{"id":26815,"date":"2026-04-14T17:32:35","date_gmt":"2026-04-14T10:32:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/04\/14\/dprd-garut-minta-warga-kampung-sudika-segera-relokasi-dinilai-rawan-banjir-dan-membahayakan\/"},"modified":"2026-04-14T17:32:35","modified_gmt":"2026-04-14T10:32:35","slug":"dprd-garut-minta-warga-kampung-sudika-segera-relokasi-dinilai-rawan-banjir-dan-membahayakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/04\/14\/dprd-garut-minta-warga-kampung-sudika-segera-relokasi-dinilai-rawan-banjir-dan-membahayakan\/","title":{"rendered":"DPRD Garut Minta Warga Kampung Sudika Segera Relokasi, Dinilai Rawan Banjir dan Membahayakan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013\u00a0Anggota DPRD Kabupaten Garut, H. Imat Rohimat, menyarankan warga Kampung Sudika, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, untuk segera pindah dari kawasan tersebut karena dinilai sangat rawan banjir.<\/p>\n<p data-start=\"303\" data-end=\"581\">Hal itu disampaikan Imat menyusul cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Garut dalam beberapa waktu terakhir. Intensitas hujan tinggi disertai angin kencang memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah, termasuk Kampung Sudika yang disebut kerap menjadi langganan banjir.<\/p>\n<p data-start=\"583\" data-end=\"836\">Menurut Imat, kondisi geografis Kampung Sudika yang berada sejajar dan sangat dekat dengan aliran sungai membuat kawasan tersebut rentan terdampak luapan air saat hujan deras. Bahkan, dalam waktu singkat, air bah bisa langsung merendam permukiman warga.<\/p>\n<blockquote>\n<p data-start=\"583\" data-end=\"836\"><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/216450\/pasokan-lpg-3-kg-di-garut-dipastikan-aman-warga-diminta-laporkan-jika-harga-melambung\/\">Pasokan LPG 3 Kg di Garut Dipastikan Aman, Warga Diminta Laporkan Jika Harga Melambung<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"838\" data-end=\"1114\">\u201cTerkait cuaca ekstrem kemarin dengan curah hujan tinggi, beberapa lokasi terdampak, termasuk Kampung Sudika. Seharusnya warga sudah pindah dari sana karena wilayah itu rawan, meskipun dilakukan perbaikan tanggul atau drainase tetap saja berisiko saat musim hujan,\u201d kata Imat.<\/p>\n<p data-start=\"1116\" data-end=\"1283\">Ia mengungkapkan, dalam kondisi hujan deras, air bah dapat datang hanya dalam waktu sekitar 15 menit dengan volume yang besar, sehingga membahayakan keselamatan warga.<\/p>\n<p data-start=\"1285\" data-end=\"1456\">\u201cKetika hujan, dalam waktu 15 menit air bisa meluap sangat besar. Jadi intinya harus pindah, karena kalau cuaca ekstrem datang lagi, pasti akan terendam kembali,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"1458\" data-end=\"1717\">Imat menilai relokasi warga merupakan langkah yang paling tepat untuk menghindari risiko korban jiwa. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah agar warga tidak kembali menempati kawasan rawan tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"1719\" data-end=\"1876\">\u201cMenurut saya harus pindah, dan perlu kerja sama antara warga dengan pemerintah desa maupun Pemda agar masyarakat tidak kembali lagi ke lokasi itu,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p data-start=\"1878\" data-end=\"2192\">Ia menambahkan, upaya relokasi sebenarnya pernah dilakukan oleh pemerintah pascabencana banjir Cimacan pada 2016\u20132017. Saat itu, sebagian warga telah dipindahkan ke sejumlah lokasi, termasuk kawasan perumahan seperti Al Kautsar. Namun, saat kondisi kembali normal, sebagian warga memilih kembali ke Kampung Sudika.<\/p>\n<p data-start=\"2194\" data-end=\"2344\">\u201cPemerintah desa dan Pemkab sudah menyarankan, bahkan sudah pernah direlokasi. Tapi saat musim kemarau, ada warga yang kembali lagi ke sana,\u201d katanya.<\/p>\n<p data-start=\"2346\" data-end=\"2497\">Imat menegaskan, persoalan ini tidak semata soal ketegasan pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk tidak tinggal di kawasan berisiko tinggi.<\/p>\n<p data-start=\"2499\" data-end=\"2649\">\u201cBukan hanya pemerintah yang harus tegas, masyarakat juga harus sadar. Jangan sampai menantang bahaya dengan tetap tinggal di lokasi rawan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p data-start=\"2651\" data-end=\"2849\">Selain mendorong relokasi, Imat juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk penanganan jangka pendek guna meminimalkan dampak banjir.<\/p>\n<p data-start=\"2851\" data-end=\"2985\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">\u201cSaya akan berkomunikasi dengan PUPR agar segera ada penanganan dan mendorong Pemkab supaya tidak sampai menambah korban,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/politik\/216471\/dprd-garut-minta-warga-kampung-sudika-segera-relokasi-dinilai-rawan-banjir-dan-membahayakan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013\u00a0Anggota DPRD Kabupaten Garut, H. Imat Rohimat, menyarankan warga Kampung Sudika, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, untuk segera pindah dari kawasan tersebut karena dinilai sangat rawan banjir. Hal itu disampaikan Imat menyusul cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Garut dalam beberapa waktu terakhir. Intensitas hujan tinggi disertai angin kencang memicu bencana banjir dan longsor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26816,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-26815","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 months ago","modified":"5 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26815","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26815"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26815\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26815"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26815"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26815"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}