{"id":41634,"date":"2026-06-12T13:50:24","date_gmt":"2026-06-12T06:50:24","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/12\/laba-bersih-bank-mandiri-naik-1863-jadi-rp2332-triliun-per-mei-2026\/"},"modified":"2026-06-12T13:50:24","modified_gmt":"2026-06-12T06:50:24","slug":"laba-bersih-bank-mandiri-naik-1863-jadi-rp2332-triliun-per-mei-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/12\/laba-bersih-bank-mandiri-naik-1863-jadi-rp2332-triliun-per-mei-2026\/","title":{"rendered":"Laba Bersih Bank Mandiri Naik 18,63% Jadi Rp23,32 Triliun per Mei 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp23,32 triliun hingga Mei 2026. Capaian tersebut tumbuh 18,63% secara tahunan (year on year\/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp19,65 triliun.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan ekspansi bisnis perseroan yang tercermin dari total aset yang meningkat menjadi Rp2.306,27 triliun per Mei 2026.\u00a0<\/p>\n<p>Dari sisi intermediasi, Bank Mandiri menyalurkan kredit sebesar Rp1.579,94 triliun hingga akhir Mei 2026. Realisasi tersebut tumbuh 20,64% yoy dan jauh melampaui pertumbuhan kredit industri perbankan sebesar 9,98 persen.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21863669784\/WartaEkonomi\/wartaekonomi.co.id\/mid_display_1 --><\/p>\n<p>Pertumbuhan kredit tersebut turut mendongkrak pendapatan bunga menjadi Rp52,77 triliun atau naik 5,77% yoy. Di sisi lain, beban bunga turun 1,54% menjadi Rp17,91 triliun, melanjutkan tren penurunan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.<\/p>\n<p>Dengan kondisi tersebut, Bank Mandiri berhasil mencatat pendapatan bunga bersih (net interest income\/NII) sebesar Rp34,86 triliun selama lima bulan pertama tahun ini.<\/p>\n<p>Meski demikian, margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) mengalami moderasi ke level 3,98%. Bank Mandiri menjaga profitabilitas dengan target NIM secara konsolidasi berada pada kisaran 4,6% hingga 4,8% hingga akhir 2026.<\/p>\n<p>Bank Mandiri mencatat komisi, provisi, fee, dan administrasi sebesar Rp9,36 triliun. Perseroan juga memperoleh pendapatan lainnya sebesar Rp2,33 triliun serta keuntungan dari penjabaran transaksi valuta asing sebesar Rp1,46 triliun.<\/p>\n<p>Dari sisi kualitas aset, rasio biaya kredit atau cost of credit (CoC) tetap terjaga rendah. Pada periode Januari-Mei 2026, CoC tercatat 0,50%, sementara secara bulanan pada Mei berada di level 0,54%. Angka tersebut masih lebih baik dibandingkan target perseroan yang berada pada rentang 0,6% hingga 0,8% sepanjang tahun ini.<\/p>\n<p>Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Total DPK yang terdiri dari giro, tabungan, dan deposito mencapai Rp1.716,32 triliun atau meningkat 22,02% yoy.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616242\/bi-rate-naik-jadi-550-bank-mandiri-hati-hati-sesuaikan-suku-bunga-kredit-dan-simpanan\">\u200bBI-Rate Naik Jadi 5,50%, Bank Mandiri Hati-Hati Sesuaikan Suku Bunga Kredit dan Simpanan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read615996\/kuasai-35-persen-pasar-bank-mandiri-jadi-pemimpin-pembiayaan-hijau-nasional\">Kuasai 35 Persen Pasar, Bank Mandiri Jadi Pemimpin Pembiayaan Hijau Nasional<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n<p>Secara rinci, saldo giro tumbuh 14,32% menjadi Rp663,76 triliun. Tabungan meningkat 9,20% menjadi Rp558,75 triliun. Adapun deposito mencatat pertumbuhan paling tinggi, melonjak 57,01% yoy menjadi Rp493,79 triliun.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Lonjakan dana deposito tersebut membuat rasio dana murah atau current account saving account (CASA) mengalami penyesuaian menjadi 71,23% per Mei 2026. Meski turun dibandingkan periode sebelumnya, level CASA tersebut masih mencerminkan struktur pendanaan yang kuat dan menjadi salah satu penopang biaya dana Bank Mandiri.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read616684\/laba-bersih-bank-mandiri-naik-1863-jadi-rp2332-triliun-per-mei-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp23,32 triliun hingga Mei 2026. Capaian tersebut tumbuh 18,63% secara tahunan (year on year\/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp19,65 triliun. Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan ekspansi bisnis perseroan yang tercermin dari total aset yang meningkat menjadi Rp2.306,27 triliun per [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41635,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-41634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41634"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41634\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}