{"id":34237,"date":"2026-05-18T12:47:07","date_gmt":"2026-05-18T05:47:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/18\/berkulit-tipis-tak-siap-fakta-pahit\/"},"modified":"2026-05-18T12:47:07","modified_gmt":"2026-05-18T05:47:07","slug":"berkulit-tipis-tak-siap-fakta-pahit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/18\/berkulit-tipis-tak-siap-fakta-pahit\/","title":{"rendered":"Berkulit Tipis, Tak Siap Fakta Pahit"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Jagat maya tengah dihebohkan dengan kritik tajam majalah asal Inggris, The Economist, terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Melalui akun X resminya, majalah yang pertama kali terbit pada 1843 ini menilai Prabowo sebagai pemimpin \u201cberkulit tipis\u201d yang tidak siap mendengarkan kebenaran pahit.<\/p>\n<p>\u201c<em>Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths<\/em> (Terlalu banyak hal di Indonesia bergantung pada seorang mantan jenderal yang berkulit tipis dengan rekam jejak hak asasi manusia yang meragukan. Prabowo Subianto perlu mendengar beberapa kebenaran yang tidak menyenangkan),\u201d tulis The Economist, dikutip Senin (18\/5).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Majalah tersebut juga menautkan artikel berjudul \u201c<em>Indonesia, the biggest Muslim-majority country, is on a risky path. Prabowo Subianto is eroding its finances\u2014and its democracy<\/em>\u201d.<\/p>\n<p>Seorang warganet dengan akun @abulmuzaffar10 kemudian mengurai sejumlah poin penting dari kritik tersebut.<\/p>\n<p>\u201cAda berapa hal yang bisa kita garisbawahi dari postingan mereka: 1. Ada kata<em> thin-skinned<\/em>, alias berkulit tipis. Kalau yg gw tahu, itu maksudnya mudah tersinggung. Ya, The Economist bilang Presiden mudah tersinggung alias temperamental,&#8221; ucap Abul Muzaffar.<\/p>\n<p>&#8220;2. Lalu, The Economist bilang Prabowo harus siap sama <em>unpalatable truths<\/em> alias kebenaran yang menyakitkan. Implikasinya, majalah ini menduga kalau Prabowo sering disuapin info manis dan nggak siap dengan info jelek,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611983\/presiden-prabowo-subianto-serahkan-rafale-hingga-radar-baru-untuk-perkuat-pertahanan-udara-indonesia\">Presiden Prabowo Subianto Serahkan Rafale hingga Radar Baru untuk Perkuat Pertahanan Udara Indonesia\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611979\/membaca-pesan-tersembunyi-di-balik-pernyataan-prabowo-soal-dolar-dan-rakyat-desa\">Membaca Pesan Tersembunyi di Balik Pernyataan Prabowo soal Dolar dan Rakyat Desa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan, judul artikel yang menyinggung <em>risky path, eroding finance and democracy<\/em> menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam posisi rawan akibat kebijakan Presiden, seperti pengkondisian oposisi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa (Kopdes).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Sebagai informasi, Presiden Prabowo mengalokasikan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp335 triliun, sementara anggaran Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih mencapai Rp34,57 triliun.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611998\/the-economist-sentil-prabowo-berkulit-tipis-tak-siap-fakta-pahit\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Jagat maya tengah dihebohkan dengan kritik tajam majalah asal Inggris, The Economist, terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Melalui akun X resminya, majalah yang pertama kali terbit pada 1843 ini menilai Prabowo sebagai pemimpin \u201cberkulit tipis\u201d yang tidak siap mendengarkan kebenaran pahit. \u201cFar too much in Indonesia depends on a thin-skinned former [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33387,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-34237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34237"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34237\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}