{"id":32693,"date":"2026-05-11T08:47:45","date_gmt":"2026-05-11T01:47:45","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/11\/mauricio-souza-semprot-wasit-usai-kalah-dari-persib-persija-merasa-dirugikan-lagi\/"},"modified":"2026-05-11T08:47:45","modified_gmt":"2026-05-11T01:47:45","slug":"mauricio-souza-semprot-wasit-usai-kalah-dari-persib-persija-merasa-dirugikan-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/05\/11\/mauricio-souza-semprot-wasit-usai-kalah-dari-persib-persija-merasa-dirugikan-lagi\/","title":{"rendered":"Mauricio Souza Semprot Wasit Usai Kalah dari Persib, Persija Merasa Dirugikan Lagi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Kekecewaan mendalam ditunjukkan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Mauricio Souza<\/span> usai pertandingan panas melawan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Persib Bandung<\/span>. Ia menilai timnya kembali dirugikan oleh keputusan wasit dalam laga tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pelatih <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\">Persija Jakarta<\/span> itu secara terbuka meluapkan emosinya. Menurutnya, ada insiden krusial yang seharusnya berujung kartu merah namun tidak diberikan.<\/p>\n<p>Sorotan utama tertuju pada pelanggaran yang melibatkan Luciano Guaycochea. Insiden itu terjadi ketika Rayhan Hannan diinjak pada babak kedua.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Mauricio Souza, keputusan wasit dalam momen tersebut sulit diterima.<\/p>\n<p>\u201cKami jelas tidak puas. Insiden terhadap Rayhan Hanan itu seharusnya langsung berbuah kartu merah, bahkan tanpa perlu VAR,\u201d ujar pelatih asal Brasil itu saat konferensi pers pascapertandingan.<\/p>\n<p>Ia juga menyinggung peran teknologi yang seharusnya membantu wasit.<\/p>\n<p>\u201cNamun VAR juga tidak memanggil wasit untuk meninjau situasi tersebut,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Kontroversi tidak berhenti pada satu kejadian saja. Luciano Guaycochea kembali melakukan pelanggaran serupa terhadap Allano Lima.<\/p>\n<p>Meski melakukan pelanggaran berulang, pemain Persib itu tidak mendapatkan hukuman tambahan. Ia lolos dari kartu kuning kedua yang seharusnya berujung kartu merah.<\/p>\n<p>Situasi ini membuat Mauricio semakin kecewa terhadap kepemimpinan wasit. Ia mempertanyakan konsistensi dalam pengambilan keputusan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak tahu sudah berapa kali kami merasa dirugikan di liga ini, dan kali ini kami kembali mengalaminya,\u201d kata Mauricio Souza.\u00a0<\/p>\n<p>Ia bahkan mempertanyakan standar penilaian dalam sepak bola. \u201cKalau itu bukan kartu merah, saya jadi mempertanyakan lagi pemahaman tentang sepak bola,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selain insiden tersebut, Mauricio juga menyoroti ketimpangan keputusan lainnya. Ia menyebut pemainnya menerima kartu, sementara lawan tidak mendapatkan perlakuan yang sama.<\/p>\n<p>Dalam laga itu, asisten pelatih Persija bahkan harus menerima kartu merah. Hal ini semakin memperkuat rasa tidak adil yang dirasakan tim.<\/p>\n<p>Terlepas dari kontroversi, Mauricio mengakui timnya tetap berusaha tampil maksimal. Ia menegaskan Persija datang untuk bermain sebaik mungkin.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611087\/persija-main-dominan-tapi-kalah-buang-19-peluang-saat-tumbang-dari-persib\">Persija Main Dominan tapi Kalah, Buang 19 Peluang Saat Tumbang dari Persib<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cNamun tim tetap tampil menekan dan terus memaksa Persib Bandung bertahan.\u201d<\/p>\n<p>Ia juga mengakui masih ada kekurangan dari timnya sendiri, \u201cMemang, kesalahan tetap ada di pihak kami, baik pelatih maupun pemain. Tetapi keputusan-keputusan yang merugikan kami seperti ini juga seharusnya mendapat perhatian.\u201d.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pada akhirnya, Persija harus menerima kekalahan 1-2 dalam laga tersebut. Mauricio menutup dengan menegaskan pentingnya menjaga emosi di tengah situasi yang tidak menguntungkan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Mau Berita Terbaru Lainnya dari Wacana Berita? Yuk Follow Kami di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAiEJQekbu_XfrMeCH3tRfl7kkqFAgKIhCUHpG7v136zHgh97UX5e5J?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\">Google News<\/a> dengan <strong>Klik Simbol Bintang<\/strong>.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read611094\/mauricio-souza-semprot-wasit-usai-kalah-dari-persib-persija-merasa-dirugikan-lagi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Kekecewaan mendalam ditunjukkan Mauricio Souza usai pertandingan panas melawan Persib Bandung. Ia menilai timnya kembali dirugikan oleh keputusan wasit dalam laga tersebut. Pelatih Persija Jakarta itu secara terbuka meluapkan emosinya. Menurutnya, ada insiden krusial yang seharusnya berujung kartu merah namun tidak diberikan. Sorotan utama tertuju pada pelanggaran yang melibatkan Luciano Guaycochea. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-32693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32693"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32693\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}