{"id":25892,"date":"2026-04-11T04:53:03","date_gmt":"2026-04-10T21:53:03","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/04\/11\/jack-nicklaus-kenang-kemenangan-paling-berkesan-di-turnamen-masters-1986\/"},"modified":"2026-04-11T04:53:03","modified_gmt":"2026-04-10T21:53:03","slug":"jack-nicklaus-kenang-kemenangan-paling-berkesan-di-turnamen-masters-1986","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/04\/11\/jack-nicklaus-kenang-kemenangan-paling-berkesan-di-turnamen-masters-1986\/","title":{"rendered":"Jack Nicklaus Kenang Kemenangan \u201cPaling Berkesan\u201d di Turnamen Masters 1986"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Empat dekade setelah kemenangan legendarisnya di <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/masters\">Masters<\/a> 1986, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/jack-nicklaus\">Jack Nicklaus<\/a> menyebut momen tersebut masih menjadi yang paling berkesan dalam karier gemilangnya di dunia golf.<\/p>\n<p>Saat kembali hadir di <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/augusta-national\">Augusta National<\/a> sebagai starter kehormatan pada pembukaan Masters ke-90, Kamis (9\/4), Nicklaus mengenang bagaimana ia datang ke turnamen 1986 tanpa ekspektasi besar.<\/p>\n<p>Kala itu, pada usia 46 tahun, ia sudah mengoleksi 17 gelar major dan memasuki fase semi-pensiun dengan jadwal turnamen yang jauh berkurang.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak benar-benar berharap untuk menang lagi saat itu,\u201d ujar Nicklaus.<\/p>\n<p>Meski demikian, apa yang terjadi pada minggu tersebut justru menjadi salah satu kisah paling ikonik dalam sejarah golf.<\/p>\n<p>Nicklaus memulai putaran final dari posisi tidak diunggulkan, namun tampil luar biasa dengan skor 65 untuk merebut gelar Masters keenamnya.<\/p>\n<p>Penampilan dramatis itu ditandai dengan eagle di hole 15, birdie di hole 16 setelah pukulan nyaris hole-in-one, serta birdie penutup di hole 17.<\/p>\n<p>Rangkaian tersebut memastikan namanya kembali berada di puncak, mengungguli para pesaing dari generasi baru, termasuk Greg Norman.<\/p>\n<p>Kemenangan tersebut tidak hanya menambah koleksi gelarnya, tetapi juga memperkuat warisan Jack Nicklaus di mata generasi penggemar yang belum sempat menyaksikan dominasinya pada era 1960-an dan 1970-an.<\/p>\n<p>\u201cBagi banyak orang, itu seperti mengukuhkan karier saya,\u201d kata Nicklaus.<\/p>\n<p>Turnamen tersebut juga dikenal sebagai salah satu edisi paling dramatis dalam sejarah Masters, dengan beberapa pemain sempat bergantian memimpin sepanjang putaran final.<\/p>\n<p>Pada masa itu, siaran televisi Masters masih terbatas, sehingga momen kemenangan Nicklaus semakin terasa eksklusif.<\/p>\n<p>Namun, justru keterbatasan tersebut membuat kisah tersebut semakin legendaris dan terus dikenang hingga kini.<\/p>\n<p>Jack Nicklaus mengakui bahwa dari seluruh gelar yang ia raih, kemenangan Masters 1986 menempati posisi teratas dalam daftar favoritnya.<\/p>\n<p>\u201cSemua kemenangan itu spesial, tetapi yang satu ini paling istimewa karena saya tidak diunggulkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kini, di usia 86 tahun, Jack Nicklaus kembali berdiri di tee pertama Augusta National, menikmati sambutan hangat penonton.<\/p>\n<p>Ia mengaku tetap merasa terhormat bisa menjadi bagian dari tradisi tersebut, meski sudah jarang bermain golf.<\/p>\n<p>Ia bahkan sempat bercanda mengenai kekhawatirannya saat melakukan pukulan seremonial, mengingat kondisi fisiknya yang tidak lagi prima.<\/p>\n<p>Namun, kehadirannya di Augusta tetap menjadi pengingat akan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah olahraga ini\u2014sebuah kemenangan yang tidak hanya mengukuhkan reputasinya, tetapi juga menghidupkan kembali keajaiban golf bagi banyak penggemar.<\/p>\n<p>\u201cItu adalah cara yang indah untuk menutup karier,\u201d kata Nicklaus.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/augusta-national\" class=\"tag-link\">augusta national<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/jack-nicklaus\" class=\"tag-link\">jack nicklaus<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/masters\" class=\"tag-link\">masters<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/golf\/jack-nicklaus-kenang-kemenangan-paling-berkesan-di-turnamen-masters-1986<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/golf\/jack-nicklaus-kenang-kemenangan-paling-berkesan-di-turnamen-masters-1986\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Empat dekade setelah kemenangan legendarisnya di Masters 1986, Jack Nicklaus menyebut momen tersebut masih menjadi yang paling berkesan dalam karier gemilangnya di dunia golf. Saat kembali hadir di Augusta National sebagai starter kehormatan pada pembukaan Masters ke-90, Kamis (9\/4), Nicklaus mengenang bagaimana ia datang ke turnamen 1986 tanpa ekspektasi besar. Kala itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-25892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"5 months ago","modified":"5 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}