{"id":44816,"date":"2026-06-19T16:37:42","date_gmt":"2026-06-19T09:37:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/19\/kasus-ite-kerap-dipakai-tutupi-korupsi-besar\/"},"modified":"2026-06-19T16:37:42","modified_gmt":"2026-06-19T09:37:42","slug":"kasus-ite-kerap-dipakai-tutupi-korupsi-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/19\/kasus-ite-kerap-dipakai-tutupi-korupsi-besar\/","title":{"rendered":"Kasus ITE Kerap Dipakai Tutupi Korupsi Besar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pakar hukum siber sekaligus Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR), Henri Subiakto, mengungkapkan bahwa kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sering kali dijadikan alat untuk menutupi kasus yang lebih besar, termasuk korupsi.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Henri, pasal-pasal dalam UU ITE kerap digunakan bukan semata untuk menegakkan hukum, melainkan melindungi kepentingan pihak-pihak besar yang terjerat kasus korupsi.<\/p>\n<p>&#8220;Kasus-kasus seperti ITE ini sering kali dipakai untuk menutupi kasus besar yang lebih besar daripada ITE. Makanya jangan mudah terperdaya. Oh, ITE \u2014 lihat di belakangnya. Kenapa dia dikenakan ITE?,&#8221; ungkapnya dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip Jumat (19\/6).<\/p>\n<p>&#8220;Biasanya untuk melindungi kekuatan orang besar atau melindungi perbuatan-perbuatan yang terkait dengan banyak orang korupsi besar gitu ya, kalo korupsi kecil malah enggak, gak kena ITE,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Henri saat menutup diskusi bersama pakar hukum tata negara Refly Harun yang membahas kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).<\/p>\n<p>Dalam kasus tersebut, Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa dijerat pasal berlapis dalam UU ITE, di antaranya:<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617916\/prabowo-harus-turun-tangan-korban-kasus-ijazah-jokowi-bukan-hanya-roy-suryo-cs\">Prabowo Harus Turun Tangan, Korban Kasus Ijazah Jokowi Bukan Hanya Roy Suryo Cs<\/a><\/strong><\/p>\n<p>1. Pasal 35 UU ITE: Dugaan manipulasi data elektronik atau penciptaan informasi elektronik agar seolah-olah otentik. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.<\/p>\n<p>2. Pasal 32 ayat (1) UU ITE: Dugaan mengubah, menambah, mengurangi, atau mentransmisikan informasi elektronik milik orang lain tanpa hak.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>3. Pasal 27A dan Pasal 28 UU ITE: Larangan penyebaran konten bermuatan pencemaran nama baik, fitnah, serta ujaran kebencian di ruang digital.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617925\/bahas-kasus-roy-suryo-cs-henri-subiakto-kasus-ite-kerap-dipakai-tutupi-korupsi-besar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pakar hukum siber sekaligus Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR), Henri Subiakto, mengungkapkan bahwa kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sering kali dijadikan alat untuk menutupi kasus yang lebih besar, termasuk korupsi. Menurut Henri, pasal-pasal dalam UU ITE kerap digunakan bukan semata untuk menegakkan hukum, melainkan melindungi kepentingan pihak-pihak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40117,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-44816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44816"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44816\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}