{"id":32768,"date":"2026-05-11T11:18:32","date_gmt":"2026-05-11T04:18:32","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/11\/muncul-suspek-hantavirus-di-jakarta-dprd-dki-minta-pemprov-waspada\/"},"modified":"2026-05-11T11:18:32","modified_gmt":"2026-05-11T04:18:32","slug":"muncul-suspek-hantavirus-di-jakarta-dprd-dki-minta-pemprov-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/11\/muncul-suspek-hantavirus-di-jakarta-dprd-dki-minta-pemprov-waspada\/","title":{"rendered":"Muncul Suspek Hantavirus di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Waspada"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Penyebaran Andes Hantavirus yang bermula dari kapal pesiar <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">MV Hondius<\/span> mulai memicu kewaspadaan di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Setelah Singapura mengisolasi dua warganya yang sempat berada di kapal tersebut, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Kementerian Kesehatan Republik Indonesia<\/span> melaporkan adanya dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Sekretaris Komisi E <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">DPRD DKI Jakarta<\/span>, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Justin Adrian Untayana<\/span>, meminta <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta<\/span> melalui <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Dinas Kesehatan DKI Jakarta<\/span> meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus tersebut.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611054\/who-tetapkan-seluruh-penumpang-kapal-mv-hondius-berstatus-risiko-tinggi-hantavirus\">WHO Tetapkan Seluruh Penumpang Kapal MV Hondius Berstatus Risiko Tinggi Hantavirus<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cIni bukan penyakit main-main. Sejak terjadi pertama kali di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Dan kini, Singapura, negara tetangga kita telah mengisolasi dua orang warganya yang diduga mengidap virus itu,\u201d ujar Justin.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kemunculan dua kasus suspek di Indonesia harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya di Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cBahkan, Kemenkes belum lama ini juga melaporkan bahwa ada dua warga negara kita, satu di Jakarta dan satu lagi di Jogja, telah menjadi suspek pasien dari virus Hantavirus ini. Jadi, Pemprov DKI harus meningkatkan kewaspadaannya. Jangan sampai ini lolos dan mewabah di Jakarta nantinya,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Justin juga menyoroti tingkat fatalitas virus tersebut. Dari delapan kasus Hantavirus yang dikaitkan dengan klaster MV Hondius, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.<\/p>\n<p>\u201cVirus ini juga mematikan. Memang, hingga saat ini persebarannya masih terbatas dan kami harap akan tetap seperti itu. Tetapi, sudah ada tiga orang yang meninggal dunia karena terjangkit oleh virus tersebut. Sehingga, kita perlu serius dalam menghadapinya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia mendesak Pemprov DKI Jakarta segera mengambil langkah preventif, terutama karena salah satu pasien suspek berada di wilayah ibu kota.<\/p>\n<p>\u201cPerlu dilakukan langkah-langkah preventif. Kita mengetahui bahwa salah satu pasien terduga Hantavirus di Indonesia berada di DKI Jakarta. Maka ini perlu diawasi. Harus diketahui sang pasien sudah pergi ke mana saja sebelumnya dan berinteraksi dengan siapa saja,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Justin juga meminta pengawasan ketat dilakukan di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perawatan pasien guna mencegah kemungkinan penyebaran lebih luas.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611051\/ancaman-hantavirus-dpr-sarankan-galakkan-tes-pcr\">Ancaman Hantavirus, DPR Sarankan Galakkan Tes PCR<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cKemudian, wilayah di sekitar tempat tinggal dan perawatannya kini juga harus diawasi secara ketat. Jangan sampai virusnya ini kemudian tersebar kepada orang-orang lainnya. Kemudian, gerakan hidup sehat di tengah-tengah masyarakat juga perlu digencarkan untuk berjaga-jaga,\u201d tutupnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611122\/muncul-suspek-hantavirus-di-jakarta-dprd-dki-minta-pemprov-waspada\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Penyebaran Andes Hantavirus yang bermula dari kapal pesiar MV Hondius mulai memicu kewaspadaan di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Setelah Singapura mengisolasi dua warganya yang sempat berada di kapal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan adanya dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta. Sekretaris Komisi E DPRD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32769,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-32768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32768"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32768\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}