{"id":42136,"date":"2026-06-14T02:36:28","date_gmt":"2026-06-13T19:36:28","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/14\/tak-hanya-wasit-dan-jurnalis-ini-sasaran-terbaru-aturan-ketat-amerika-di-piala-dunia-2026\/"},"modified":"2026-06-14T02:36:28","modified_gmt":"2026-06-13T19:36:28","slug":"tak-hanya-wasit-dan-jurnalis-ini-sasaran-terbaru-aturan-ketat-amerika-di-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/14\/tak-hanya-wasit-dan-jurnalis-ini-sasaran-terbaru-aturan-ketat-amerika-di-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"Tak Hanya Wasit dan Jurnalis, Ini Sasaran Terbaru Aturan Ketat Amerika di Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Menjelang Piala Dunia 2026, Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah menerapkan kebijakan imigrasi yang dinilai semakin ketat dan tidak biasa. Kali ini, sasaran terbaru pemerintah AS adalah para influencer dan kreator konten asing.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pemerintah melalui Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) memperingatkan bahwa influencer yang datang menggunakan visa turis dan memperoleh pendapatan dari pembuatan konten selama berada di AS dapat dianggap bekerja secara ilegal.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616663\/hampir-tak-mungkin-upaya-donald-trump-akhiri-perang-iran-amerika-bisa-digagalkan-manuver-israel\">&#8216;Hampir Tak Mungkin,&#8217; Upaya Donald Trump Akhiri Perang Iran-Amerika Bisa Digagalkan Manuver Israel<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/26225854,21863669784\/WartaEkonomi\/wartaekonomi.co.id\/mid_display_1 --><\/p>\n<p>Kebijakan ini menambah daftar kontroversi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Negeri Paman Sam. Sebelumnya, International Sports Press Association telah mengkritik kebijakan visa AS yang dinilai menyulitkan sejumlah jurnalis olahraga internasional.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, Wasit asal Somalia, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Omar Abdulkadir Artan<\/span> juga dilaporkan ditolak masuk ke Amerika Serikat menjelang turnamen. Sementara pada 2025, Kreator TikTok <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Khaby Lame<\/span> sempat ditahan otoritas imigrasi di Las Vegas karena diduga melebihi masa berlaku visanya.<\/p>\n<p>Kini, influencer dari berbagai negara menjadi kelompok terbaru yang berpotensi terkena pembatasan.<\/p>\n<p>Pemerintah AS menyatakan visa B-2 tidak dapat digunakan untuk membuat konten yang menghasilkan uang melalui platform seperti YouTube, TikTok, Instagram, maupun Facebook. Bahkan, bekerja untuk perusahaan media saat menggunakan visa turis juga dianggap sebagai pelanggaran.<\/p>\n<p>Di sisi lain, otoritas imigrasi AS juga telah memastikan bahwa <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Immigration and Customs Enforcement<\/span> akan membantu pengamanan seluruh venue Piala Dunia 2026, sejalan dengan kebijakan penegakan imigrasi yang tengah diperketat.<\/p>\n<p>Rangkaian kebijakan tersebut memunculkan pertanyaan baru mengenai kesiapan Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia. Di tengah upaya FIFA menjadikan Piala Dunia sebagai pesta global yang inklusif, Washington justru semakin gencar menerapkan pendekatan keamanan dan imigrasi yang ketat.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616660\/kita-saksikan-perubahan-besar-ini-tanda-jelas-akhir-perang-iran-amerika-sudah-di-depan-mata\">&#8216;Kita Saksikan Perubahan Besar,&#8217; Ini Tanda Jelas Akhir Perang Iran-Amerika Sudah di Depan Mata<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Akibatnya, menjelang kick-off Piala Dunia 2026, sorotan terhadap Amerika Serikat tidak hanya tertuju pada persiapan stadion dan pertandingan, tetapi juga pada serangkaian kebijakan kontroversial yang menyasar jurnalis, wasit, hingga influencer asing.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616893\/tak-hanya-wasit-dan-jurnalis-ini-sasaran-terbaru-aturan-ketat-amerika-di-piala-dunia-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Menjelang Piala Dunia 2026, Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah menerapkan kebijakan imigrasi yang dinilai semakin ketat dan tidak biasa. Kali ini, sasaran terbaru pemerintah AS adalah para influencer dan kreator konten asing. Pemerintah melalui Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":37763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-42136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}