\/span>\u00a0dan\u00a0<span class=\"s1\"><em>Information Flow<\/em><\/span>, sedangkan 16 kriteria lainnya tetap mendapat penilaian positif.<\/p>\n<p class=\"p1\">Menurut analisis Henan Sekuritas dan Henan Asset, hasil tersebut lebih banyak mempertahankan kondisi yang telah diketahui pasar dibanding menghadirkan perubahan fundamental baru terhadap prospek pasar modal domestik.<\/p>\n<p class=\"p1\">Aspek\u00a0<span class=\"s1\"><em>Foreign Exchange Market Liberalization<\/em><\/span>\u00a0dinilai bukan temuan baru karena berkaitan dengan keterbatasan pasar valuta asing\u00a0<span class=\"s1\"><em>offshore<\/em><\/span>\u00a0dan kewajiban keterkaitan transaksi valas dengan transaksi efek yang selama ini telah menjadi bagian dari kebijakan stabilisasi rupiah. Sementara itu, perubahan utama muncul pada aspek\u00a0<span class=\"s1\"><em>Information Flow<\/em><\/span>\u00a0yang mencerminkan kekhawatiran MSCI terhadap transparansi kepemilikan saham dan indikasi aktivitas perdagangan terkoordinasi yang berpotensi mengganggu mekanisme pembentukan harga yang wajar.<\/p>\n<p class=\"p1\">Meski demikian, laporan tersebut belum menjadi keputusan final mengenai klasifikasi pasar Indonesia. MSCI baru akan mengumumkan hasil\u00a0<span class=\"s1\"><em>Annual Market Classification Review<\/em><\/span>\u00a0pada 23 Juni 2026 yang akan menentukan apakah Indonesia tetap berada dalam kelompok\u00a0<span class=\"s1\"><em>Emerging Market<\/em><\/span>.<\/p>\n<p class=\"p1\">Henan menilai posisi Indonesia masih relatif kuat dibanding sejumlah negara berkembang lainnya. Dari 18 indikator yang digunakan MSCI, hanya dua yang memperoleh penilaian negatif sehingga posisi Indonesia dinilai masih sejalan dengan karakteristik pasar\u00a0<span class=\"s1\"><em>Emerging Market<\/em><\/span>.<\/p>\n<p class=\"p1\">Dari sisi pasar, IHSG dibuka pada level 6.161,46 pada 19 Juni 2026, lebih tinggi dibanding posisi awal pekan di level 6.118,72. Pergerakan tersebut menunjukkan pasar telah mengantisipasi sebagian besar ketidakpastian menjelang rilis laporan MSCI dan kini memasuki fase penyesuaian ulang ekspektasi investor.<\/p>\n<p class=\"p1\">Henan mempertahankan pandangan bahwa pasar saat ini masih berada dalam proses konfirmasi fase normalisasi atau\u00a0<span class=\"s1\"><em>Normalization Phase<\/em><\/span>\u00a0pada Siklus 8, dengan titik terendah (<span class=\"s1\"><em>trough<\/em><\/span>) yang diklaim telah terbentuk pada 8 Juni 2026 di level 5.324,14. Berdasarkan perhitungan historis, target teknikal retracement 50% fase normalisasi berada di level 7.229,42 atau sekitar 17,3% di atas posisi pembukaan IHSG pada 19 Juni.<\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617935\/airlangga-catatan-msci-menegaskan-fundamental-ekonomi-ri-tetap-kuat\">Airlangga: Catatan MSCI Menegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617876\/ojk-akui-dua-aspek-pasar-modal-ri-masih-dapat-nilai-merah-dari-msci\">OJK Akui Dua Aspek Pasar Modal RI Masih Dapat Nilai Merah dari MSCI<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617790\/msci-turunkan-penilaian-indonesia-ini-biang-keroknya\">MSCI Turunkan Penilaian Indonesia, Ini Biang Keroknya!<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\">Lembaga tersebut juga membandingkan kondisi saat ini dengan sejumlah siklus koreksi pasar sebelumnya. Skenario yang dinilai paling positif adalah apabila MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori\u00a0<span class=\"s1\"><em>Emerging Market<\/em><\/span>\u00a0tanpa syarat tambahan, seperti yang terjadi saat Indonesia memperoleh status\u00a0<span class=\"s1\"><em>investment grade<\/em><\/span>\u00a0dari Fitch Ratings pada 2011 yang mempercepat pemulihan pasar saham. Sebaliknya, apabila keputusan MSCI masih menyisakan syarat tambahan atau penundaan, proses normalisasi diperkirakan berlangsung lebih lambat dan lebih bergantung pada perbaikan struktural domestik.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"p1\">Henan menilai hasil review MSCI saat ini setidaknya telah mengurangi ketidakpastian pasar, khususnya terhadap skenario penurunan status Indonesia menjadi\u00a0<span class=\"s1\"><em>Frontier Market<\/em><\/span> yang sebelumnya dikhawatirkan dapat memicu arus keluar dana pasif global. Namun, kepastian arah pasar tetap bergantung pada keputusan klasifikasi yang akan diumumkan MSCI pada 23 Juni mendatang.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read618071\/hasil-review-msci-kurangi-ketidakpastian-arah-ihsg-masih-tunggu-putusan-23-juni\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Hasil\u00a0Global Market Accessibility Review 2026\u00a0yang dirilis Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengubah pandangan terhadap proses normalisasi pasar saham Indonesia. Meski Indonesia memperoleh dua catatan negatif dari 18 kriteria yang dinilai, risiko terburuk berupa penurunan status ke\u00a0Frontier Market\u00a0dinilai berkurang, sementara arah pemulihan pasar masih akan ditentukan melalui keputusan klasifikasi MSCI pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":37581,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-45339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45339"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45339\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37581"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}