{"id":34108,"date":"2026-05-18T08:05:48","date_gmt":"2026-05-18T01:05:48","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/18\/psi-bisa-gagal-lagi-ke-senayan-gegara-rencana-jokowi-begini-kata-pengamat\/"},"modified":"2026-05-18T08:05:48","modified_gmt":"2026-05-18T01:05:48","slug":"psi-bisa-gagal-lagi-ke-senayan-gegara-rencana-jokowi-begini-kata-pengamat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/18\/psi-bisa-gagal-lagi-ke-senayan-gegara-rencana-jokowi-begini-kata-pengamat\/","title":{"rendered":"PSI Bisa Gagal Lagi ke Senayan Gegara Rencana Jokowi, Begini Kata Pengamat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Rencana <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Partai Solidaritas Indonesia (PSI)<\/span> melibatkan Mantan Presiden Indonesia, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Joko Widodo<\/span> (Jokowi) dalam agenda politik menuju Pemilu 2029 dinilai berpotensi menjadi bumerang bagi partai tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Jamiluddin Ritonga<\/span>, mengatakan PSI perlu mengkaji ulang strategi menjadikan Jokowi sebagai motor pendongkrak elektabilitas partai berlambang gajah itu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611615\/fakta-kondisi-kesehatan-jokowi-sempat-alami-alergi-kulit-hingga-kini-mengaku-99-persen-pulih\">Fakta Kondisi Kesehatan Jokowi, Sempat Alami Alergi Kulit hingga Kini Mengaku 99 Persen Pulih<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cBerharap pada Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas PSI, tampaknya akan berujung pada kekecewaan. Bahkan kehadiran Jokowi ke penjuru tanah air membawa panji-panji PSI bisa jadi akan menjadi bumerang pada partai gajah tersebut,\u201d kata Jamiluddin dalam keterangannya, Minggu (17\/5\/2026).<\/p>\n<p>Menurut dia, PSI memang membutuhkan figur besar untuk meningkatkan peluang lolos ke Senayan. Namun, kondisi politik saat ini dinilai berbeda dibandingkan satu dekade lalu ketika popularitas Jokowi berada di puncak.<\/p>\n<p>\u201cJokowi bukan lagi sosok yang mampu menghipnotis anak bangsa untuk berpihak kepadanya. Jokowi saat ini adalah sosok kontroversial, termasuk terkait ijazahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Jamiluddin menilai kehadiran Jokowi belum tentu otomatis meningkatkan dukungan publik kepada PSI. Bahkan, ada potensi munculnya sentimen antipati terhadap partai yang kini dipimpin <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Kaesang Pangarep<\/span> tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, sebelum Jokowi berkeliling Indonesia membawa panji-panji PSI, sebaiknya perlu dikaji ulang plus minusnya. Jangan sampai PSI kembali gagal ke Senayan hanya karena salah menilai keperkasaan Jokowi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, PSI secara terbuka menyatakan Jokowi sebagai patron politik perjuangan partai mereka.<\/p>\n<p>Ketua DPP PSI <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Bestari Barus<\/span> mengatakan Jokowi akan bersama PSI dalam menghadapi Pemilu 2029.<\/p>\n<p>\u201cPak Jokowi itu di PSI sudah gitu. Nah itu satu, dia akan bersama kami, dan kita sudah menetapkan beliau sebagai patron politik daripada perjuangan PSI ke depan,\u201d kata Bestari kepada Kompas.com.<\/p>\n<p>Bestari juga menyebut Jokowi siap turun langsung ke daerah-daerah untuk membantu pemenangan PSI.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611613\/ini-sosok-yang-ditemui-jokowi-menjelang-kepulihannya-kini-mulai-sehat-sampai-mau-keliling-indonesia\">Ini Sosok yang Ditemui Jokowi Menjelang Kepulihannya, Kini Mulai Sehat Sampai Mau Keliling Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cBeliau sudah sampaikan, \u2018saya masih kuat turun sampai ke kabupaten kota, bahkan jika dibutuhkan sampai ke kecamatan\u2019,\u201d ujarnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611947\/psi-bisa-gagal-lagi-ke-senayan-gegara-rencana-jokowi-begini-kata-pengamat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melibatkan Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dalam agenda politik menuju Pemilu 2029 dinilai berpotensi menjadi bumerang bagi partai tersebut. Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengatakan PSI perlu mengkaji ulang strategi menjadikan Jokowi sebagai motor pendongkrak elektabilitas partai berlambang gajah itu. Baca Juga: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34109,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-34108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34108"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34108\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}