{"id":38528,"date":"2026-06-01T22:46:09","date_gmt":"2026-06-01T15:46:09","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/01\/norwegia-kalahkan-kanada-untuk-raih-medali-hoki-es-bersejarah\/"},"modified":"2026-06-01T22:46:09","modified_gmt":"2026-06-01T15:46:09","slug":"norwegia-kalahkan-kanada-untuk-raih-medali-hoki-es-bersejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/06\/01\/norwegia-kalahkan-kanada-untuk-raih-medali-hoki-es-bersejarah\/","title":{"rendered":"Norwegia Kalahkan Kanada untuk Raih Medali Hoki Es Bersejarah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Tim nasional Norwegia mencetak sejarah dengan meraih medali pertama mereka di Kejuaraan Dunia <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/hoki-es\">Hoki Es<\/a> Putra.<\/p>\n<p>Mereka mengalahkan Kanada 3-2 melalui perpanjangan waktu dalam pertandingan perebutan medali perunggu, Minggu (31\/5) waktu setempat.<\/p>\n<p>Gol penentu kemenangan dicetak oleh Noah Steen pada menit ke-3:32 babak overtime, sekaligus memastikan Norwegia mengakhiri turnamen dengan pencapaian terbaik sepanjang sejarah mereka.<\/p>\n<p>Sebelum edisi tahun ini, hasil tertinggi Norwegia di kejuaraan dunia hanyalah peringkat keempat yang diraih pada 1951.<\/p>\n<p>Kemenangan atas salah satu raksasa hoki dunia tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga hoki es di negara Skandinavia itu.<\/p>\n<p>Norwegia sempat berada di ambang kemenangan pada waktu normal setelah unggul 2-0 hingga menit-menit akhir pertandingan.<\/p>\n<p>Namun, Kanada menunjukkan daya juang tinggi dan berhasil memaksakan overtime lewat dua gol dramatis dalam 76 detik terakhir.<\/p>\n<p>Penyerang Norwegia, Emilio Pettersen, membuka keunggulan timnya pada periode pertama. Keunggulan itu kemudian digandakan oleh Stian Solberg melalui tembakan yang berubah arah pada periode kedua.<\/p>\n<p>Kanada yang terus menekan sepanjang pertandingan kesulitan menembus pertahanan rapat Norwegia.<\/p>\n<p>Penampilan gemilang penjaga gawang Henrik Haukeland menjadi faktor utama, dengan total 44 penyelamatan yang ia lakukan.<\/p>\n<p>Saat waktu tersisa kurang dari dua menit, Kanada menarik kiper mereka, Jet Greaves, demi menambah jumlah pemain menyerang di atas es.<\/p>\n<p>Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Robert Thomas mencetak gol dari area slot tanpa assist pada sisa waktu 1 menit 16 detik untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.<\/p>\n<p>Drama berlanjut hanya delapan detik sebelum sirene akhir berbunyi.<\/p>\n<p>Kapten Kanada, Macklin Celebrini, bersama Ryan O&#8217;Reilly, menciptakan peluang yang kembali diselesaikan Thomas menjadi gol penyama kedudukan 2-2.<\/p>\n<p>Namun momentum kebangkitan Kanada tidak berlanjut di overtime.<\/p>\n<p>Steen memastikan kemenangan Norwegia melalui gol yang mengakhiri pertandingan sekaligus mengamankan medali perunggu bersejarah bagi negaranya.<\/p>\n<p>Bagi Kanada, hasil ini menjadi kekecewaan lain dalam beberapa tahun terakhir di kejuaraan dunia.<\/p>\n<p>Sejak meraih gelar juara dunia ke-28 sekaligus rekor pada 2023, mereka belum lagi mampu naik ke podium.<\/p>\n<p>Kanada finis di posisi keempat pada 2024 dan secara mengejutkan tersingkir di perempat final oleh Denmark pada 2025.<\/p>\n<p>Tahun ini mereka kembali gagal meraih medali meski datang dengan skuad bertabur bintang.<\/p>\n<p>Selain Celebrini yang dipercaya menjadi kapten, Kanada juga diperkuat legenda NHL Sidney Crosby serta sejumlah pemain berpengalaman seperti John Tavares, O&#8217;Reilly, dan Mark Scheifele.<\/p>\n<p>Kanada sebenarnya tampil sempurna pada fase grup dengan memenangkan seluruh pertandingan, termasuk kemenangan 6-5 atas Norwegia melalui overtime.<\/p>\n<p>Mereka juga menyingkirkan juara bertahan Amerika Serikat di perempat final.<\/p>\n<p>Namun langkah mereka terhenti setelah kalah 2-4 dari Finlandia pada semifinal.<\/p>\n<p>Kini, turnamen berakhir dengan kekecewaan lain bagi salah satu negara tersukses dalam sejarah hoki es dunia, sementara Norwegia merayakan pencapaian terbesar yang pernah mereka raih di panggung internasional.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/hoki-es\" class=\"tag-link\">hoki es<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/olahraga-lain\/norwegia-kalahkan-kanada-untuk-raih-medali-hoki-es-bersejarah<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/olahraga-lain\/norwegia-kalahkan-kanada-untuk-raih-medali-hoki-es-bersejarah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Tim nasional Norwegia mencetak sejarah dengan meraih medali pertama mereka di Kejuaraan Dunia Hoki Es Putra. Mereka mengalahkan Kanada 3-2 melalui perpanjangan waktu dalam pertandingan perebutan medali perunggu, Minggu (31\/5) waktu setempat. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Noah Steen pada menit ke-3:32 babak overtime, sekaligus memastikan Norwegia mengakhiri turnamen dengan pencapaian terbaik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":38529,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-38528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38528"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38528\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}