{"id":33340,"date":"2026-05-13T08:26:55","date_gmt":"2026-05-13T01:26:55","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/13\/gencatan-senjata-gagal-iran-ancam-naikkan-uranium-90-jika-diserang-as-israel\/"},"modified":"2026-05-13T08:26:55","modified_gmt":"2026-05-13T01:26:55","slug":"gencatan-senjata-gagal-iran-ancam-naikkan-uranium-90-jika-diserang-as-israel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/13\/gencatan-senjata-gagal-iran-ancam-naikkan-uranium-90-jika-diserang-as-israel\/","title":{"rendered":"Gencatan Senjata Gagal, Iran Ancam Naikkan Uranium 90% Jika Diserang AS-Israel"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Upaya meredakan konflik antara Iran dan pihak lawan kembali menemui kebuntuan meski sudah melalui jalur diplomasi. Harapan terciptanya stabilitas kawasan memudar setelah perundingan gagal menghasilkan kesepakatan permanen.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Melansir Middle East Monitor, Pertemuan yang difasilitasi di Islamabad tidak mampu menjembatani perbedaan kepentingan yang tajam. Hasilnya, tidak ada formula damai yang disepakati untuk menghentikan konflik secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Gencatan senjata yang sempat diberlakukan hanya bertahan sebagai solusi sementara di tengah tekanan militer. Bahkan perpanjangannya dilakukan tanpa kepastian batas waktu yang jelas dan tanpa jaminan keberlanjutan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat situasi tetap berada dalam fase rapuh yang mudah berubah menjadi eskalasi terbuka. Ketidakpastian ini memperbesar risiko konflik kembali meledak sewaktu-waktu.<\/p>\n<p>Di tengah kebuntuan diplomasi itu, Iran mulai mengirimkan sinyal respons yang lebih keras. Negara tersebut membuka kemungkinan langkah strategis sebagai balasan jika tekanan militer kembali datang.<\/p>\n<p>Respons yang dimaksud tidak lagi bersifat simbolik atau retoris semata. Iran secara terbuka memasukkan opsi peningkatan pengayaan uranium dalam skenario kebijakan ke depan.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan oleh <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Ebrahim Rezaei<\/span> yang menegaskan bahwa opsi tersebut sedang dipertimbangkan.<\/p>\n<p>\u201cKami akan mempertimbangkannya di parlemen,\u201d ujarnya melalui platform X.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa isu ini telah masuk dalam pembahasan resmi di parlemen. Artinya, opsi tersebut memiliki jalur politik yang berpotensi mengarah pada keputusan strategis.<\/p>\n<p>Yang menjadi perhatian utama adalah level pengayaan uranium yang disebut mencapai 90 persen. Angka tersebut secara luas dipahami sebagai ambang kritis yang mendekati penggunaan untuk kepentingan militer.<\/p>\n<p>Jika langkah ini benar-benar diambil, dampaknya akan melampaui batas kawasan Timur Tengah. Eskalasi seperti ini berpotensi memicu kekhawatiran global terkait stabilitas keamanan internasional.<\/p>\n<p>Akar konflik ini berawal dari serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu respons balasan dari Iran terhadap Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611430\/donald-trump-tolak-proposal-damai-dan-sebut-gencatan-senjata-iran-kritis\">Donald Trump Tolak Proposal Damai dan Sebut Gencatan Senjata Iran Kritis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Iran juga menekan jalur strategis dengan menutup Selat Hormuz. Langkah ini memperbesar dampak konflik karena menyentuh jalur distribusi energi global.<\/p>\n<p>Di sisi lain, peluang damai kembali terhambat oleh sikap keras dari pihak Amerika Serikat. <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Donald Trump<\/span> menolak proposal Iran dan menyebutnya \u201ctotally unacceptable\u201d.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Penolakan tersebut semakin memperkecil kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat. Dengan kondisi yang terus memanas, konflik ini masih berpotensi berkembang ke arah yang jauh lebih berbahaya dan sulit dikendalikan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611440\/gencatan-senjata-gagal-iran-ancam-naikkan-uranium-90-jika-diserang-as-israel\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Upaya meredakan konflik antara Iran dan pihak lawan kembali menemui kebuntuan meski sudah melalui jalur diplomasi. Harapan terciptanya stabilitas kawasan memudar setelah perundingan gagal menghasilkan kesepakatan permanen. Melansir Middle East Monitor, Pertemuan yang difasilitasi di Islamabad tidak mampu menjembatani perbedaan kepentingan yang tajam. Hasilnya, tidak ada formula damai yang disepakati untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33341,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-33340","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 months ago","modified":"5 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33340"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33340\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33341"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}