{"id":138175,"date":"2026-10-27T10:20:37","date_gmt":"2026-10-27T03:20:37","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/27\/garut-perluas-fasilitas-kesehatan-ketersediaan-lahan-disorot\/"},"modified":"2026-10-27T10:20:37","modified_gmt":"2026-10-27T03:20:37","slug":"garut-perluas-fasilitas-kesehatan-ketersediaan-lahan-disorot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/27\/garut-perluas-fasilitas-kesehatan-ketersediaan-lahan-disorot\/","title":{"rendered":"Garut Perluas Fasilitas Kesehatan, Ketersediaan Lahan Disorot"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013 Rencana pengembangan fasilitas kesehatan di Kabupaten Garut melalui perluasan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit membutuhkan tambahan lahan.<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Garut bersama Kementerian Kesehatan berencana mengembangkan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Rencana tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses layanan kesehatan di Kabupaten Garut, di tengah keterbatasan kapasitas tempat tidur bagi pasien.<\/p>\n<p>Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan fasilitas kesehatan, termasuk menyiapkan lahan untuk perluasan Klinik Utama Rotinsulu.<\/p>\n<p>Menurutnya, perluasan fasilitas kesehatan diharapkan dapat menambah sarana dan prasarana sehingga lebih banyak masyarakat Garut memperoleh pelayanan medis.<\/p>\n<p>\u201cDan itu akan memberikan sarana yang lebih banyak lagi pada masyarakat Kabupaten Garut, dan satu lagi kita juga berharap di tempat ini juga akan ada perluasan rumah sakit itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain pengembangan Klinik Utama Rotinsulu, Pemkab Garut juga mendukung rencana pembangunan <em>Central Medical Unit<\/em> (CMU) di RSUD Slamet Garut yang dijadwalkan mulai dibangun pada 2027.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya, menjelaskan, CMU tersebut direncanakan memiliki luas bangunan sekitar 6.000 meter persegi dengan berbagai fasilitas medis, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), ruang operasi, ICU, NICU, PICU, laboratorium, hingga <em>catheterization laboratory<\/em> (Cath Lab).<\/p>\n<p>\u201cDi dalamnya isinya mulai dari IGD, ruang operasi, ruang ICU, NICU, PICU, ruang laboratorium, Cath Lab, dan sebagainya.semua tindakan yang dilakukan di rumah sakit akan dilakukan di gedung tersebut,\u201d kata Azhar.<\/p>\n<p>Ia berharap, keberadaan CMU dapat meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD dr. Slamet Garut sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke Kota Bandung untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.<\/p>\n<p>\u201cPasien mungkin tidak perlu dirujuk ke Kota Bandung, sehingga pelayanan-pelayanan kesehatan di sini bisa diselesaikan di Rumah Sakit Dr. Slamet Kabupaten Garut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 12pt;\">Rotinsulu Butuh Tambahan Lahan<\/span><\/h2>\n<p>Azhar selaku Dirjen kementrian kesehatan Indonesia mengatakan, pengembangan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit membutuhkan tambahan lahan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, termasuk menyediakan tempat tidur rawat inap.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, apabila tersedia lahan sekitar 2,5 hektare, pengembangan tersebut diperkirakan dapat menambah kapasitas hingga 250 tempat tidur. Sementara itu, jika lahan yang tersedia mencapai 3 hektare, kapasitasnya berpotensi bertambah menjadi sekitar 400 tempat tidur.<\/p>\n<p>\u201cMaka kami juga berencana akan mengembangkan pelayanan kesehatan di Rotinsulu ini menjadi rumah sakit yang lebih besar lagi, namun kami membutuhkan perluasan lahan tambahan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Azhar menambahkan, rencana perluasan tersebut telah mendapat persetujuan dari Bupati Garut dan Ketua DPRD Garut. Ia berharap masyarakat mendukung proses penyediaan lahan dengan harga yang terjangkau bagi pemerintah daerah.<\/p>\n<p>\u201cJadi ya mohon tanahnya dilepas ya, dengan harga yang dalam tanda kutip yang bisa mampu untuk diselesaikan oleh Pemda,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghindari praktik percaloan tanah yang berpotensi menghambat rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.<\/p>\n<p>Menurut Azhar, pembiayaan pembangunan fasilitas kesehatan akan ditanggung pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah bertanggung jawab menyediakan lahan yang dibutuhkan.<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 12pt;\">Pemkab Garut Siapkan Penyediaan Lahan<\/span><\/h2>\n<p>Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya memenuhi kebutuhan lahan untuk mendukung rencana pengembangan Klinik Utama Rotinsulu.<\/p>\n<p>Ia berharap perluasan tersebut dapat meningkatkan kapasitas layanan kesehatan dan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas medis yang memadai.<\/p>\n<p>\u201cTadi saya dan Ketua DPRD berkomitmen kita akan semaksimal mungkin ya untuk menyediakan lokasi seperti yang diharapkan oleh Kementerian Kesehatan,\u201d tutup Syakur.<\/p>\n<p>Dengan rencana pengembangan Klinik Utama Rotinsulu dan pembangunan CMU di RSUD dr. Slamet, kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut diharapkan meningkat sehingga kebutuhan penanganan medis masyarakat dapat dipenuhi dengan lebih optimal.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/224574\/garut-perluas-fasilitas-kesehatan-ketersediaan-lahan-disorot\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013 Rencana pengembangan fasilitas kesehatan di Kabupaten Garut melalui perluasan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit membutuhkan tambahan lahan. Pemerintah Kabupaten Garut bersama Kementerian Kesehatan berencana mengembangkan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses layanan kesehatan di Kabupaten Garut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":138176,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-138175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=138175"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138175\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/138176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=138175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=138175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=138175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}