{"id":39497,"date":"2026-06-05T20:49:25","date_gmt":"2026-06-05T13:49:25","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/05\/tak-tega-naikan-harga-makanan-pedagang-warteg-bandung-pilih-korbankan-keuntungan\/"},"modified":"2026-06-05T20:49:25","modified_gmt":"2026-06-05T13:49:25","slug":"tak-tega-naikan-harga-makanan-pedagang-warteg-bandung-pilih-korbankan-keuntungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/05\/tak-tega-naikan-harga-makanan-pedagang-warteg-bandung-pilih-korbankan-keuntungan\/","title":{"rendered":"Tak Tega Naikan Harga Makanan, Pedagang Warteg Bandung Pilih Korbankan Keuntungan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Aroma bumbu yang sedang ditumis masih tercium dari dapur Warteg Sumber jaya di Jalan Tamansari, Kota Bandung. Di balik kesibukan menyiapkan menu harian, pemilik warteg, Sopro (60), harus menghadapi kenyataan pahit harga bahan pokok terus naik, sementara harga makanan yang dijual tetap dipertahankan.<\/p>\n<p>Bagi Sopro, menaikkan harga bukan pilihan mudah. Sebagian besar pelanggan wartegnya merupakan mahasiswa dan pekerja yang mengandalkan makanan dengan harga terjangkau.<\/p>\n<p>\u201cPasti ada dampaknya. Soalnya sekarang beras sudah naik, cabe naik, Plastik juga naik. Ya bahan-bahan pokok naiklah di pasar. Makanya kalau bisa pemerintah harus benar-benar melakukan pengawasan kepada pasar \u201d ujar Sopro saat ditemui di kedainya Jum\u2019at ( 5\/6\/2026)<\/p>\n<p>Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada beras dan cabai. Berbagai bahan bumbu dapur yang menjadi kunci cita rasa masakan warteg juga ikut terdampak. Berbeda dengan sebagian pelaku usaha yang menggunakan bumbu instan, Sopro memilih meracik seluruh bumbu sendiri demi menjaga kualitas masakan.<\/p>\n<p>Mulai dari cabai, bawang, kemiri, kunyit, jahe, hingga lengkuas diolah secara mandiri. Bahkan, bahan-bahan tersebut dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu sebelum digiling dan dimasak.<\/p>\n<p>\u201cKalau saya tidak pernah beli bumbu jadi. Semuanya bikin sendiri supaya lebih higienis dan tahu bahannya. Lengkuas, jahe, kunyit, kemiri semua dicuci lagi. Jadi kita tahu kebersihannya,\u201d katanya.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-218498\" src=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4-1200x675.webp\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4-1200x675.webp 1200w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4-768x432.webp 768w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4-1536x864.webp 1536w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4-150x84.webp 150w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4-450x253.webp 450w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/c349dd26-7f6b-4d88-ae94-1a19604c0de4.webp 1600w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\"\/><\/p>\n<p>Namun menjaga kualitas itu kini membutuhkan biaya lebih besar. Harga cabai rawit yang mencapai Rp80 ribu per kilogram membuat biaya produksi meningkat hampir setiap hari. Sementara harga beras yang biasa dibelinya juga mengalami kenaikan.<\/p>\n<p>\u201cBeras satu kuintal sebelumnya Rp1.570.000, sekarang naik sekitar Rp35 ribu per kuintalnya. Cabe rawit sekarang Rp80 ribu per kilogram,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski biaya produksi meningkat, Sopro tetap berusaha mempertahankan harga menu. Akibatnya, keuntungan yang biasanya diperoleh setiap hari mengalami penurunan cukup signifikan.<\/p>\n<p>\u201cKita enggak menaikkan harga. Jadi laba kita yang berkurang. Kalau umpamanya yang biasa dapat Rp100 ribu, sekarang mungkin hanya Rp70 ribu. Pemasukan jelas berkurang,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia juga memastikan porsi makanan yang disajikan kepada pelanggan tidak banyak berubah meski keuntungan semakin menipis.<\/p>\n<p>\u201cUntuk di porsi kita masih sama meski laba kita berkurang\u201d Ungkapnya<\/p>\n<p>Sopro yang telah berjualan selama hampir 25 tahun mengaku kondisi saat ini menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapinya sejak pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cSaya merasa kenaikan harga ini lebih -lebih dari Covid yaa, Sangat terasa sekali tahun ini, apalagi habis Lebaran kemarin benar-benar semuanya serba naik.\u201d Ujarnya<\/p>\n<p>Di tengah kondisi tersebut, loyalitas pelanggan menjadi alasan utama dirinya tetap bertahan. Salah satunya Arif (21), mahasiswa yang hampir setiap hari makan di warteg tersebut karena harganya masih terjangkau dibanding tempat makan lain di sekitar kampus.<\/p>\n<p>Menurut Arif, kenaikan harga bahan pokok memang sulit dihindari, namun ia mengapresiasi keputusan warteg yang tidak langsung menaikkan harga makanan.<\/p>\n<p>\u201cKalau dibanding tempat lain, di sini masih terjangkau. Sebagai mahasiswa tentu sangat membantu karena uang makan juga terbatas,\u201d katanya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_218499\" aria-describedby=\"caption-attachment-218499\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-218499\" src=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a-1200x675.webp\" alt=\"Berbagai Macam Menu Warteg Sumber Jaya\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a-1200x675.webp 1200w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a-768x432.webp 768w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a-1536x864.webp 1536w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a-150x84.webp 150w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a-450x253.webp 450w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a49bc415-ef48-4e0c-8353-fcf57b981d6a.webp 1600w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\"\/><figcaption id=\"caption-attachment-218499\" class=\"wp-caption-text\">Berbagai Macam Menu Warteg Sumber Jaya<\/figcaption><\/figure>\n<p>Hal serupa disampaikan Fuzia (22), mahasiswa yang telah menjadi pelanggan Warteg Sumberjaya selama beberapa tahun terakhir. Ia mengaku memahami kondisi pedagang yang harus menghadapi kenaikan harga bahan baku.<\/p>\n<p>\u201cKalau harga bahan pokok naik pasti pedagang juga terdampak. Saya senang karena sampai sekarang harga makanannya masih cukup ramah di kantong mahasiswa, dan juga warteg disini bersih\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Bagi Sopro, harapan terbesar saat ini adalah adanya pengawasan harga yang lebih ketat dari pemerintah agar kenaikan bahan pokok tidak semakin membebani pedagang kecil.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya semuanya bisa berjalan lancar. Pemerintah juga memperhatikan orang-orang yang di bawah kami selalu rakyat kecil, Tolong juga pasar selalu dikontrol supaya harga tidak terlalu tinggi.\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/218495\/tak-tega-naikan-harga-makanan-pedagang-warteg-bandung-pilih-korbankan-keuntungan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Aroma bumbu yang sedang ditumis masih tercium dari dapur Warteg Sumber jaya di Jalan Tamansari, Kota Bandung. Di balik kesibukan menyiapkan menu harian, pemilik warteg, Sopro (60), harus menghadapi kenyataan pahit harga bahan pokok terus naik, sementara harga makanan yang dijual tetap dipertahankan. Bagi Sopro, menaikkan harga bukan pilihan mudah. Sebagian besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39498,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-39497","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39497"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39497\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}