{"id":25765,"date":"2026-04-09T22:48:35","date_gmt":"2026-04-09T15:48:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/04\/09\/pltsa-jabar-dinilai-tak-cukup-tanpa-perubahan-budaya\/"},"modified":"2026-04-09T22:48:35","modified_gmt":"2026-04-09T15:48:35","slug":"pltsa-jabar-dinilai-tak-cukup-tanpa-perubahan-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/04\/09\/pltsa-jabar-dinilai-tak-cukup-tanpa-perubahan-budaya\/","title":{"rendered":"PLTSa Jabar Dinilai Tak Cukup Tanpa Perubahan Budaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013 Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah PLTSa di Jawa Barat kembali mengemuka setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesepakatan pengelolaan sampah menjadi energi listrik.<\/p>\n<p>Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Lingkungan Hidup, dan sejumlah kepala daerah di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Minggu (5\/4\/2026).<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita sudah menyelesaikan problem yang puluhan tahun nggak selesai-selesai, yaitu ngurus sampah dirubah menjadi energi listrik,\u201d ujar Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Universitas Pasundan (Unpas), Fahmy Iss Wahyudy, menilai bahwa gagasan PLTSa bukan hal baru, namun menjadi langkah positif jika benar-benar terealisasi.<\/p>\n<p>\u201cSaya kira usulan pembangkit listrik tenaga sampah itu sudah berlangsung selama puluhan tahun. Dan syukurnya hari ini mulai terealisasi,\u201d ujarnya saat diwawancarai, Kamis (9\/4\/2026).<\/p>\n<p>Meski demikian, ia menegaskan bahwa PLTSa bukan solusi utama dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>\u201cSaya kira ini solusi, tapi kalau secara konseptual itu lebih bersifat jangka pendek atau temporer,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Fahmy menjelaskan, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan pengolahan, tetapi juga erat dengan perilaku dan budaya masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSeberapapun dikurangi, kalau volume sampahnya tetap tinggi, maka ini hanya akan menjadi solusi sementara saja,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia pun menekankan pentingnya pendekatan berbasis budaya sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah.<\/p>\n<p>\u201cSolusi jangka panjang itu membangun budaya partisipatif masyarakat, misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik, memilah sampah organik dan non-organik, serta kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, pendekatan tersebut telah terbukti berhasil di sejumlah daerah, bahkan di negara maju.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita lihat negara seperti Jepang, itu berhasil karena budaya masyarakatnya sudah terbentuk. Mereka tertib dalam mengelola sampah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Fahmy menilai, tanpa perubahan budaya di tingkat masyarakat, program PLTSa berpotensi tidak efektif dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>\u201cKalau tidak dibarengi dengan perubahan budaya, PLTSa tidak akan menjadi solusi jangka panjang karena volume sampah akan terus meningkat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/216258\/pltsa-jabar-dinilai-tak-cukup-tanpa-perubahan-budaya\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013 Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah PLTSa di Jawa Barat kembali mengemuka setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesepakatan pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Lingkungan Hidup, dan sejumlah kepala daerah di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Minggu (5\/4\/2026). \u201cHari ini kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23724,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-25765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 months ago","modified":"5 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25765"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25765\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23724"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}