{"id":40238,"date":"2026-06-08T11:04:05","date_gmt":"2026-06-08T04:04:05","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/08\/bi-catat-uang-primer-tumbuh-142-pada-mei-2026-jadi-rp2-2322-triliun\/"},"modified":"2026-06-08T11:04:05","modified_gmt":"2026-06-08T04:04:05","slug":"bi-catat-uang-primer-tumbuh-142-pada-mei-2026-jadi-rp2-2322-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/08\/bi-catat-uang-primer-tumbuh-142-pada-mei-2026-jadi-rp2-2322-triliun\/","title":{"rendered":"BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2% pada Mei 2026, Jadi Rp2.232,2 Triliun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (<em>adjusted base money<\/em>\/<em>M0 adjusted<\/em>) pada pada Mei 2026 tumbuh 14,2% secara tahunan (<em>year on year<\/em>\/yoy) menjadi Rp2.232,2 triliun. Angka itu tumbuh melambat dibandingkan April 2026 sebesar 14,3% (yoy).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan pertumbuhan uang primer didorong oleh kenaikan giro bank umum di Bank Indonesia serta pertumbuhan uang kartal yang beredar di masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPerkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 17,4% (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 15,8% (yoy),\u201d kata Denny dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (8\/6\/2026).\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21863669784\/WartaEkonomi\/wartaekonomi.co.id\/mid_display_1 --><\/p>\n<p>Menurut Denny, perhitungan pertumbuhan M0 Adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas yang dilakukan Bank Indonesia melalui kebijakan pengendalian moneter.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Uang Primer (M0) Adjusted merupakan indikator yang menggambarkan perkembangan uang primer setelah mengisolasi dampak penurunan giro bank di Bank Indonesia akibat pemberian insentif likuiditas.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read615721\/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-us1449-miliar-pada-mei-2026\">Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$144,9 Miliar pada Mei 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read612943\/bi-catat-uang-beredar-tembus-rp10253-triliun-pada-april-2026\">BI Catat Uang Beredar Tembus Rp10.253 Triliun pada April 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dengan pendekatan tersebut, perkembangan likuiditas di perekonomian dapat tercermin secara lebih akurat tanpa terdistorsi oleh kebijakan insentif yang diberikan kepada perbankan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Mulai Januari 2025, Bank Indonesia melakukan penyesuaian perhitungan M0 adjusted untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan uang primer dan pengaruh dari kebijakan likuiditas yang dilakukan oleh Bank Indonesia.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read615724\/bi-catat-uang-primer-tumbuh-142-pada-mei-2026-jadi-rp22322-triliun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (adjusted base money\/M0 adjusted) pada pada Mei 2026 tumbuh 14,2% secara tahunan (year on year\/yoy) menjadi Rp2.232,2 triliun. Angka itu tumbuh melambat dibandingkan April 2026 sebesar 14,3% (yoy). Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan pertumbuhan uang primer didorong oleh kenaikan giro bank umum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39474,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-40238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40238"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40238\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}