{"id":43435,"date":"2026-06-16T19:48:43","date_gmt":"2026-06-16T12:48:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/16\/janji-kdm-gratiskan-sekolah-swasta-untuk-70-ribu-siswadprd-jabar-singgung-keadilan-anggaran\/"},"modified":"2026-06-16T19:48:43","modified_gmt":"2026-06-16T12:48:43","slug":"janji-kdm-gratiskan-sekolah-swasta-untuk-70-ribu-siswadprd-jabar-singgung-keadilan-anggaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/16\/janji-kdm-gratiskan-sekolah-swasta-untuk-70-ribu-siswadprd-jabar-singgung-keadilan-anggaran\/","title":{"rendered":"Janji KDM Gratiskan Sekolah Swasta untuk 70 Ribu Siswa,DPRD Jabar Singgung Keadilan Anggaran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 \u00a0Di tengah rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggratiskan biaya sekolah swasta bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Maulana Yusuf mempertanyakan kejelasan nasib bantuan pendidikan bagi siswa miskin di sekolah swasta.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjamin aspek pembiayaan bagi warga terdampak keterbatasan daya tampung SMA\/SMK negeri agar tetap dapat mengenyam pendidikan di sekolah swasta.<\/p>\n<p>\u201cBagi yang tidak berkesempatan terpetakan di sekolah negeri, masih ada sekolah swasta. Bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjamin biaya pendidikan gratis untuk anak-anak miskin di sekolah-sekolah swasta,\u201d ujar Dedi Mulyadi<\/p>\n<p>Namun, Maulana Yusuf menyoroti hilangnya anggaran beasiswa yang sebelumnya telah dibahas bersama DPRD dalam penyusunan APBD 2026.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebenarnya telah memiliki skema bantuan bagi siswa sekolah swasta. Pada 2024, anggaran bantuan pendidikan untuk sekolah swasta mencapai Rp595,6 miliar. Anggaran tersebut kemudian berlanjut pada 2025 dengan nilai sekitar Rp563 miliar.<\/p>\n<p>Menurut Maulana, bantuan tersebut sangat membantu sekolah swasta, terutama di daerah pelosok, untuk menekan biaya pendidikan, bahkan menggratiskan sekolah bagi sebagian siswa.<\/p>\n<p>Dalam pembahasan anggaran 2026, kata dia, sempat disepakati bantuan bagi masyarakat miskin yang bersekolah di swasta dalam bentuk beasiswa senilai sekitar Rp130 miliar.<\/p>\n<p>\u201cSayangnya, sekitar Februari 2026, anggaran Rp130 miliar tersebut justru dihapus dalam pergeseran anggaran. Sampai hari ini, nasib masyarakat miskin yang bersekolah di swasta belum jelas,\u201d ujarnya saat dihubungi Selasa (16\/6\/2026)<\/p>\n<p>Maulana menegaskan, persoalan pendidikan bukan semata-mata soal tersedia atau tidaknya anggaran, melainkan menyangkut keberpihakan pemerintah dalam menentukan prioritas kebijakan.<\/p>\n<p>\u201cKalau soal anggaran, sebenarnya selalu ada. Tinggal bagaimana kebijakan pemerintah menentukan prioritasnya dan kepada siapa keberpihakan itu diberikan,\u201d kata Maulana.<\/p>\n<p>Ia pun mempertanyakan keadilan kebijakan yang kini berfokus pada sekitar 70 ribu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, sementara kepastian bantuan bagi masyarakat miskin yang telah bersekolah di swasta belum juga diperjelas.<\/p>\n<p>\u201cMau dianggarkan kembali sebesar Rp600 miliar, bisa. Mau diturunkan menjadi Rp250 miliar, bisa. Mau menjadi Rp130 miliar, juga bisa. Bahkan mau dinaikkan menjadi Rp171 miliar hanya untuk 70 ribu siswa pun bisa. Tetapi pertanyaannya, apakah kebijakan tersebut sudah adil?\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/218930\/janji-kdm-gratiskan-sekolah-swasta-untuk-70-ribu-siswadprd-jabar-singgung-keadilan-anggaran\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 \u00a0Di tengah rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggratiskan biaya sekolah swasta bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Maulana Yusuf mempertanyakan kejelasan nasib bantuan pendidikan bagi siswa miskin di sekolah swasta. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjamin aspek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-43435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}