{"id":138391,"date":"2026-10-27T17:10:40","date_gmt":"2026-10-27T10:10:40","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/27\/ihsg-ambruk-hampir-2-rupiah-ikut-loyo-ke-rp18-135-per-dolar-as\/"},"modified":"2026-10-27T17:10:40","modified_gmt":"2026-10-27T10:10:40","slug":"ihsg-ambruk-hampir-2-rupiah-ikut-loyo-ke-rp18-135-per-dolar-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/27\/ihsg-ambruk-hampir-2-rupiah-ikut-loyo-ke-rp18-135-per-dolar-as\/","title":{"rendered":"IHSG Ambruk Hampir 2%, Rupiah Ikut Loyo ke Rp18.135 per Dolar AS"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pasar keuangan Indonesia kompak melemah pada perdagangan Selasa (27\/10\/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hampir 2%, sementara nilai tukar rupiah turut tertekan hingga ditutup di level Rp18.135 per dolar Amerika Serikat (AS).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>IHSG ditutup merosot 1,99% atau kehilangan 106,96 poin ke level 5.266,13 dibandingkan penutupan sebelumnya. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.418,13 sebelum merosot hingga posisi terendah 5.182,36.<\/p>\n<p>Tekanan jual mendominasi perdagangan saham. Sebanyak 611 saham ditutup melemah, berbanding 100 saham yang menguat, sedangkan 82 saham lainnya tidak mengalami perubahan.<\/p>\n<p>Aktivitas perdagangan terbilang ramai, dengan volume mencapai 36,27 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,53 triliun dengan frekuensi sebanyak 1,91 juta kali.<\/p>\n<p>Di pasar valuta asing, rupiah juga berakhir melemah. Mata uang Garuda ditutup pada level Rp18.135 per dolar AS, turun 21 poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.<\/p>\n<h2>IHSG Masih Dibayangi Aksi Jual Asing<\/h2>\n<p>Pelemahan IHSG terjadi di tengah derasnya arus dana asing yang keluar dari pasar saham domestik. Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, mencatat aksi jual bersih (net foreign sell) investor asing mencapai Rp2,03 triliun. Secara kumulatif sepanjang tahun berjalan (year to date\/YTD), nilai jual bersih tersebut telah mencapai Rp122,20 triliun.<\/p>\n<p>Berdasarkan data yang disampaikan Nafan, kinerja IHSG sepanjang tahun berjalan juga tercatat minus 37,86%.<\/p>\n<p>Meski tekanan jual masih kuat, peluang pemulihan indeks dinilai belum sepenuhnya tertutup. Secara teknikal, IHSG disebut tengah membentuk pola pembalikan arah atau rebound yang berpotensi berlanjut, meskipun risiko koreksi masih perlu diwaspadai.<\/p>\n<p>Indikator Stochastic K_D menunjukkan arah positif. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) masih berada di area negatif, sementara volume transaksi mengalami penurunan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa peluang penguatan masih ada, tetapi belum didukung sinyal teknikal yang sepenuhnya solid.<\/p>\n<p>Nafan menetapkan level support IHSG di 5.246 dan 5.111, sedangkan resistance berada di 5.455 dan 5.597.<\/p>\n<p>Di tengah kondisi pasar yang bergejolak, ia menyarankan investor untuk lebih selektif memilih saham. Investor dapat mencermati emiten dengan fundamental kuat, neraca keuangan sehat, prospek pertumbuhan yang jelas, serta likuiditas perdagangan yang memadai.<\/p>\n<p>Selain itu, manajemen risiko yang disiplin dinilai penting untuk menghadapi tingginya tekanan jual dan ketidakpastian pasar.<\/p>\n<h2>Rupiah Tertekan, Risiko Harga Minyak dan Inflasi Jadi Sorotan<\/h2>\n<p>Sementara itu, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyoroti dinamika pasokan bahan bakar minyak (BBM) domestik sebagai salah satu faktor yang perlu dicermati dalam melihat pergerakan rupiah.<\/p>\n<p>Pemerintah menyatakan stok BBM bersubsidi cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 16\u201318 hari, sementara persediaan jenis BBM lainnya berada di atas batas minimum yang ditetapkan.<\/p>\n<p>Menurut Ibrahim, kecukupan stok tersebut memberikan indikasi bahwa risiko gangguan pasokan dalam jangka pendek dapat dikelola. Namun, kondisi itu tidak serta-merta menghilangkan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama jika harga minyak dunia meningkat.<\/p>\n<p>&#8220;Akan tetapi, kondisi tersebut tidak otomatis menjamin bahwa APBN terbebas dari tekanan akibat kenaikan harga minyak dunia,&#8221; kata Ibrahim kepada wartawan.<\/p>\n<p>Ia menilai sejumlah aspek perlu mendapat perhatian, mulai dari pengelolaan cadangan energi, pengawasan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, pengendalian konsumsi energi, hingga pengelolaan risiko harga minyak dan nilai tukar.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643771\/ihsg-terjun-bebas-308-nyaris-jebol-level-5200\">IHSG Terjun Bebas 3,08%, Nyaris Jebol Level 5.200<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643783\/rupiah-tertekan-di-rp18135-inflasi-pangan-jadi-perhatian\">Rupiah Tertekan di Rp18.135, Inflasi Pangan Jadi Perhatian<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643798\/ihsg-ambruk-199-ke-level-526613-ratusan-saham-berguguran\">IHSG Ambruk 1,99% ke Level 5.266,13, Ratusan Saham Berguguran!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Efektivitas kebijakan tersebut perlu dilihat dari perkembangan harga minyak, realisasi subsidi dan kompensasi energi, serta kondisi fiskal pemerintah. Kecukupan stok BBM berkaitan dengan ketahanan pasokan, sedangkan keberlanjutan subsidi berhubungan dengan kemampuan fiskal negara.<\/p>\n<p>Di sisi lain, kekhawatiran terhadap inflasi, terutama akibat tingginya harga pangan, juga menjadi tantangan bagi perekonomian. Kenaikan harga pangan dapat memicu inflasi dari sisi penawaran atau cost-push inflation, khususnya jika dipicu gangguan produksi, perubahan cuaca, distribusi yang tidak lancar, serta meningkatnya biaya transportasi dan pupuk.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut perlu dicermati karena berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, stabilitas harga, dan pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dengan IHSG yang masih dibayangi aksi jual asing dan rupiah yang melemah terhadap dolar AS, pelaku pasar perlu mencermati perkembangan harga minyak dunia, tekanan inflasi, kondisi fiskal, serta arus modal asing untuk mengukur arah pasar keuangan Indonesia selanjutnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643800\/ihsg-ambruk-hampir-2-rupiah-ikut-loyo-ke-rp18135-per-dolar-as\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pasar keuangan Indonesia kompak melemah pada perdagangan Selasa (27\/10\/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hampir 2%, sementara nilai tukar rupiah turut tertekan hingga ditutup di level Rp18.135 per dolar Amerika Serikat (AS). IHSG ditutup merosot 1,99% atau kehilangan 106,96 poin ke level 5.266,13 dibandingkan penutupan sebelumnya. Sepanjang perdagangan, indeks sempat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":76586,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-138391","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=138391"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138391\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=138391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=138391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=138391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}