{"id":23047,"date":"2026-03-12T05:28:16","date_gmt":"2026-03-11T22:28:16","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/03\/12\/sidang-perdana-resbob-saksi-sebut-video-picu-emosi-publik\/"},"modified":"2026-03-12T05:28:16","modified_gmt":"2026-03-11T22:28:16","slug":"sidang-perdana-resbob-saksi-sebut-video-picu-emosi-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/03\/12\/sidang-perdana-resbob-saksi-sebut-video-picu-emosi-publik\/","title":{"rendered":"Sidang Perdana Resbob: Saksi Sebut Video Picu Emosi Publik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">WACANA BERITA<\/a><\/strong> \u2013Sidang perdana perkara dugaan penghinaan terhadap Suku Sunda dan komunitas Viking dengan terdakwa Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias <a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/tag\/resbob\/\" class=\"st_tag internal_tag \" rel=\"tag\" title=\"RESBOB\">Resbob<\/a> digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu (11\/3\/2026).<\/p>\n<p>Sidang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Adeng Abdul Kohar. Dalam persidangan, majelis hakim terlebih dahulu menanyakan kepada para saksi mengenai hubungan mereka dengan terdakwa.<\/p>\n<p>\u201cApakah para saksi mengenal terdakwa atau memiliki hubungan keluarga?\u201d tanya majelis hakim.<\/p>\n<blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/pln\/214552\/pln-bandung-sosialisasikan-keselamatan-instalasi-listrik-jelang-mudik-labaran\/\">PLN Bandung Sosialisasikan Keselamatan Instalasi Listrik Jelang Mudik Lebaran<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Para saksi secara serentak menjawab, \u201cTidak kenal, Yang Mulia.\u201d<\/p>\n<p>Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum menghadirkan tujuh orang saksi yang dibagi ke dalam beberapa kategori, yakni saksi pelapor, saksi dari masyarakat, serta saksi dari pihak kepolisian.<\/p>\n<h3>Daftar Saksi yang Dihadirkan<\/h3>\n<p>Saksi pelapor dan masyarakat<\/p>\n<p>1. Ferdy Rizky Adilya\u2013 Advokat (Saksi pelapor)<br \/>2. Tobias Ginanjar\u2013 Ketua Viking<br \/>3. Dede Mulyana \u2013 Rumah Aliansi Suku Sunda Ngahiji<br \/>4. Deni Suwardi \u2013 Rumah Aliansi Suku Sunda Ngahiji<br \/>5. Rian Febrianto \u2013 Kanal Berita (RS) asal sumedang<\/p>\n<p>Saksi dari kepolisian<br \/>6. Afrizal Septian Fauzi \u2013 Anggota Polri<br \/>7. Dio Ardi Kurnia \u2013 Anggota Polri<\/p>\n<h3>Kesaksian Ferdy Rizky Adilya<\/h3>\n<p>\u201cSaya melihat langsung video tersebut melalui akun media sosial RS. Dalam video itu terdakwaenyebuykan Kalimat yang sangat menyinggung perasaan kami karena menganalogikan komunitas dengan hewan,\u201d ujar Ferdy di hadapan majelis hakim.<\/p>\n<p>Ferdy juga menyebut konten tersebut memicu emosi masyarakat di media sosial.<\/p>\n<p>\u201cLive streaming yang dilakukan terdakwa seperti memancing kemarahan masyarakat. Komentarnya banyak yang negatif terhadap Viking dan juga terhadap orang Sunda,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurutnya, laporan kemudian dibuat ke kepolisian setelah mendapat arahan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami akhirnya melaporkan kasus ini pada 11 Desember 2025ke Polda Jawa Barat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/sport\/214576\/tak-terbendung-persib-kukuh-di-puncak-klasemen-bri-super-league-usai-bekuk-persik\/\">Tak Terbendung, Persib Kukuh di Puncak Klasemen BRI Super League Usai Bekuk Persik<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3>Kesaksian Tobias Ginanjar<\/h3>\n<p>Ketua Viking Tobias Ginanjar mengaku menerima banyak pesan langsung di media sosial setelah video tersebut beredar.<\/p>\n<p>\u201cPada tanggal 10 banyak sekali DM yang masuk ke saya. Isinya link video itu dan banyak yang mendesak agar kasus ini diproses secara hukum karena dianggap melukai masyarakat Sunda dan komunitas Viking,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Tobias, banyak anggota komunitas yang merasa tersinggung dan meminta Viking mengambil langkah hukum.<\/p>\n<h3>Kesaksian Dede Mulyana<\/h3>\n<p>Saksi Dede Mulyana dari perwakilan Rumah Aliansi Suku Sunda Ngahiji mengatakan dirinya pertama kali melihat video tersebut di akun TikTok Radar Sumedang pada 10 Desember 2025.<\/p>\n<p>Ia menyebut video itu sempat memicu reaksi dari ratusan anggota komunitas Sunda.<\/p>\n<p>\u201cDi grup kami ada sekitar ratusan anggota yang membahas video itu. Bahkan sempat muncul rencana untuk melakukan aksi,\u201d ujar Dede.<\/p>\n<p>Namun pihaknya kemudian mengimbau anggota untuk menahan diri karena kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.<\/p>\n<p>\u201cKami sepakat untuk menahan diri dan menyerahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum,\u201d katanya.<\/p>\n<h3>Kesaksian Deni Suwardi<\/h3>\n<p>Saksi lainnya, Deni Suwardi, menyebut video tersebut sudah viral di berbagai grup komunitas Sunda di Jawa Barat.<\/p>\n<p>\u201cDi grup kesundaan, padepokan di Jawa Barat sudah viral. Setelah itu kami membuka video yang dibagikan dari akun RS, Namun komunitas nya sudah memafkan perbuatan Resbob Tetapi ia menegaskan bahwasannya proses hukum tetap berlaku.\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia berharap proses hukum dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.<\/p>\n<p>\u201cKami percaya kepada majelis hakim dan hukum akan ditegakkan setelah proses persidangan ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sidang perkara dugaan ujaran kebencian tersebut akan dilanjutkan pada hari Senin (16 \/3\/2026) dengan agenda pemeriksaan 2 ahli saksi yang diajukan oleh pihak Jaksa penuntut umum<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/hukum\/214615\/sidang-perdana-resbob-saksi-sebut-video-picu-emosi-publik\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WACANA BERITA \u2013Sidang perdana perkara dugaan penghinaan terhadap Suku Sunda dan komunitas Viking dengan terdakwa Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu (11\/3\/2026). Sidang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Adeng Abdul Kohar. Dalam persidangan, majelis hakim terlebih dahulu menanyakan kepada para saksi mengenai hubungan mereka dengan terdakwa. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23048,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-23047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"7 months ago","modified":"7 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23047"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23047\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23048"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}