{"id":36292,"date":"2026-05-26T19:23:29","date_gmt":"2026-05-26T12:23:29","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/26\/pemerhati-soroti-efek-domino-sekolah-maung-penambahan-sman-bandung-dipertanyakan\/"},"modified":"2026-05-26T19:23:29","modified_gmt":"2026-05-26T12:23:29","slug":"pemerhati-soroti-efek-domino-sekolah-maung-penambahan-sman-bandung-dipertanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/26\/pemerhati-soroti-efek-domino-sekolah-maung-penambahan-sman-bandung-dipertanyakan\/","title":{"rendered":"Pemerhati Soroti Efek Domino Sekolah Maung, Penambahan SMAN Bandung Dipertanyakan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Kebijakan Sekolah Maung dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 dinilai mulai menimbulkan dampak lanjutan terhadap sistem pemerataan pendidikan.<\/p>\n<p>Pemerhati Pendidikan, Dan Satriana, menilai dampaknya mulai terlihat di Kota Bandung. Ia menyoroti munculnya dua sekolah baru, yakni SMAN 28 Bandung dan SMAN 29 Bandung yang masuk dalam Petunjuk Teknis SPMB Jawa Barat.<\/p>\n<p>Menurutnya, langkah tersebut diduga muncul sebagai respons atas gejolak masyarakat sekitar Sekolah Maung.<\/p>\n<p>\u201cEfek domino jalur penerimaan murid baru Sekolah Maung sudah mulai terlihat di Kota Bandung. Penetapan dua sekolah baru tersebut untuk meredam gejolak sosiologis warga sekitar Sekolah Maung yang tereliminasi oleh pembatasan jalur prestasi,\u201d ujarnya. Selasa (26\/5\/2026)<\/p>\n<p>Ia menilai penambahan sekolah negeri di Kota Bandung belum menyentuh akar persoalan pendidikan di Jawa Barat.<\/p>\n<p>\u201cMenambah SMA negeri di Kota Bandung tidak menjawab masalah pemerataan pendidikan. Seharusnya pembangunan sekolah diprioritaskan pada wilayah yang benar-benar belum memiliki SMA atau SMK,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dan menyebut masih terdapat 128 kecamatan di Jawa Barat yang belum memiliki fasilitas SMA\/SMK negeri.<\/p>\n<p>\u201cSetidaknya ada 14 kecamatan di Kabupaten Kuningan, Sumedang, Ciamis, Sukabumi, Garut, dan Purwakarta yang sama sekali belum memiliki SMA\/K,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia menilai penambahan kapasitas sekolah negeri berpotensi memengaruhi daya tampung sekolah swasta.<\/p>\n<p>\u201cPenambahan daya tampung melalui SMAN baru berpotensi mengulang persoalan seperti kebijakan PAPS tahun sebelumnya, yakni berkurangnya calon murid potensial di sekolah swasta sekitar,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dan meminta pemerintah daerah memfokuskan kebijakan pendidikan pada pemerataan akses belajar.<\/p>\n<p>\u201cPemprov harus fokus menjalankan program pendidikan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban negara untuk menyediakan akses belajar yang adil, merata, dan terjangkau,\u201d tutupnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/218112\/pemerhati-soroti-efek-domino-sekolah-maung-penambahan-sman-bandung-dipertanyakan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Kebijakan Sekolah Maung dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 dinilai mulai menimbulkan dampak lanjutan terhadap sistem pemerataan pendidikan. Pemerhati Pendidikan, Dan Satriana, menilai dampaknya mulai terlihat di Kota Bandung. Ia menyoroti munculnya dua sekolah baru, yakni SMAN 28 Bandung dan SMAN 29 Bandung yang masuk dalam Petunjuk Teknis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-36292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36292"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36292\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}