{"id":138408,"date":"2026-10-27T17:40:03","date_gmt":"2026-10-27T10:40:03","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/27\/tiga-alasan-eddie-howe-bukan-pilihan-tepat-untuk-selamatkan-mu\/"},"modified":"2026-10-27T17:40:03","modified_gmt":"2026-10-27T10:40:03","slug":"tiga-alasan-eddie-howe-bukan-pilihan-tepat-untuk-selamatkan-mu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/27\/tiga-alasan-eddie-howe-bukan-pilihan-tepat-untuk-selamatkan-mu\/","title":{"rendered":"Tiga Alasan Eddie Howe Bukan Pilihan Tepat untuk Selamatkan MU"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\"><strong>Berita Sepak Bola: Ada tiga alasan kenapa <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/eddie-howe\">Eddie Howe<\/a> bukanlah sosok yang tepat untuk menggantikan peran <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/michael-carrick\">Michael Carrick<\/a> dan menyelamatkan <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/manchester-united\">Manchester United<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p>Manchester United dilaporkan bersiap untuk berpisah dengan Michael Carrick dan menunjuk manajer baru setelah awal musim 2026\/27 yang penuh gejolak. United hanya memenangkan dua pertandingan musim ini saat menghadapi Ipswich Town dan tim debutan di Liga Champions, Sabah FK, dari Azerbaijan.<\/p>\n<p>Kekalahan memalukan dari Como dan Bournemouth dalam dua laga terakhir telah meningkatkan tekanan pada Carrick, memaksa INEOS untuk mencari opsi alternatif hanya dua bulan setelah musim baru dimulai.<\/p>\n<p>Mantan manajer Newcastle United, Eddie Howe, kemudian muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Carrick. Berikut tiga alasan kuat mengapa menunjuk pria berusia 48 tahun itu bisa jadi keputusan yang salah.<\/p>\n<p><b>1. Tak Punya Pengalaman Latih Klub Besar<\/b><\/p>\n<p>Eddie Howe telah memimpin lebih dari 200 pertandingan di <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/premier-league\">Premier League<\/a>. Namun, ada catatan penting bahwa pengalaman tersebut diperoleh bersama Bournemouth, Burnley, dan Newcastle United. Tanpa bermaksud meremehkan klub-klub tersebut, Manchester United beroperasi dalam skala yang sepenuhnya berbeda, memiliki sejarah yang lebih kaya, basis penggemar global, dan ekspektasi yang dibentuk oleh kesuksesan selama beberapa dekade.<\/p>\n<p>Howe pantas mendapat pujian karena memenangkan Carabao Cup bersama Newcastle dan membantu mereka kembali ke Liga Champions. Itu juga tidak cukup bagi Erik ten Hag untuk mempertahankan pekerjaannya di United, dan Howe akan menghadapi ekspektasi yang jauh lebih besar jika ia menerima pekerjaan di United.<\/p>\n<p><b>2. Belum Terbukti Sukses Membangun Tim<\/b><\/p>\n<p>Eddie Howe telah menunjukkan bahwa ia dapat meningkatkan tim dan menerapkan gaya sepak bola yang terorganisir. Tim Newcastle terbaiknya terkenal karena kerja keras tanpa henti, tekanan agresif, dan sepak bola serangan balik yang berbahaya, menjadikan mereka lawan yang sulit bahkan bagi klub-klub terbesar di Premier League.<\/p>\n<p>Hal itu akan membantunya meraih hasil positif dalam jangka pendek, tetapi pada akhirnya INEOS ingin dia menerapkan gaya bermain yang dominan. Howe belum menunjukkan bahwa ia mampu membangun tim yang dominan dan berbasis penguasaan bola yang mampu mengendalikan pertandingan menghadapi klub-klub papan atas.<\/p>\n<p>Ironisnya, United meraih kesuksesan dengan pendekatan serangan balik musim lalu di bawah arahan Michael Carrick, tetapi mantan gelandang itu menginginkan timnya untuk mendominasi penguasaan bola dan mengendalikan jalannya pertandingan. Pergeseran filosofi tersebut bertepatan dengan penurunan hasil yang drastis.<\/p>\n<p><b>3. Bermasalah dengan Petinggi Klub<\/b><\/p>\n<p>Investasi besar-besaran dari pemilik yang didukung Arab Saudi ke Newcastle membantu Eddie Howe mendatangkan pemain-pemain bagus ke klub tersebut. Ia terus meningkatkan kemampuan mereka, tetapi banyak dari bintang-bintang tersebut diizinkan untuk pergi selama 12 bulan terakhir. Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, Anthony Gordon, dan Alexander Isak berada di puncak daftar tersebut.<\/p>\n<p>Dia tidak setuju dengan keputusan-keputusan tersebut dan akhirnya mengajukan pengunduran diri pada bulan Juli setelah melihat bahwa sumber daya yang tepat tidak tersedia dalam skuad untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Eddie Howe kemungkinan akan menghadapi bentrokan serupa dengan dewan direksi United saat ini.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/manchester-united\" class=\"tag-link\">manchester united<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/premier-league\" class=\"tag-link\">premier league<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/eddie-howe\" class=\"tag-link\">eddie howe<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/michael-carrick\" class=\"tag-link\">michael carrick<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/bola\/tiga-alasan-eddie-howe-bukan-pilihan-tepat-untuk-selamatkan-mu<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/bola\/tiga-alasan-eddie-howe-bukan-pilihan-tepat-untuk-selamatkan-mu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Berita Sepak Bola: Ada tiga alasan kenapa Eddie Howe bukanlah sosok yang tepat untuk menggantikan peran Michael Carrick dan menyelamatkan Manchester United. Manchester United dilaporkan bersiap untuk berpisah dengan Michael Carrick dan menunjuk manajer baru setelah awal musim 2026\/27 yang penuh gejolak. United hanya memenangkan dua pertandingan musim ini saat menghadapi Ipswich [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":138409,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-138408","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=138408"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138408\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/138409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=138408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=138408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=138408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}