{"id":45186,"date":"2026-06-20T17:48:51","date_gmt":"2026-06-20T10:48:51","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/20\/empty-nest-syndrome-dorong-orang-tua-tata-keuangan-pensiun\/"},"modified":"2026-06-20T17:48:51","modified_gmt":"2026-06-20T10:48:51","slug":"empty-nest-syndrome-dorong-orang-tua-tata-keuangan-pensiun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/20\/empty-nest-syndrome-dorong-orang-tua-tata-keuangan-pensiun\/","title":{"rendered":"Empty Nest Syndrome Dorong Orang Tua Tata Keuangan Pensiun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Fenomena empty nest syndrome yang dialami orang tua ketika anak-anak mulai hidup mandiri dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat perencanaan keuangan dan perlindungan kesehatan menjelang masa pensiun.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Selain memunculkan perubahan emosional, fase tersebut juga mendorong orang tua untuk kembali memusatkan perhatian pada kesehatan, kesejahteraan, dan kesiapan finansial mereka sendiri.<\/p>\n<p>Biasanya, kondisi empty nest syndrome ini terjadi saat anak-anak beranjak dewasa dan tidak lagi tinggal bersama orang tua. Perlahan, rasa kesepian, kehilangan rutinitas, hingga kecemasan, terutama bagi orang tua yang selama bertahun-tahun menjadikan pengasuhan anak sebagai pusat aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p>Meski demikian, fase tersebut dinilai sebagai bagian alami dari siklus kehidupan. Tantangan utamanya adalah bagaimana orang tua mampu beradaptasi dan menemukan makna baru setelah anak-anak mulai menjalani kehidupan secara mandiri.<\/p>\n<p>Menyambung kondisi tersebut, Direktur Bisnis Individu IFG Life, Fabiola Noralita, mengatakan bahwa setiap tahap kehidupan memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda, termasuk ketika memasuki fase empty nest.<\/p>\n<p>\u201cSetiap tahap kehidupan memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Memasuki fase empty nest, masyarakat perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun finansial, agar dapat menjalani fase kehidupan berikutnya dengan lebih tenang dan percaya diri,\u201d ujar Fabiola dalam keterangan resmi, Sabtu (20\/6\/2026).<\/p>\n<p>Selain berdampak secara emosional, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan fisik apabila berlangsung dalam jangka panjang. Stres kronis akibat kesepian dan perubahan rutinitas berpotensi memicu gangguan tidur, perubahan pola makan, penurunan energi, hingga melemahnya daya tahan tubuh.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617395\/ifg-life-serahkan-klaim-asuransi-kredit-kepada-ahli-waris-nasabah-bank-sulselbar\">IFG Life Serahkan Klaim Asuransi Kredit kepada Ahli Waris Nasabah Bank Sulselbar<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617338\/perkuat-kepemimpinan-nasional-ifg-kirim-43-talenta-ikuti-program-lemhannas-ri\">Perkuat Kepemimpinan Nasional, IFG Kirim 43 Talenta Ikuti Program Lemhannas RI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di saat yang sama, risiko berbagai penyakit terkait usia seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan gangguan kesehatan lainnya juga meningkat.\u00a0Di tengah situasi tersebut, kesiapan finansial akhirnya menjadi semakin penting karena biaya perawatan kesehatan berpotensi menjadi beban yang signifikan apabila tidak dipersiapkan sejak dini.<\/p>\n<p>Dalam konteks tersebut, perlindungan kesehatan dan jiwa menjadi salah satu instrumen yang dinilai penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga. Maka dari itu, asuransi kesehatan berfungsi mengantisipasi risiko biaya pengobatan yang tidak terduga, sementara asuransi jiwa memberikan perlindungan finansial bagi pasangan maupun keluarga apabila terjadi risiko meninggal dunia.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cPada akhirnya, tujuan perlindungan bukan hanya memberikan manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga membantu masyarakat menjalani hidup dengan lebih tenang dan fokus pada hal-hal yang benar-benar bermakna,\u201d tutup Fabiola.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read618021\/empty-nest-syndrome-dorong-orang-tua-tata-keuangan-pensiun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Fenomena empty nest syndrome yang dialami orang tua ketika anak-anak mulai hidup mandiri dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat perencanaan keuangan dan perlindungan kesehatan menjelang masa pensiun.\u00a0 Selain memunculkan perubahan emosional, fase tersebut juga mendorong orang tua untuk kembali memusatkan perhatian pada kesehatan, kesejahteraan, dan kesiapan finansial mereka sendiri. Biasanya, kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-45186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45186"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45186\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}