{"id":43342,"date":"2026-06-16T16:37:43","date_gmt":"2026-06-16T09:37:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/16\/rupiah-menguat-gara-gara-mbg-distop-benarkah\/"},"modified":"2026-06-16T16:37:43","modified_gmt":"2026-06-16T09:37:43","slug":"rupiah-menguat-gara-gara-mbg-distop-benarkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/16\/rupiah-menguat-gara-gara-mbg-distop-benarkah\/","title":{"rendered":"Rupiah Menguat Gara-gara MBG Distop, Benarkah?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Platform X tengah ramai membicarakan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kini berada di kisaran Rp17.700-an disebut-sebut akibat penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Keputusan penghentian tersebut diumumkan langsung oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN0, Agustina Arumsari, di Kompleks Parlemen pada Senin (15\/6\/2026).<\/p>\n<p>\u201cEmbege distop beberapa hari aja udah begini apalagi selamanya,\u201d tulis akun X @mysha**** sembari mengunggah tangkapan layar kurs rupiah di Rp17.675 per dolar AS.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21863669784\/WartaEkonomi\/wartaekonomi.co.id\/mid_display_1 --><\/p>\n<p>Sejumlah warganet ikut berkomentar, bahkan ada yang berharap MBG diberhentikan permanen. \u201cBisa gak sih selamanya wkwk,\u201d tulis akun ardi***.<\/p>\n<p>Namun mantan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai narasi tersebut ngawur.<\/p>\n<p>&#8220;Rupiah menguat bukan karena MBG di-stop, ini narasi ngarang. Kemarin BI naikin suku bunga 25 bps ke 5,5%, inflow asing masuk deras,&#8221; tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa 916\/6).<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa narasi\u00a0 \u201cMBG distop \u2192 rupiah langsung kuat\u201d adalah korelasi palsu (post hoc fallacy)..<\/p>\n<p>&#8220;Mirip bilang \u201caku pakai baju merah hari ini, rupiah naik \u2192 baju merah bikin rupiah kuat selamanya,&#8221; sindirnya.<\/p>\n<p>Banyak komentar di cuitan tersebut justru percaya narasi itu, padahal penguatan rupiah lebih dipengaruhi kebijakan moneter Bank Indonesia (BI), bukan program makan siang.<\/p>\n<p>Informasi tambahani, sinergi kebijakan Pemerintah dan BI berhasil meredam kepanikan pasar dan memicu penguatan rupiah kembali ke kisaran Rp17.700-an, setelah sempat terpuruk ke rekor terburuk Rp18.209 pada awal Juni 2026.<\/p>\n<p>Berikut kebijakan utama yang menyelamatkan rupiah:<\/p>\n<p>1. Kenaikan suku bunga beruntun: Bank Indonesia secara agresif menaikkan BI-Rate sebesar 50 bps pada Mei, dilanjutkan kenaikan 25 bps lagi pada 9 Juni 2026 menjadi 5,50% untuk menarik kembali modal asing.<\/p>\n<p>2. Aturan Ketat Devisa Hasil Ekspor (DHE): Pemerintah menerapkan aturan baru per 1 Juni 2026 yang mewajibkan eksportir Sumber Daya Alam (SDA) menempatkan 100 persen devisa mereka di dalam negeri demi mengamankan pasokan dolar AS.<\/p>\n<p>3. Derasnya Aliran Modal Masing: Insentif tinggi pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) sukses menarik dana asing masuk sebesar Rp15,11 triliun hanya dalam satu lelang pada 10 Juni 2026.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617216\/bakal-ada-efisiensi-anggaran-bgn-isyaratkan-anak-sma-high-class-tak-dapat-mbg\">Bakal Ada Efisiensi Anggaran, BGN Isyaratkan Anak SMA &#8216;High Class&#8217; Tak Dapat MBG<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617207\/tak-ada-lagi-rp6-juta-per-hari-insentif-dapur-mbg-kini-bakal-dihitung-berdasarkan-jumlah-porsi\">Tak Ada Lagi Rp6 Juta Per Hari, Insentif Dapur MBG Kini Bakal Dihitung Berdasarkan Jumlah Porsi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>4. Diversifikasi Non-Dolar (Panda Bonds): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi rencana penerbitan Panda Bonds di pasar Tiongkok untuk mengurangi ketergantungan perdagangan nasional terhadap mata uang dolar AS.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>5. Pendanaan Lewat Danantara: Kepercayaan investor global diperkuat oleh keberhasilan penawaran perdana obligasi internasional Danantara yang berhasil menggaet dana senilai Rp26,9 triliun.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read617226\/ramai-di-x-rupiah-menguat-gara-gara-mbg-distop-benarkah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Platform X tengah ramai membicarakan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kini berada di kisaran Rp17.700-an disebut-sebut akibat penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan penghentian tersebut diumumkan langsung oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN0, Agustina Arumsari, di Kompleks Parlemen pada Senin (15\/6\/2026). \u201cEmbege distop beberapa hari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34957,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-43342","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43342"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43342\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}