{"id":42139,"date":"2026-06-14T02:46:56","date_gmt":"2026-06-13T19:46:56","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/14\/harga-tiket-selangit-penonton-piala-dunia-2026-dicurigai-cuma-hasil-rekayasa-fifa\/"},"modified":"2026-06-14T02:46:56","modified_gmt":"2026-06-13T19:46:56","slug":"harga-tiket-selangit-penonton-piala-dunia-2026-dicurigai-cuma-hasil-rekayasa-fifa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/14\/harga-tiket-selangit-penonton-piala-dunia-2026-dicurigai-cuma-hasil-rekayasa-fifa\/","title":{"rendered":"Harga Tiket Selangit, Penonton Piala Dunia 2026 Dicurigai Cuma Hasil Rekayasa FIFA"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Polemik harga tiket Piala Dunia 2026 kini merembet menjadi tudingan serius terhadap FIFA. Federasi sepak bola dunia itu dituduh merekayasa jumlah penonton setelah laga Grup A antara Korea Selatan dan Ceko di Stadion Guadalajara memperlihatkan sejumlah kursi kosong meski angka kehadiran resmi nyaris mencapai kapasitas penuh.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>FIFA mencatat pertandingan yang berlangsung Kamis (11\/6\/2026) itu dihadiri 44.985 penonton dari total kapasitas Stadion Guadalajara sebanyak 46.000 kursi. Namun, klaim tersebut langsung dipertanyakan publik setelah foto-foto dari dalam stadion menunjukkan beberapa bagian tribun tampak tidak terisi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616893\/tak-hanya-wasit-dan-jurnalis-ini-sasaran-terbaru-aturan-ketat-amerika-di-piala-dunia-2026\">Tak Hanya Wasit dan Jurnalis, Ini Sasaran Terbaru Aturan Ketat Amerika di Piala Dunia 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/26225854,21863669784\/WartaEkonomi\/wartaekonomi.co.id\/mid_display_1 --><\/p>\n<p>Sorotan ini muncul di tengah kritik terhadap harga tiket Piala Dunia 2026 yang dinilai terlalu mahal dan membuat banyak suporter kesulitan hadir langsung di stadion.<\/p>\n<p>Menanggapi tudingan tersebut, FIFA membantah telah memanipulasi data kehadiran penonton. Organisasi itu menegaskan angka resmi didasarkan pada data operasional, bukan penilaian visual dari kondisi tribun pada momen tertentu selama pertandingan.<\/p>\n<p>&#8220;Angka kehadiran resmi mencerminkan jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang hadir di dalam area stadion, bukan berdasarkan penilaian visual terhadap keterisian kursi pada momen tertentu selama pertandingan,&#8221; tulis FIFA dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu (14\/6).<\/p>\n<p>FIFA juga memberikan penjelasan mengenai adanya kursi kosong yang tertangkap kamera. Menurut mereka, sebagian pemegang tiket tidak berada di tempat duduk masing-masing sepanjang pertandingan karena memilih berdiri di area concourse atau lorong stadion.<\/p>\n<p>&#8220;Selama pertandingan di Guadalajara, beberapa pemegang tiket terlihat berdiri di area concourse alih-alih tetap berada di kursi yang telah ditentukan sepanjang pertandingan,&#8221; lanjut FIFA.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk klarifikasi, FIFA turut merilis foto Stadion Guadalajara yang tampak penuh sesaat sebelum pertandingan dimulai.<\/p>\n<p>Kontroversi ini semakin memperkuat perdebatan soal kebijakan harga tiket Piala Dunia 2026. Sehari sebelum turnamen dibuka, Presiden FIFA, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Gianni Infantino<\/span>, sempat mendapat pertanyaan terkait harga tiket yang dianggap kurang ramah bagi suporter.<\/p>\n<p>Meski demikian, Infantino mengklaim antusiasme publik terhadap turnamen tetap sangat tinggi. FIFA mencatat lebih dari enam juta lembar tiket telah terjual untuk seluruh pertandingan Piala Dunia 2026.<\/p>\n<p>Pada hari pertama penyelenggaraan, laga pembuka antara <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Mexico<\/span> melawan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">South Africa<\/span> di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Estadio Azteca<\/span> bahkan berhasil menarik 80.824 penonton. Tuan rumah Meksiko menang 2-0 melalui gol <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Juli\u00e1n Qui\u00f1ones<\/span> dan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Ra\u00fal Jim\u00e9nez<\/span>.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616896\/isi-perjanjian-bocor-selat-hormuz-hingga-dana-rp427-triliun-jadi-batu-sandungan-damai-amerika-iran\">Isi Perjanjian Bocor! Selat Hormuz hingga Dana Rp427 Triliun Jadi Batu Sandungan Damai Amerika-Iran<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Namun, munculnya kursi kosong di Guadalajara membuat perdebatan lama kembali mengemuka: apakah mahalnya tiket mulai memengaruhi tingkat okupansi stadion dan memaksa FIFA bekerja keras menjelaskan data kehadiran penonton di Piala Dunia 2026.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616902\/harga-tiket-selangit-penonton-piala-dunia-2026-dicurigai-cuma-hasil-rekayasa-fifa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Polemik harga tiket Piala Dunia 2026 kini merembet menjadi tudingan serius terhadap FIFA. Federasi sepak bola dunia itu dituduh merekayasa jumlah penonton setelah laga Grup A antara Korea Selatan dan Ceko di Stadion Guadalajara memperlihatkan sejumlah kursi kosong meski angka kehadiran resmi nyaris mencapai kapasitas penuh. FIFA mencatat pertandingan yang berlangsung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-42139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42139"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42139\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}